FinTech atau financial technology sudah berkembang sangat jauh di Indonesia. Jika dulu para pengamat memprediksi bahwa FinTech akan menjadi sekedar fenomena musiman, ternyata prediksi tersebut salah. FinTech sekarang sangat menjamur di Indonesia, mulai dari perusahaan FinTech yang sederhana sampai yang kompleks bermunculan. Jika sebelumnya FinTech di Indonesia hanya sebatas konsultasi keuangan via online, sekarang sudah muncul FinTech peminjaman modal. Alternatif investasi pun dapat dilakukan secara online.
Bagi Anda yang tertarik dengan perkembangan FinTech di Indonesia, sekarang kami akan membahas panduan FinTech di Indonesia, dari perkembangan sampai masa depannya.
Mengapa FinTech bisa cepat berkembang?
Pertanyaan pertama yang harus dijawab adalah mengapa FinTech ini cepat berkembang? Pertama, kita harus membahas asal mula FinTech secara global. Amazon yang merupakan e-commerce terbesar di dunia pun sudah mendukung FinTech dengan pembayaran online. Setelah Amazon, ada Bitcoin yang menjadikan FinTech diakui di dunia keuangan dunia.
Bitcoin yang merupakan alat pembayaran online ini sampai sekarang masih digunakan beberapa perusahaan dan masyarakat di seluruh dunia. Bahkan di Indonesia, ada beberapa merchant yang menerima pembayaran Bitcoin.
Amazon maupun Bitcoin seakan menjelaskan bahwa FinTech menjadi solusi yang cerdas bagi masyarakat. Ketika lembaga keuangan konvensional bergerak lambat atau tidak melakukan inovasi, FinTech hadir menutupi dan membantu kekurangan tersebut.
FinTech tidak melulu urusan keuangan yang kompleks
Jika dulu Anda yang ingin mendaftar asuransi diharuskan untuk pergi menemui agen asuransi, sekarang Anda tinggal mengunjungi website yang menyediakan pilihan asuransi, tanpa perlu Anda datang ke perusahaan atau agen asuransi satu per satu. FinTech tidak melulu urusan keuangan yang kompleks seperti reksa dana, pembelian saham ataupun forex. Banyak FinTech yang sederhana tetapi sangat memudahkan, seperti website perbandingan produk asuransi.
Ada juga website jasa konsultasi keuangan secara gratis. Jadi Anda tidak perlu lagi pergi ke jasa konsultan keuangan, Anda tinggal sign up dan Anda akan mendapatkan konsultasi keuangan.
Produk keuangan yang tidak sedikit
Dengan adanya FinTech, masyarakat awam semakin tahu bahwa ada banyak produk keuangan yang bisa dicoba, bahkan dapat memberi keuntungan. Misalnya produk keuangan asuransi, peminjaman modal ataupun alternatif investasi. Jika sebelumnya orang malas untuk datang ke bank dan mendapatkan informasi, sekarang ada lebih banyak website FinTech yang memberikan informasi tentang bermacam-macam produk keuangan.
Masa depan FinTech di Indonesia
Di tahun 2016 kemarin sudah muncul beberapa asosiasi FinTech Indonesia, yang menunjukkan bahwa iklim FinTech di Indonesia sudah sangat bagus. Ditambah munculnya FinTech yang menguntungkan segmen UKM seperti Modalku yang memberikan pinjaman modal usaha bagi UKM lewat P2P lending.
—
Perkembangan dan masa depan FinTech di Indonesia akan beriringan dengan perkembangan FinTech dunia. Ketika variasi FinTech di dunia semakin banyak, tentu hal itu akan memberi dampak positif bagi Indonesia. Apa lagi FinTech yang akan muncul pada tahun 2017? Mari kita simak sepak terjang FinTech di dunia keuangan.
Riset produk sebelum peluncuran itu penting untuk menghindari kerugian. Tapi, bagaimana cara melakukannya dengan tepat?…
Company branding adalah salah satu hal wajib bagi kesuksesan jangka panjang bisnis B2B. Mengapa? Simak…
Ada banyak jenis pinjaman yang tersedia untuk bisnis distribusi FMCG agar Anda bisa memenuhi kenaikan…
Supplier yang terpercaya akan menjamin kelancaran pasokan barang dan kepuasan pelanggan. Begini cara memilihnya dengan…
Mendapatkan pinjaman modal usaha jangka panjang sering menjadi tantangan bagi banyak pelaku bisnis, mulai dari…
Meskipun Artificial Intelligence (AI) membuat banyak tugas menjadi lebih mudah, teknologi ini juga digunakan oleh…
View Comments