Persepsi tentang utang yang melekat di masyarakat seringkali masih negatif. Mengajukan pinjaman dana dianggap cara terakhir untuk menyelamatkan baik kondisi keuangan individu maupun keuangan perusahaan ketika kesulitan finansial tengah melanda. Pengajuan pinjaman pun dilakukan secara terpaksa karena anggapan bahwa utang adalah hal yang mengerikan. Utang, pikir sebagian orang, akan membebani hidup.

Padahal mendaftar untuk pinjaman modal usaha tidak berarti hidup Anda akan terbebani utang. Pinjaman modal kerja merupakan hal yang positif dan banyak manfaatnya, terutama bagi bisnis kecil dan UKM (Usaha Kecil dan Menengah). Pinjaman modal usaha dapat memenuhi kebutuhan mendesak usaha Anda. Lalu, kapan saat yang tepat untuk mengajukan pinjaman modal usaha? Perhatikan 3 situasi ini. Di 3 situasi berikut, mengajukan pinjaman akan menguntungkan bisnis Anda secara jangka panjang.

Perluasan Bisnis

Kapan saat yang paling tepat untuk mengajukan pinjaman modal usaha? Ketika Anda memiliki rencana matang untuk mengembangkan usaha Anda.

Ketika bisnis atau UKM Anda sudah berkembang, Anda membutuhkan biaya pengeluaran yang lebih banyak dari sebelumnya, contohnya: iklan, properti baru jika ekspansi ke daerah lain, renovasi gedung, dan peningkatan jumlah staf. Pinjaman modal kerja dapat membantu Anda menutupi biaya pengeluaran dari perkembangan bisnis tanpa harus menggunakan biaya operasional, sehingga Anda bisa fokus melayani pelanggan Anda sekaligus membangun bisnis.

Menambah Stok Usaha

Salah satu permasalahan yang sering dialami UKM adalah sulitnya mengatur pengeluaran stok usaha. Anda harus berinvestasi dan menciptakan stok usaha yang cukup sebelum pelanggan Anda membelinya dan menutup biaya penciptaan produk dan stok usaha Anda. Selama bisnis Anda berjalan, Anda harus terus mengisi stok Anda untuk memenuhi permintaan dan memberikan pelayanan terbaik untuk pelanggan Anda.

Pengeluaran usaha akan menjadi lebih sulit ketika Anda menjalani bisnis musiman. Bila UKM yang Anda jalani merupakan bisnis musiman, mengajukan pinjaman untuk menambah stok bisnis dapat menjadi pilihan terbaik. Dengan tambahan modal usaha, Anda tetap dapat memenuhi permintaan pelanggan tanpa harus mengganggu arus kas bisnis.

Membuka Usaha atau Bisnis Baru

Mungkin Anda lebih tertarik membuka suatu usaha atau bisnis UKM yang baru dibandingkan melebarkan bisnis yang sudah ada. Apapun alasannya, mengajukan pinjaman adalah solusi terbaik apabila Anda terhalangi persoalan modal. Anda dapat memilih untuk mengajukan pinjaman di bank. Atau Anda dapat mendaftar untuk produk pinjaman online yang ditawarkan platform FinTech, contohnya platform peer-to-peer lending seperti Modalku.

Pinjaman peer-to-peer lending Modalku ditargetkan bagi UKM berpotensi yang ingin mengembangkan bisnisnya. Produk pinjaman modal usaha Modalku menjawab kebutuhan UKM Indonesia akan pinjaman kerja tanpa agunan dengan jangka pendek yang terjangkau, simpel, dan cepat.

Itulah penjelasan mengenai kapan saat-saat terbaik untuk mengajukan pinjaman modal usaha untuk bisnis UKM Anda. Pinjaman usaha bukan beban dan bahkan menjadi hal positif jika Anda mampu menggunakannya di saat yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan usaha Anda. Asalkan Anda dapat memperkirakan secara matang jumlah pinjaman yang diperlukan serta menyesuaikan kondisi finansial Anda agar pembayaran tagihan dapat dilakukan secara lancar, pinjaman modal usaha akan mengembangkan bisnis Anda. Semoga bermanfaat.