Setiap orang berpeluang membangun bisnis. Bisnis dalam skala kecil atau yang lebih dikenal sebagai Usaha Kecil dan Menengah (UKM) kini semakin menjamur di tengah masyarakat kita. Tentu saja, ada banyak hal-hal yang harus dipersiapkan dengan baik sebelum memulai bisnis. Tanpa persiapan yang matang, Anda akan kesulitan mengelola usaha Anda kelak. Sering kali saat ide bisnis sudah didapat, target sudah ditentukan, dan langkah-langkah memulai bisnis sudah disusun sedemikian rupa, ada satu yang kurang: modal.

Modal sebenarnya bisa didapat dari tabungan pribadi maupun meminjam. Sayangnya, tak semua orang bisa dengan mudah mendapat pinjaman dari bank. Jika sudah seperti ini, peer-to-peer lending atau yang dikenal dengan pinjaman P2P lending bisa Anda jadikan solusi. Berikut beberapa alasan mengapa Anda harus mempertimbangkan pinjaman P2P lending untuk modal usaha Anda.

Proses Pengajuan Fleksibel

Ketika Anda mengajukan pinjaman dana di bank, Anda harus melalui segala rangkaian prosedur yang telah ditentukan. Mulai dari memilah pinjaman yang cocok, mencantumkan rencana bisnis dan anggaran, kepemilikan aset, memberikan estimasi cash flow, dan masih banyak lagi. Semua itu tentunya memakan waktu yang lama, bukan? Hal ini akan berbeda jika Anda mencari pinjaman dari P2P lending. Meminjam uang dengan metode P2P lending jauh lebih simpel. Anda hanya perlu mendaftarkan diri melalui situs penyedia P2P lending, menulis profil bisnis, dan mengajukan pinjaman dana lalu menunggu hingga pemberi pinjaman ada yang tertarik dengan profil bisnis Anda. Ditambah, proses ini dapat dilakukan secara online.

Waktu adalah Uang

Bagi pengusaha, waktu adalah uang. Bayangkan Anda ingin melakukan pengembangan pasar dan memerlukan modal lebih untuk hal itu. Jika Anda meminjam di bank, Anda dapat menunggu selama dua minggu atau bahkan lebih hingga uang pinjaman Anda cair. Itu pun jika pengajuan pinjaman Anda disetujui oleh pihak bank. Padahal, dalam waktu dua minggu tersebut Anda seharusnya sudah bisa mendapatkan kemajuan pengembangan pasar yang Anda harapkan. Untuk menghindari wasted time seperti ini, pinjaman P2P lending hadir untuk Anda. Seperti yang telah disebutkan di atas, Anda bisa mengajukan proses peminjaman secara online, dan perusahaan P2P lending akan mencarikan pemberi pinjaman yang tertarik mendanai bisnis Anda. Proses crowdfunding ini dapat selesai dengan cepat, hanya beberapa hari.

P2P Lending Tidak Mengharuskan Anda Memiliki Aset Berharga

Meminjam uang di bank mengharuskan Anda untuk memiliki aset berharga karena bank memerlukan jaminan jika Anda tidak mampu melunasi kredit Anda kelak. Ini adalah syarat yang kerap menjadi penghambat bagi para pelaku bisnis UKM yang baru membuka usaha. Sedangkan sebagai alternatif, P2P lending menghadirkan pinjaman tanpa agunan. Jadi UKM pun dapat mendaftar untuk pinjaman uang tanpa jaminan melalui sistem P2P lending.

Dari sini dapat kita lihat bahwa kehadiran P2P lending dapat membantu pelaku bisnis UKM yang kesulitan memenuhi syarat-syarat peminjaman di bank. Bagi Anda yang ingin membuka atau mengembangkan usaha, maka Anda perlu mempertimbangkan untuk cari pinjaman uang melalui P2P lending ini.