7 Renovasi Rumah Kos yang Wajib untuk Musim Hujan

Renovasi Rumah Kos

Musim hujan ekstrem dapat menyebabkan saluran air tersumbat, atap bocor, hingga dinding lembab. Jika terus dibiarkan, berbagai masalah tersebut akan merusak struktur bangunan rumah kos dalam jangka panjang, mengurangi kenyamanan penghuni lama, dan menurunkan minat calon penghuni. 

Untuk menghindari risiko tersebut, Anda disarankan merenovasi rumah kos agar lebih siap menghadapi musim hujan. Dengan begini, pemasukan pun akan tetap stabil.

Perbaikan atap rumah kos

Atap merupakan salah satu bagian rumah kos yang terkena dampak langsung hujan. Masalah yang paling sering terjadi adalah genteng bergeser, retak, atau atap bocor. Akibatnya, air hujan merembes ke dalam kamar kos sehingga menyebabkan penghuni tidak nyaman. Bahkan, jika terus dibiarkan, rembesan air tersebut bisa menimbulkan kerusakan pada plafon dan perabot. 

Cegah masalah ini dengan mengecek atap bangunan secara menyeluruh. Kemudian, perbaiki rangka atap, gantilah genteng rusak, dan tambahkan lapisan pelindung anti-bocor (coating) supaya atap lebih tahan lama.

Renovasi sistem drainase

Sistem drainase yang buruk dapat menimbulkan genangan air di halaman atau sekitar bangunan kos. Dalam jangka panjang, genangan air bisa menyebabkan bau tidak sedap, menjadi sarang nyamuk, hingga merusak pondasi bangunan dalam waktu lebih cepat. 

Maka dari itu, segera perbaiki saluran air dan pastikan pipa pembuangan berjalan lancar. Tak kalah penting, rutinlah membersihkan got supaya tidak tersumbat sampah atau daun. Jika perlu, tambahkan pula sumur resapan untuk menampung genangan air.

Pembersihan jamur pada tembok

Ketika air hujan merembes ke dalam rumah kos, dinding pun akan lembap. Kondisi lembap inilah yang membuat dinding rentan ditumbuhi jamur. Tidak hanya membuat dinding terlihat kusam, jamur juga dapat memicu masalah kesehatan bagi penghuni, misalnya alergi atau gangguan pernapasan. 

Karenanya, saat menjelang musim hujan, bersihkan tembok dari jamur dengan cairan khusus. Lalu, keringkan area tersebut dan cat ulang dengan cat anti-jamur dan anti-lembap supaya dinding bisa bersih lebih tahan lama.

Penanganan ventilasi ruangan

Musim hujan memang identik dengan hawa sejuk. Namun, ruangan kos bisa terasa pengap jika ventilasinya buruk. Akibatnya, udara lembap akan terperangkap di dalam ruangan sehingga mempercepat pertumbuhan jamur. Solusinya, Anda perlu memberikan ventilasi yang cukup di setiap kamar. Pasanglah jendela dengan desain yang mendukung kelancaran sirkulasi udara, bahkan saat hujan deras sekalipun. Jika perlu, Anda juga bisa menambahkan exhaust fan.

Pengamanan instalasi listrik

Rumah kos berkualitas baik tidak hanya nyaman, tapi juga aman. Penuhi kebutuhan ini dengan mengecek instalasi listrik sebelum musim hujan, mulai dari stop kontak hingga kondisi kabel. Pastikan tidak ada instalasi yang terbuka. Sebab, jika air hujan merembes ke stop kontak atau kabel tersebut, bisa-bisa akan terjadi korsleting hingga kebakaran. Untuk meminimalisir risiko tersebut, Anda bisa memasang Miniature Circuit Breaker (MCB) dan pipa pelindung pada kabel.

Waterproofing keramik

Selama musim hujan, kelembapan udara cenderung lebih tinggi. Kondisi ini sering kali membuat lantai keramik di dapur, area cuci, atau kamar mandi menjadi licin. Di samping itu, rembesan dari sela-sela keramik juga bisa berpotensi merusak lapisan lantai atau dinding. Bahkan jika terus dibiarkan, rembesan tersebut dapat menimbulkan genangan air di dalam kos.

Sebagai solusi, Anda disarankan memasang lapisan waterproofing pada dinding maupun lantai keramik. Gunakan nat yang bersifat tahan air untuk meminimalisir rembesan. Bila memungkinkan, gantilah keramik dengan tekstur anti-slip, terutama di area yang sering basah.

Penguatan pondasi bangunan

Tidak ada salahnya memperkuat pondasi bangunan menjelang musim hujan, apalagi jika lokasi kos Anda sering tergenang air. Sebab, jika tidak diperkuat, pondasi rumah kos yang sering terkena genangan air akan lebih rentan retak hingga amblas. Risiko ini tentu membahayakan keselamatan penghuni kos. 

Oleh sebab itu, periksalah kembali struktur pondasi bangunan kos secara menyeluruh. Kemudian, perbaiki retakan kecil sebelum menjadi semakin parah. Sebaiknya, pertimbangkan pula untuk menambah lapisan beton kedap air dan meninggikan lantai apabila lokasi kos sering banjir.

Renovasi rumah kos menjelang musim hujan merupakan investasi jangka panjang untuk menjaga kenyamanan penghuni serta stabilitas pemasukan bulanan. Namun, bagaimana jika biaya yang diperlukan untuk renovasi rumah kos melebihi modal Anda saat ini? Tenang, Anda tetap bisa mewujudkan renovasi kos dengan pendanaan dari Modalku dan Mamikos!

Melalui pendanaan ini, Anda bisa mendapatkan modal usaha hingga Rp500 juta dengan tenor fleksibel sampai 12 bulan. Syaratnya mudah dan prosesnya pun aman, sebab Modalku telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Jadi, jangan biarkan musim hujan mengganggu stabilitas usaha kos Anda. Manfaatkan pendanaan dari Modalku yang menjadi #AndalanPebisnis dalam mengembangkan usaha. Klik di sini untuk mengajukan pendanaan renovasi bangunan kos!

Ajukan Pendanaan Institusi

Subscribe

* indicates required

Tinggalkan Balasan