Siapa Bilang Investasi Harus Bermodal Besar?

Di masa modern dan tech-savvy sekarang ini, banyak orang beranggapan bahwa untuk memulai investasi harus menggelontorkan modal yang besar. Jika Anda berpikir demikian, sebaiknya buang jauh-jauh hal tersebut. Sekarang sudah banyak pilihan instrumen investasi modal kecil bagi Anda yang mungkin masih ingin mencoba-coba. Ini dia beberapa pilihan yang bisa Anda pertimbangkan.

Emas

Jika menginginkan investasi dalam bentuk riil yang bisa dilihat secara fisik, emas adalah salah satu pilihan yang patut Anda perhitungkan. Dari tahun ke tahun, harga emas cenderung mengalami kenaikan sehingga cukup menguntungkan bagi Anda yang masih pemula dalam dunia investasi. Sebaiknya Anda memilih berinvestasi emas batangan daripada perhiasan. Harganya memang relatif lebih tinggi, tapi keuntungannya juga tidak main-main.

Lagi pula, saat ini Anda juga sudah bisa menabung emas melalui program yang dikeluarkan oleh Pegadaian. Harganya pun sangat terjangkau, Anda bisa mulai membeli emas berbobot 0,01 gram. Praktisnya lagi, saldo tabungan emas juga bisa di-top up secara online melalui aplikasi khusus sehingga sangat mempermudah Anda.

Investasi di Bisnis Teman

Punya teman yang baru saja memulai bisnis? Anda bisa berinvestasi pada bisnis tersebut. Sekilas memang langkah ini cenderung risky karena adanya ketidakjelasan antara urusan bisnis dan pribadi. Itulah mengapa dibutuhkan trik khusus dalam menjalankannya. Jika memang sudah yakin dengan keputusan untuk berinvestasi di bisnis teman, segera tentukan target usaha.

Lalu, agar nanti hubungan pertemanan tidak retak dan bisnis tetap berjalan lancar, tetapkan pula sejak awal mengenai sistem bagi hasil. Perhitungkan persentase keuntungan yang akan Anda dapatkan. Lalu, perlu dibedakan pula antara gaji dengan dividen. Gaji dihitung sesuai dengan pekerjaan masing-masing karyawan. Sedangkan sebagai investor, Anda berhak atas dividen sesuai nilai investasi yang disetorkan.

Lebih lanjut: “Berinvestasi di Bisnis Teman, Pilihan Menarik dan Bermanfaat”

Saham

Saham bisa dikatakan sebagai “anak emas” di dunia investasi karena seiring dengan risikonya yang cukup tinggi, begitu pula dengan tingkat pengembaliannya. Pada dasarnya, saham adalah bukti kepemilikan modal Anda dalam suatu perusahaan.

Sebagai hasil dari investasi tersebut, Anda bisa mendapatkan dividen (hasil bagi keuntungan perusahaan) secara berkala atau capital gain saat Anda menjual saham tersebut dengan harga yang lebih tinggi. Namun, perlu diketahui pula risiko dari investasi saham, yakni kerugian saat harga saham turun di pasaran.

Obligasi

Obligasi adalah surat berharga yang digunakan sebagai surat bukti atau sertifikat pemberian dana pada sebuah perusahaan (pemerintah maupun swasta) yang sedang membutuhkan dana. Perusahaan yang menerbitkan obligasi tersebut wajib untuk membayar bunga secara berkala dan membayar pokok pinjaman saat jatuh temponya.

Jika dibandingkan dengan investasi seperti deposito, obligasi atau surat berharga menawarkan tingkat bunga relatif besar. Sama seperti instrumen investasi lain, obligasi juga punya risiko khusus, yakni terjadinya gagal bayar oleh penerbit surat berharga.

P2P Lending

Menggunakan platform berbasis online, peer-to-peer (P2P) lending mempertemukan pihak yang membutuhkan dana (peminjam) dengan dengan pihak yang ingin meminjamkan dananya (pemberi pinjaman). Nominal untuk melakukan alternatif investasi pada P2P lending juga relatif murah dan bervariasi.

Selain itu, P2P lending seperti Modalku juga mudah untuk dilakukan karena sarana untuk mempertemukan pemberi pinjaman dana dengan peminjam dana secara daring atau online. Kegiatan P2P lending kini hanya memerlukan ponsel pintar dan jaringan internet. Tentunya P2P lending aman dilakukan karena tersedianya analisis risiko dan ringkasan informasi mengenai usaha, finansial, dan data pengembalian dari setiap peminjam dana. Jadi, Anda sebagai pemberi dana pun tidak hanya menaruh blind faith pada peminjam dana, dalam hal ini pebisnis UMKM.

Lebih lanjut: “P2P Lending dan Digital Lending di Indonesia


Jadi, siapa bilang investasi harus bermodal besar? Investasi kecil-kecilan atau investasi modal kecil juga bisa dilakukan melalui beberapa instrumen di atas. Dari berbagai pilihan tersebut, mana yang paling membuat Anda tertarik untuk melakukan investasi modal kecil?

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, platform peer-to-peer (P2P) lending nomor 1 di Indonesia. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman. Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Leave a Reply