Kepedulian masyarakat terhadap kondisi bumi semakin tinggi. Menurut hasil riset yang dilakukan Katadata Insight Center (KIC) pada 2021, sebanyak 60,5% konsumen membeli produk ramah lingkungan (sustainable) karena ingin melestarikan bumi. Artinya, ada banyak konsumen yang membutuhkan solusi sustainable. Hal ini turut mendorong tren pembiayaan usaha secara berkelanjutan.
Tren pembiayaan usaha secara berkelanjutan dikenal pula dengan sebutan sustainable financing. Pada umumnya, sustainable financing adalah layanan pembiayaan dari lembaga keuangan untuk mendukung pengembangan bisnis berkelanjutan, yaitu yang menerapkan prinsip profit, people, dan planet untuk menyeimbangkan kepentingan ekonomi, lingkungan, dan sosial.
Indonesia telah melakukan beragam cara untuk mendukung program tersebut. Salah satu yang terbaru adalah meluncurkan program Catalytic Fund untuk mendukung pertumbuhan industri swasta, terutama perusahaan startup, dalam mengembangkan bisnis yang mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG).
Bukan hanya pemerintah, berbagai lembaga keuangan di Indonesia pun kini semakin mengutamakan sustainability dalam pembiayaan bisnis. Hal tersebut tidak terlepas dari berbagai manfaat yang ditawarkan.
Dengan pembiayaan bisnis secara berkelanjutan, Anda tidak hanya membantu melestarikan lingkungan, tapi juga akan mendapatkan berbagai manfaat berikut ini:
Konsumen di zaman modern sudah semakin aware akan pentingnya isu lingkungan. Alhasil, mereka pun lebih memilih untuk mendukung bisnis yang menganut nilai sama dengan mereka. Oleh sebab itu, dengan mengutamakan sustainability pada ekosistem bisnis, reputasi usaha Anda akan meningkat sehingga lebih dilirik konsumen.
Nah, salah satu cara untuk mewujudkan bisnis tersebut adalah dengan memanfaatkan pembiayaan usaha berkelanjutan yang mempertimbangkan aspek sosial dan lingkungan dalam prosesnya.
Permintaan terhadap produk berkelanjutan semakin meningkat, terutama di kalangan anak muda. Survei dari First Insight menunjukkan bahwa sebanyak 62% konsumen Gen Z lebih memilih untuk membeli produk dari sustainable brands. Bahkan, 72% responden mengaku bersedia membayar lebih untuk mendapatkan produk sustainable.
Dengan pembiayaan bisnis secara berkelanjutan, Anda bisa memenuhi kebutuhan konsumen tersebut secara menyeluruh. Jadi, bukan hanya menyediakan produk yang ramah lingkungan, tapi sumber pendanaan yang Anda gunakan pun turut sejalan dengan nilai keberlanjutan yang dianut. Hal ini akan menunjang daya saing bisnis Anda di tengah industri.
Pada dasarnya, nilai keberlanjutan fokus meminimalisir dampak negatif lingkungan, seperti polusi dan perubahan iklim. Dengan menerapkan prinsip keberlanjutan pada bisnis, termasuk pembiayaan usaha, Anda bisa mengidentifikasi berbagai kemungkinan risiko lingkungan.
Gunakan hasil identifikasi untuk menganalisis dampak yang dihasilkan, lalu susun strategi untuk mengantisipasi dampak risiko tersebut. Dengan pendekatan seperti ini, bisnis Anda mampu melakukan mitigasi risiko terkait lingkungan, yang jika tidak dilakukan akan berujung pada kerusakan reputasi, denda finansial, hingga ketidakpatuhan terhadap hukum.
Melalui pembiayaan usaha bersifat sustainable, Anda memiliki akses pendanaan untuk mengembangkan bisnis dengan cara-cara yang mendukung pelestarian lingkungan. Beberapa contohnya adalah:
Dengan memanfaatkan layanan sustainable financing, secara tidak langsung Anda juga telah mendorong pemberdayaan masyarakat. Untuk mendukung inisiatif sustainability yang dijalankan bisnis, kemungkinan besar Anda perlu bekerja sama dengan vendor, supplier, distributor, atau pihak-pihak lain di kalangan masyarakat yang mempunyai visi sejalan.
Alhasil, Anda juga turut mendukung keberlanjutan bisnis secara sosial. Hal ini dapat membuat bisnis Anda terasa lebih humanis, sehingga akan memperkuat reputasi sebagai bisnis yang mengedepankan prinsip people dan planet di samping profit.
Lantas, di mana Anda bisa mendapatkan layanan pembiayaan usaha yang mendukung pendekatan sustainability? Modalku merupakan solusi tepat untuk menjadi partner pendanaan produktif yang mengutamakan nilai-nilai keberlanjutan.
Menawarkan pendanaan kredit hingga Rp2 miliar dengan tenor maksimal 12 bulan, Modalku siap mendukung pertumbuhan ekosistem bisnis Anda tanpa mengabaikan faktor sosial dan lingkungan. Syaratnya relatif mudah karena tidak membutuhkan agunan, plus tersedia beragam produk pendanaan yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan bisnis. Langsung saja klik di sini untuk mendapatkan pendanaan kredit dari Modalku!
Riset produk sebelum peluncuran itu penting untuk menghindari kerugian. Tapi, bagaimana cara melakukannya dengan tepat?…
Company branding adalah salah satu hal wajib bagi kesuksesan jangka panjang bisnis B2B. Mengapa? Simak…
Ada banyak jenis pinjaman yang tersedia untuk bisnis distribusi FMCG agar Anda bisa memenuhi kenaikan…
Supplier yang terpercaya akan menjamin kelancaran pasokan barang dan kepuasan pelanggan. Begini cara memilihnya dengan…
Mendapatkan pinjaman modal usaha jangka panjang sering menjadi tantangan bagi banyak pelaku bisnis, mulai dari…
Meskipun Artificial Intelligence (AI) membuat banyak tugas menjadi lebih mudah, teknologi ini juga digunakan oleh…