Sebagai pemilik usaha kecil, mungkin Anda harus melakukan semua tugas penting sendirian di fase awal bisnis. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, tidak menutup kemungkinan Anda harus merekrut orang lain untuk meringankan beban kerja Anda. Di saat seperti ini, Anda perlu memilih karyawan yang tepat agar semua tugas terselesaikan, inovasi bisnis berkembang, dan UMKM Anda juga semakin untung. Nah, bagaimana cara merekrut karyawan yang terbaik untuk usaha Anda? Yuk, temukan jawabannya di sini!
Apa yang Harus Diperhatikan dari Kandidat?
Sebelum mengetahui cara merekrut karyawan untuk UMKM, Anda perlu mengetahui apa saja yang harus dicari dari seorang kandidat. Pertama dan yang paling penting, Anda harus merekrut orang dengan kemampuan teknis yang memadai supaya mereka bisa menyelesaikan tugas-tugas penting dari peran mereka.
Namun, kemampuan teknis saja tidak cukup karena tanpa adanya soft skills seperti kemampuan berkolaborasi, berkomunikasi, dan berempati, Anda tidak dapat menciptakan suasana kerja yang harmonis. Jadi, pastikan calon karyawan Anda memiliki empat elemen penting tersebut.
6 Cara Merekrut Karyawan untuk UMKM
Setelah memahami aspek penting yang harus diperhatikan dari seorang kandidat, sekaranglah saatnya mencoba cara merekrut karyawan terbaik di bawah ini:
1. Lakukan riset deskripsi dan upah pekerjaan
Untuk menemukan karyawan yang paling tepat bagi bisnis, Anda harus menunjukkan kepada kandidat bahwa Anda memang mampu memahami peranan yang dibutuhkan. Bagaimana caranya?
Pertama, mulailah dulu dengan mempelajari tentang rincian kewajiban dari peran yang Anda cari beserta kisaran rata-rata upahnya berdasarkan wilayah dan masa kerja. Anda bisa mendapatkan informasi sedetail mungkin dari internet atau dengan bertanya kepada kenalan Anda secara langsung.
2. Tentukan budget untuk rekrutmen
Langkah berikutnya dalam cara merekrut karyawan secara efektif adalah dengan mempersiapkan dana sebaik mungkin. Untuk mewujudkannya, Anda perlu menentukan batasan anggaran yang akan Anda gelontorkan demi membayar gaji kandidat, biaya akses media promosi lowongan pekerjaan, serta memberi upah bagi orang-orang yang berperan dalam setiap tahapan seleksi karyawan.
3. Tulis iklan lowongan pekerjaan dengan jelas
Salah satu alasan mengapa kandidat enggan melamar sebuah pekerjaan adalah karena kurangnya informasi penting dalam iklan lowongan pekerjaan. Untuk mencegah hal tersebut, pastikan Anda menuliskan semua detail yang diperlukan sesingkat dan sejelas mungkin.
Sebagai patokan, jangan lupa mencantumkan syarat kemampuan, pengalaman kerja, latar belakang pendidikan, dan lainnya. Lalu, agar kandidat terbaik semakin tertarik, sertakan juga keuntungan apa saja yang bisa mereka dapatkan selama bekerja dengan Anda, sekaligus kisaran gaji yang ditawarkan.
4. Pilih platform rekrutmen yang tepat
Sama seperti iklan produk pada umumnya, lokasi pemasangan informasi lowongan pekerjaan akan sangat menentukan visibilitas bisnis Anda. Jadi, untuk cara merekrut karyawan yang berikutnya, Anda perlu menerbitkan iklan lowongan di platform terbaik.
Artinya, pastikan platform tersebut digunakan oleh banyak orang, memungkinkan Anda berkomunikasi langsung dengan kandidat, serta melacak semua kemajuan dari tiap tahapan rekrutmen. Misalnya, Anda bisa menggunakan website khusus pencarian kerja atau bahkan media sosial.
5. Lakukan screening CV secara teliti
Kalau lamaran pekerjaan sudah berdatangan masuk, Anda bisa langsung menerapkan cara merekrut karyawan yang paling penting: membaca isi CV pelamar dengan teliti. Cara singkatnya, carilah kata kunci penting pada bagian kemampuan dan pengalaman kandidat, lalu cocokkan dengan persyaratan yang Anda butuhkan.
Tapi, bukan berarti Anda harus menyingkirkan CV dari kandidat yang tidak 100% cocok dengan keinginan Anda; mereka bisa saja memenuhi kebutuhan perusahaan Anda di masa depan, jadi simpanlah CV mereka sebagai referensi.
6. Adakan wawancara dengan kandidat
Setelah membaca CV karyawan, Anda masih harus mengetahui validitas informasi tersebut serta bagaimana mereka membawakan diri di hadapan orang lain. Untuk memenuhi tujuan tersebut, Anda bisa langsung menghubungi kandidat dan membuat jadwal wawancara secara tatap muka maupun virtual.
Pada tahap ini, kandidat bisa bertanya lebih lanjut tentang informasi lowongan pekerjaan, dan Anda juga bisa mempromosikan keunggulan bisnis dengan lebih mendalam. Jadi, utamakanlah komunikasi dua arah selama wawancara agar Anda bisa menggaet karyawan terbaik.
Cara merekrut karyawan terbaik bagi UMKM memang membutuhkan cukup banyak waktu dan uang, terutama untuk mempublikasikan lowongannya. Namun, di saat seperti itu, Anda dapat mencukupi modal untuk budget rekrutmen dengan layanan pendanaan khusus UMKM seperti Modalku.
Modalku hadir untuk membantu semua UMKM di Indonesia, termasuk untuk keperluan rekrutmen SDM, dengan pendanaan fleksibel hingga Rp2 miliar sekaligus suku bunga yang ramah bagi pengusaha kecil. Bahkan, pengajuannya juga sangat mudah! Anda bisa membuktikannya sendiri dengan mengunjungi laman ini.

