Cara Mudah Menentukan Nama Merek Dagang untuk Bisnis Anda

Ingin merek bisnis Anda dikenal banyak orang? Semuanya diawali dengan nama merek dagang yang melekat. Masalahnya, menentukan nama merek yang tepat pun tidak semudah yang diperkirakan. 

Selain catchy atau menarik, nama tersebut juga harus tetap merepresentasikan identitas bisnis, bebas hak paten, dan mudah diingat dalam jangka panjang. Itulah kenapa saat mulai bisnis baru, Anda dianjurkan melakukan analisis untuk menentukan nama merek dagang.

Nah, untuk membantu Anda dalam menentukan nama merek dagang yang sesuai dengan bisnis, berikut beberapa tips yang dapat Anda praktikkan.

Merek sesuai Produk

Jika ingin menciptakan branding yang kuat, maka pastikan nama merek sesuai dengan produk yang Anda tawarkan. Jadi, ketika pelanggan melihat atau mendengar nama merek, mereka akan langsung mengasosiasikannya pada produk Anda. Misalnya, katakanlah anda berbisnis makanan ringan. Nama merek seperti “Wheel” atau “Gear” sepertinya tidak cocok digunakan karena lebih tepat untuk produk di bidang otomotif. 

Apabila memang Anda hendak menggunakan nama merek yang kurang berhubungan dengan produk, maka harus ada alasan dan nilai kuat di baliknya. Contohnya seperti merek Apple, yang sebetulnya memiliki arti buah apel, tetapi justru menjadi nama merek untuk produk teknologi. 

Kabarnya, nama tersebut dipilih sang pendiri, Steve Jobs, saat ia berkunjung ke sebuah kebun apel. Menurutnya, nama Apple mencerminkan nilai penuh semangat, menyenangkan, dan santai.

Singkat Saja

Jika Anda perhatikan, umumnya nama merek dagang dari para brand terkenal hanya terdiri dari 2-3 suku kata. Nama merek yang singkat memang cenderung mudah diingat. Facebook, misalnya, hanya terdiri dari dua suku kata, Face-book

Contoh lain adalah Adidas yang terdiri dari tiga suku kata berupa A-di-das. Hindari menggunakan nama merek yang terlalu panjang, apalagi saat mulai bisnis baru. Bukan hanya relatif lebih sulit diingat, kemungkinan besar Anda juga akan butuh usaha ekstra dalam promosi.

Mudah Dilafalkan

Saat sedang mencari nama merek untuk bisnis baru Anda, kemungkinan besar Anda akan menuliskannya di kertas atau aplikasi notes. Perlu diingat bahwa nama merek yang terlihat catchy saat ditulis belum tentu catchy juga saat dilafalkan. Coba lafalkan nama merek yang telah Anda temukan secara lantang, lalu lakukan analisis apakah nama tersebut mudah diucapkan.

Minta orang lain untuk melafalkannya juga agar Anda bisa mendapatkan second opinion. Kebanyakan merek populer saat ini pun memiliki nama yang mudah saat diucapkan dengan lantang. Sebut saja Google, Puma, dan Zara.

Berkaitan dengan Logo

Menentukan nama merek dagang saat mulai bisnis baru tidak bisa dilepaskan dari logo. Jangan sampai Anda sudah menemukan nama merek yang dinilai unik dan estetik, tetapi Anda justru kesulitan menentukan desain logo yang sesuai. 

Sebaiknya, carilah nama merek yang nantinya dapat dengan mudah disisipkan pada logo. Tentunya desain dari logo tersebut juga harus mencerminkan kekuatan, keunggulan, atau ciri khas dari brand bisnis Anda, ya.

Unik dan Mudah Diingat

Saat ini, banyak produk di pasaran dengan nama merek dagang yang mirip satu sama lain. Biasanya, konsumen akan mengingat merek yang lebih dulu muncul. Oleh sebab itu, jika memang Anda menjual produk yang sudah eksis dulu di pasaran, carilah nama yang unik untuk membedakan dari kompetitor. 

Nama yang unik juga berpotensi membuat target pelanggan penasaran, sehingga mereka pun tertarik mencari tahu lebih lanjut. Walau begitu, nama tersebut harus tetap mudah dilafalkan dan mudah diingat, ya.

Belum pernah Dipakai Sebelumnya

Sudah menemukan nama merek dagang yang unik, menarik, berbeda, dan berpotensi menguatkan branding bisnis Anda? Jangan buru-buru melakukan launching atau promosi. Pastikan dulu nama tersebut belum pernah digunakan bisnis lain. 

Cara paling mudah adalah mengetikkan calon nama merek baru Anda pada mesin pencari Google. Selain itu, Anda juga berkunjung ke situs https://pdki-indonesia.dgip.go.id/ untuk memastikan calon nama merek baru Anda masih bebas paten.

Lebih dari sekadar nama, merek dagang menjadi salah satu komponen penting dalam branding bisnis untuk jangka panjang. Semoga berbagai tips di atas dapat membantu Anda menemukan nama merek yang tepat untuk bisnis. 

Jika sudah siap dengan nama merek dagang, saatnya segera mulai bisnis baru dengan mengajukan pinjaman modal bisnis melalui Modalku. Dengan bunga kompetitif dan pencairan dana hingga Rp2 miliar, Anda pun bisa segera menjalankan bisnis sambil memperkuat branding!


Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Leave a Reply