1

Invoice Financing: Solusi Praktis Melancarkan Arus Kas

Apakah Anda termasuk pengusaha yang pusing menutupi biaya pengerjaan bagi pelanggan saat mereka belum membayar di tanggal yang ditentukan? Bila iya, berarti Anda pasti sering merasa resah dan gemas ketika pelanggan belum membayarkan piutang atau invoice tersebut. Pembayaran invoice yang terlambat bisa berakibat pada kelangsungan perusahaan Anda. Apalagi bila invoice yang harus dibayarkan oleh pelanggan cukup besar. Untuk itu, Anda sebaiknya mulai memikirkan untuk memiliki pembiayaan piutang melalui invoice financing.

Apa Itu Invoice Financing dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Invoice financing adalah jenis pinjaman yang memudahkan Anda untuk mendapatkan dana cepat asalkan memiliki invoice belum terbayar. Jadi, ketika ada pelanggan yang belum membayarkan invoice, Anda tidak perlu bingung untuk menutupinya. Anda bisa mengubah invoice yang belum lunas tersebut menjadi dana yang melancarkan arus kas usaha Anda.

Cara kerjanya sangat mudah, Anda hanya perlu mengajukan invoice usaha Anda untuk mendapatkan pinjaman. Anda bisa mendapatkan hingga 80% dari nilai invoice melalui cara ini. Invoice financing juga memiliki proses yang lebih singkat jika dibandingkan pinjaman jenis lain. Pasalnya, Anda sudah terbukti memiliki usaha dengan arus pembelian-penjualan yang lancar. Pemberi pinjaman pun akan lebih mudah mempercayai Anda sebagai peminjam.

Cocok Untuk UMKM

Sekilas invoice financing terkesan hanya diperlukan oleh usaha besar, namun sebenarnya para pengusaha Usaha Mikro, Kecil, & Menengah (UMKM) juga bisa memanfaatkannya. Selama arus invoice Anda lancar dan konsisten, pembayaran piutang UMKM bisa menggunakan invoice financing. Dengan invoice financing, usaha Anda tidak akan macet hanya karena piutang yang tak dibayarkan tepat pada waktunya.

Pada umumnya, proses invoice financing cepat dan tanpa agunan (bisa dibilang, invoice menjadi jaminan). Karenanya, pinjaman ini cocok untuk berbagai jenis usaha, khususnya untuk UMKM yang bergantung pada piutang yang dibayarkan oleh konsumen.

Pilih Pemberi Pinjaman yang Tepat

Kini layanan invoice financing sudah dapat Anda temukan di berbagai platform. Pemberi pinjaman berlomba-lomba menawarkan beragam kemudahan untuk Anda. Namun, Anda harus benar-benar mencari pemberi pinjaman yang dapat dipercaya. Bila pemberi pinjaman bisa memberikan dana yang jauh lebih tinggi daripada invoice yang Anda berikan, sebaiknya Anda curiga.

Apalagi ketika mereka tak memiliki kantor fisik dan website yang jelas. Bisa jadi mereka akan memberikan bunga yang sangat tinggi dengan tenor atau waktu batas pengembalian yang sangat pendek di kemudian hari. Beberapa pemberi pinjaman yang sudah terpercaya seperti Modalku bisa memberikan kenyamanan untuk Anda.

Anda bisa mendapatkan invoice financing hingga 2 miliar rupiah dari Modalku, namun invoice financing biasanya memiliki tenor atau waktu batas pembayaran yang tak lama, hanya 15 hingga 90 hari. Tenor pendek ini mengikuti siklus dan tenggat waktu invoice pada umumnya. Tetapi pikirkan baik-baik, apakah Anda bisa membayar pinjaman sebelum jatuh tempo atau tidak. Ingat, invoice financing sifatnya adalah membantu usaha Anda agar tetap lancar dan bisa berkembang sebagaimana mestinya.

Ada baiknya Anda memberikan ketegasan yang lebih pada para pelanggan agar mereka tak sering telat membayar invoice. Pasalnya, pembayaran yang selalu terlambat juga bisa membuat Anda terlambat melunasi invoice financing. Niatnya ingin melancarkan usaha tapi malah kembali terlilit utang. Jangan sampai hal ini terjadi pada Anda. Menerapkan sistem denda ketika pelanggan telat membayar piutang bisa jadi solusi tercepat untuk menghadapi konsumen yang bandel.


Panduan lengkap mengenai struktur dan cara kerja invoice financing dapat dibaca di sini.

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, platform peer-to-peer (P2P) lending nomor 1 di Indonesia. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman. Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Comments 1

  1. Pingback: Bebas Waswas dengan Dua Produk Andalan Modalku – Modalku

Leave a Reply