4 Strategi Pemasaran Produk yang Bisa Dipraktikkan dengan Mudah

strategi pemasaran produk

Bagi para pelaku UMKM, apakah Anda sudah mengetahui bagaimana cara meningkatkan penjualan dalam bisnis? Apakah Anda sudah menggunakan strategi pemasaran produk yang tepat dan sesuai dengan produk yang akan dijual? Jika belum, ini saatnya Anda beralih menggunakan strategi yang tepat, agar penjualan produk semakin meningkat dan bisnis semakin berkembang. Dapatkan informasi seputar strategi pemasaran produk di bawah ini. 

Apa Saja Aspek Dasar Strategi Pemasaran Produk?

Strategi pemasaran produk adalah tindakan memperkenalkan produk ke pasar, sehingga terjadi transaksi jual beli yang diharapkan. Strategi pemasaran produk ini adalah senjata yang dimiliki oleh para pebisnis, agar target penjualan yang telah ditetapkan dapat tercapai. Strategi yang digunakan tentunya tidak sembarangan, strategi pemasaran perlu disesuaikan dengan produk dan target audience bisnis Anda. Dari banyaknya strategi, berikut ini empat aspek dasar yang perlu diperhatikan agar strategi pemasaran yang Anda jalankan dapat berhasil. 

1. Market Position

Market position adalah cara awal yang perlu ditentukan bagi produk Anda. Market position adalah cara untuk memasukkan produk Anda di tengah banyaknya persaingan yang ada di pasar. Di sini, Anda perlu melihat celah dari produk-produk sejenis yang dijual oleh kompetitor. 

Anda perlu mencari kelemahan dan kekuatan dari produk yang dijual oleh kompetitor, lalu ubah setiap kelemahan yang ada menjadi kekuatan bagi produk Anda. Hal ini disebut juga Competitive Analysis, di mana penambahan nilai produk Anda bisa dilakukan dari kelemahan atau celah yang ada di pasar. Untuk menambah nilai lain ke produk yang dijual, Anda juga harus jeli melihat celah yang tersedia di pasar. 

Misalnya produk A yang ada di pasar sedang mengalami kelangkaan akibat permintaan masyarakat yang sedang meningkat, kelangkaan produk tersebut bisa Anda masuki dengan menawarkan produk yang bisa menjadi solusi dari masalah tersebut. Hal penting yang tidak boleh dilupakan adalah produk Anda harus menjawab pain point dan memenuhi kriteria yang dicari oleh target audience

Baca Juga: 5 Fungsi Manajemen Keuangan Di Dalam Bisnis

2. Pricing dan Packaging

Harga dan kemasan juga tidak bisa dianggap remeh dalam menjalankan sebuah bisnis. Saat ini masyarakat sangat tertarik dengan produk yang memiliki kemasan atau packaging yang unik dan estetik. Semakin estetik kemasan produk, semakin besar kemungkinan pasar akan membeli produk Anda. Bahkan kemasan yang unik dan estetik mampu menarik pelanggan untuk membeli produk yang sebenarnya tidak mereka butuhkan. 

Oleh karena itu pastikan Anda mengemas produk sedemikian rupa hingga menjadi estetik. Soal penentuan harga dari produk yang Anda tawarkan, akan dipengaruhi oleh biaya pengemasan dan produksi yang sudah dikeluarkan. Selain itu Anda juga perlu menentukan target pendapatan yang ingin didapatkan. Memperhatikan harga produk sejenis yang ada di pasar juga sangat penting, agar nantinya Anda bisa menetapkan harga yang bersaing. 

Baca Juga: Strategi Marketing Online Gary Vaynerchuk, Yakin Nggak Mau Niru?

3. Promotion 

Setelah menentukan hal-hal dasar pada dua poin sebelumnya, kini saatnya Anda menentukan alat mana yang cocok digunakan dalam mempromosikan produk ke pasar. Saat ini promosi secara online telah memberikan dampak yang besar bagi para pebisnis. Anda dapat menggunakan banyak channel seperti website, marketplace dan media sosial. 

Selain itu Anda juga perlu menyampaikan informasi mengenai produk yang dijual dengan menarik dan kreatif. Anda bisa menyampaikannya dengan alur cerita dan desain yang estetik. Selain itu Anda bisa menggunakan isu-isu yang relevan, agar pelanggan semakin tertarik mengunjungi toko online dan akhirnya membeli produk. 

4. Customer Response

Bagian ini bisa juga kita sebut sebagai bagian evaluasi dari setiap strategi yang telah dilakukan sebelumnya. Dengan setiap penjualan produk yang sudah terjadi, Anda bisa mengumpulkan feedback dari pelanggan mengenai produk dan layanan yang mereka rasakan, supaya nantinya penambahan nilai pada bisnis bisa dilakukan. Selain itu Anda bisa melihat apakah strategi yang sudah dilakukan maksimal atau tidak. Jika tidak, Anda bisa mencoba strategi lainnya untuk meningkatkan penjualan bisnis. 

Baca Juga: Wirausaha: Pengertian, Jenis, dan Contoh

Dengan keempat aspek strategi pemasaran produk di atas, diharapkan bisnis yang Anda miliki bisa mendapatkan tempat di hati para pelanggan dan mampu bersaing dalam persaingan pasar yang sengit.

Demi bisnis yang semakin berkembang, Anda bisa mengajukan pinjaman dana secara cepat dan mudah dengan Modalku. Modalku merupakan platform pinjaman online yang sudah dipercaya oleh puluhan ribu UMKM untuk membantu mereka mengembangkan bisnis. Selain itu Anda juga bisa menjadi pendana yang berkontribusi dalam pengembangan bisnis-bisnis UMKM di Indonesia. Semuanya mungkin dilakukan hanya di Modalku!

Tinggalkan Balasan