Bisnis Konveksi: Tak Cuma Diminati, Tapi Juga Berpotensi

Hingga saat ini, bisnis konveksi masih menjadi salah satu bisnis yang sangat diminati. Bagaimana tidak, usaha satu ini memang tidak pernah lesu dan mampu bertahan di berbagai kondisi. Pakaian merupakan kebutuhan pokok manusia, tak mengherankan jika bisnis konveksi selalu diandalkan.

Mengingat permintaan pasar terhadap kebutuhan pakaian relatif stabil, bisnis konveksi menawarkan potensi keuntungan yang menggiurkan. Dengan dukungan teknologi saat ini, distribusi produk konveksi menjadi semakin mudah, salah satunya melalui bisnis online. Fakta tersebut membuat peluang bisnis konveksi patut Anda pertimbangkan.

Meski keuntungannya menggiurkan, diperlukan langkah cerdas dalam mengelola bisnis konveksi. Hal ini penting agar bisnis konveksi selalu berjalan lancar. Oleh karena itu, sebelum Anda memilih bisnis konveksi, Anda perlu memahami seluk beluk, potensi, hingga cara memaksimalkan laba.

Mengenal Seluk Beluk Bisnis Konveksi

Bisnis konveksi pada dasarnya merupakan bisnis yang memproduksi sebuah barang mentah menjadi barang jadi. Menggunakan kain atau tekstil sebagai bahan bakunya, bisnis ini berhubungan erat dengan pekerjaan jahit-menjahit. Indonesia sendiri memiliki berbagai jenis bisnis konveksi, mulai dari kaos, seragam, baju, dompet, sepatu, sandal, hingga tas. Berbagai jenis bisnis konveksi ini terus tumbuh dan semakin besar seiring waktu berjalan.

Pada awal perjalanannya, bisnis konveksi di Indonesia masih tergolong sangat sederhana. Dengan hanya menggunakan ruang kosong di rumah dan beberapa mesin jahit sederhana, bisnis konveksi sudah bisa berjalan. Modal yang tidak terlalu besar membuatnya menjadi bisnis yang cukup mudah untuk dimulai. Hingga kini, bisnis konveksi menjadi pilihan menarik bagi mereka yang ingin mulai berwirausaha.

Potensi Bisnis Konveksi dengan Adanya E-commerce

Munculnya gelombang e-commerce di Indonesia membuat peluang bisnis konveksi semakin besar. Apalagi kini bisnis fashion telah terbukti menjadi salah satu bisnis yang menguntungkan untuk dijual secara online. Semua orang kini dapat mengikuti perkembangan tren fashion dengan mudah dan membeli produk yang diinginkan dengan mudah pula. Dengan begitu, tidak salah jika bisnis konveksi memiliki potensi keuntungan tinggi.

Selain itu, ketergantungan orang pada perangkat digital serta keinginan untuk hidup serba praktis menjadikan keberadaan e-commerce sebagai angin segar bagi pebisnis konveksi. Anda dapat melakukan promosi produk melalui e-commerce atau media sosial. Tanpa perlu keluar modal besar, produk Anda bisa dijual dengan lancar.

Lebih lanjut: “5 Platform Sosmed Terbaik bagi UKM Anda”

Memaksimalkan Laba dengan Efisiensi Anggaran

Jika ingin mendapatkan keuntungan besar, Anda harus mampu melakukan efisiensi anggaran secara maksimal. Berikut 5 cara memaksimalkan efisiensi anggaran dalam bisnis konveksi:

  1. Manfaatkan ketersediaan lahan. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, bisnis konveksi tergolong sederhana. Anda dapat menggunakan ruangan yang ada di sekitar rumah, seperti garasi, teras, hingga ruang tamu. Dengan demikian, Anda tidak perlu mengeluarkan uang untuk menyewa tempat produksi.
  2. Tentukan harga produk yang menarik. Penentuan harga merupakan bagian dari efisiensi anggaran. Jika harga mahal, produk Anda terancam tidak laku karena overpriced. Namun, jika terlalu murah Anda akan merugi. Oleh karena itu, Anda harus pertimbangkan harga bahan, tingkat kesulitan, dan lama pengerjaan untuk menentukan harga yang paling sesuai. Tetapi, jangan lupa berikan diskon untuk pelanggan setia, agar mereka juga selalu setia dengan produk Anda. Dengan harga barang yang menarik dan sesuai pasaran, secara otomatis pelanggan akan membeli produk Anda. Jadi promosi gratis bukan?
  3. Lakukan diferensiasi produk. Alokasikan sejumlah dana untuk melakukan diferensiasi terhadap produk kompetitor. Dengan diferensiasi, produk Anda akan memiliki ciri khas, sehingga pelanggan lebih mudah mengingat brand konveksi Anda. Ketika brand sudah dikenal, biaya promosi dapat lebih ditekan.
  4. Buatlah website dan aktif di media sosial. Kedua hal ini tidak membutuhkan alokasi dana yang besar. Meski demikian, promosi melalui website dan media sosial dapat memberikan impact signifikan.
  5. Pilih bahan baku yang terjangkau namun berkualitas. Sebelum mulai produksi, pilih penjual bahan baku yang memberikan harga terjangkau. Meski demikian, jangan abaikan kualitas barangnya, agar pelanggan Anda tidak kecewa. Dengan menghemat pengeluaran bahan baku, margin keuntungan Anda akan semakin besar.

Maksimalkan laba bisnis konveksi Anda dengan lima langkah efisiensi anggaran di atas. Dengan menerapkan cara tersebut, bisnis Anda akan semakin menguntungkan. Besarnya permintaan pasar disertai dengan keberadaan e-commerce akan menambah potensi kesuksesan usaha modal kecil ini.


Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, platform peer-to-peer (P2P) lending nomor 1 di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman. Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Leave a Reply