Mengingat kehadiran crowdfunding dan peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia masih tergolong baru, kedua model FinTech (financial technology) tersebut masih menimbulkan kebingungan di benak banyak orang. Anda mungkin sudah mencoba untuk membekali diri dengan berbagai informasi terkait dua alternatif investasi tersebut, tetapi tak jarang Anda masih merasa bingung.

Untuk itu, simak berbagai istilah yang biasa digunakan dalam crowdfunding dan P2P lending berikut ini.

Crowdfunding

Metode pengumpulan dana untuk suatu proyek atau usaha dari sejumlah orang. Siapa saja bisa memberikan dananya. Dalam crowdfunding, tidak ada produk yang “dijual”, melainkan proyek yang dijalankan. Jika ada, biasanya produk tersebut belum sempurna dan membutuhkan dana agar proyek dapat diteruskan.

Peer-to-Peer Lending (P2P Lending)

Praktik meminjam dan memberikan pinjaman secara online melalui sebuah wadah yang disebut marketplace. Dengan kata lain, praktik P2P lending mempertemukan peminjam dan pemberi pinjaman secara online.

Online Marketplace

Tempat bertemunya peminjam dan pemberi pinjaman dana untuk praktik P2P lending. Fungsinya mirip seperti online marketplace e-commerce yang mempertemukan penjual dan pembeli.

Donatur

Pihak yang memberikan dana dalam praktik crowdfunding. Tergantung dari jenis proyek yang terdaftar dalam crowdfunding, donatur bisa mendapatkan kompensasi tertentu, mulai dari hadiah unik, penyampaian terima kasih, dsb. Ada juga donatur crowdfunding yang memberikan dana secara cuma-cuma.

Pemberi Pinjaman

Pihak yang memberikan pinjaman dalam praktik P2P lending. Pemberi pinjaman biasanya mencari alternatif investasi menarik yang bisa didapatkan dari pinjaman P2P lending beserta pengembalian bunganya.

Peminjam

Pihak yang mengajukan pinjaman dalam praktik P2P lending. Di Asia Tenggara dan juga Indonesia, biasanya peminjam merupakan pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang mencari modal usaha untuk mengembangkan bisnisnya.

Account

Untuk mencoba crowdfunding atau P2P lending, Anda diharuskan membuat account (akun) terlebih dulu di situs mereka. Hal ini berlaku baik untuk pemberi pinjaman maupun penerimanya (peminjam).

Interest Rate

Suku bunga yang dibayarkan setiap bulan oleh peminjam kepada pemberi pinjaman dalam praktik P2P lending.

Return

Jumlah pengembalian yang didapatkan oleh pemberi pinjaman dari dana yang ia pinjamkan dalam P2P lending.

Kampanye

Proyek yang didaftarkan dalam praktik crowdfunding.

Portofolio

Dalam konteks P2P lending Indonesia, portofolio mengacu terhadap kumpulan dari alternatif investasi yang berupa pinjaman-pinjaman UKM yang sudah didanai seorang pemberi pinjaman. Sasaran dari suatu portofolio investasi bergantung pada masing-masing pemberi pinjaman dan preferensinya, seperti perkiraan tingkat return.

Diversifikasi

Meletakkan dana ke beberapa jenis aset. Dalam P2P lending, Anda dianjurkan untuk memberikan pinjaman ke beberapa peminjam sekaligus. Tujuannya adalah untuk meminimalkan risiko. Contohnya: bila peminjam A mengalami gagal bayar, Anda masih bisa mendapatkan keuntungan pengembalian dari peminjam lain, bahkan mungkin masih mendekati tingkat return seharusnya.

Fraud

Kondisi di mana peminjam bukanlah pemilik identitas sebenarnya sehingga ada kemungkinan pembayaran tidak dilakukan sama sekali.

Default

Disebut juga sebagai gagal bayar, yakni kondisi di mana peminjam tidak mampu membayar kembali dana yang dipinjamnya.

Reward

Kompensasi berupa non-uang yang diberikan oleh penerima dana dalam crowdfunding kepada pemberi dana. Reward ini bisa berupa barang, plakat, atau ucapan terima kasih yang disebar melalui media sosial.

Donasi

Dana yang diberikan oleh pemberi dana dalam crowdfunding kepada proyek tertentu. Dalam praktik crowdfunding yang berbasis donasi, pendukung kampanye tidak mengharapkan reward atau imbalan apapun atas dukungannya terhadap proyek tersebut.


Itulah istilah-istilah yang kerap muncul dalam praktik crowdfunding dan P2P lending. Semoga istilah-istilah tersebut bisa membantu Anda memahami kedua alternatif investasi modern ini.

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, platform peer-to-peer (P2P) lending nomor 1 di Indonesia. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman. Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.