5 Instrumen Investasi yang Bisa Dijalankan Lewat Aplikasi

5 Instrumen Investasi yang Bisa Dijalankan Lewat Aplikasi

Ingin mulai berinvestasi, tetapi bingung harus pilih instrumen investasi yang mana? Konotasi bahwa investasi itu ribet dan berbahaya itu tidak sepenuhnya benar. Di era digital kini, sudah menjamur berbagai aplikasi investasi yang memudahkan Anda untuk pintar mengelola keuangan Anda. Apa sajakah itu? Simak penjelasannya berikut ini. 

1. Reksa Dana

Bagi pemula yang ingin mencoba terjun ke dunia investasi, reksa dana bisa menjadi pilihan. Ini karena pengelolaan reksa dana sepenuhnya dilakukan oleh Manajer Investasi, sehingga Anda bisa meninggalkan instrumen investasi ini untuk berkembang dengan sendirinya. Tergantung pada jenis reksa dana yang dipilih, potensi risikonya juga tidak sebesar investasi lainnya.

Kemudahan lainnya yang ditawarkan oleh investasi reksa dana antara lain produk variatif, jenis reksa dana untuk segala profil risiko, serta banyaknya pilihan aplikasi reksa dana. Ketika Anda mendaftar di sebuah aplikasi reksa dana, biasanya Anda akan dihadapkan dengan kuis singkat untuk menentukan profil risiko Anda. Mulai dari konservatif, moderat, hingga agresif, selanjutnya Anda bisa memilih produk reksa dana sendiri atau menggunakan bantuan robo advisor. Dengan kata lain, reksa dana sangat ramah pemula!

2. Saham

Anak muda sampai yang sudah mendekati umur pensiun, siapa saja bisa menjadi investor saham. Apalagi sekarang sudah banyak perusahaan sekuritas yang meluncurkan aplikasi investasi saham. Dengan begitu, Anda bisa ikut memantau perkembangan harga saham, melihat produk saham yang kini tersedia, dan langsung membelinya melalui smartphone genggaman Anda.

Setiap lembar saham yang dibeli menandakan kepemilikan Anda di perusahaan tersebut. Sebagian besar perusahaan membagikan dividen saham di setiap akhir periode, namun ada juga yang membayarkannya dua kali per periode atau bahkan dibayar dengan aset non kas. Tenang saja karena semua prosedurnya sudah tertulis jelas sebelum Anda membeli saham tersebut. 

Untuk bisa membeli instrumen investasi ini, Anda perlu membuka rekening saham yang juga bisa dilakukan secara online. Beberapa dokumen yang harus disiapkan yaitu KTP, NPWP, dan buku tabungan. Namun, ingat, selalu pilih aplikasi trading saham atau sekuritas yang tepercaya, alias sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

3. Emas

Perhiasan emas selalu dicari banyak orang karena nilai dan keindahannya. Selain perhiasan emas, ada juga emas batangan yang menjadi salah satu instrumen investasi favorit di Indonesia. Ternyata, berinvestasi emas juga bisa dilakukan secara online melalui aplikasi, lho! Cara investasi ini disebut sebagai tabungan emas digital.

Sistem kerjanya hampir mirip seperti tabungan pada umumnya. Anda bisa menyetor sejumlah uang secara berkala. Ketika uangnya sudah cukup, maka akan dikonversikan menjadi emas batangan asli yang dititipkan di Pegadaian. Sangat mudah, ya?

Salah satu keunggulannya adalah modal investasi yang sangat rendah, bahkan ada yang menawarkan minimal deposito Rp500.000 saja. Pastikan bahwa aplikasi investasi yang Anda pilih sudah mengantongi izin dari OJK. Baca dengan saksama syarat dan ketentuannya, seperti biaya administrasi, cara mencairkan tabungan emas, dan biaya penyimpanan emas (bila ada).

4. Obligasi

Secara singkat, obligasi merupakan surat utang yang bisa Anda beli sebagai instrumen investasi. Jenisnya pun bermacam-macam, ada obligasi korporasi, obligasi negara, obligasi ritel, dan juga obligasi syariah. Kelebihannya adalah imbal hasil yang melebihi tabungan deposito. Obligasi pun merupakan instrumen investasi jangka panjang. Setiap bulan, Anda sebagai investor akan menerima kupon (bunga).

Jika biasanya jual-beli obligasi hanya bisa dilakukan di bank, sekarang layanannya sudah tersedia di aplikasi investasi mobile. Anda pun bisa membeli obligasi negara di sejumlah aplikasi yang dipilih, seperti Modalku. Dengan membeli obligasi negara, Anda akan mendapatkan keuntungan sekaligus turut serta mendukung perekonomian negara. Obligasi yang dikeluarkan oleh pemerintah juga terjamin aman.

5. Foreign Exchange

Satu lagi jenis instrumen yang bisa dikelola lewat aplikasi investasi, yaitu foreign exchange. Pada dasarnya, Anda melakukan jual-beli mata uang untuk mendapatkan margin keuntungan. Tidak perlu ke money changer, sudah ada banyak aplikasi trading forex yang bisa dicoba. 

Akan tetapi, Anda perlu berhati-hati karena risiko investasi ini sangat tinggi. Pergerakan harga mata uang berubah setiap hari. Ditambah lagi, sangat sulit untuk memprediksi pergerakannya. Bila Anda tertarik untuk mencoba trading forex, ada baiknya Anda pelajari dulu cara kerjanya, strategi, serta tips dan trik supaya tidak salah langkah. 

Terlepas dari jenis instrumen investasi mana yang Anda pilih, tetaplah berhati-hati dan selalu lakukan strategi diversifikasi. Tanam uang Anda di bermacam-macam produk investasi untuk meminimalisir risiko kerugian. Selamat berinvestasi!


Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform pendanaan digital bagi UMKM di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia.

Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Tinggalkan Balasan