Mengatur Waktu agar Bisnis Sampingan Tidak Mengganggu Pekerjaan Utama

Memiliki pekerjaan utama yang akrab dengan jam kerja padat dan deadline bukanlah halangan untuk memulai bisnis sampingan. Selain itu, usaha sampingan juga dapat menjadi wadah untuk merealisasikan gagasan bisnis sesuai keinginan.

Banyak orang merasa bahwa pekerjaan utama mereka tidak memberikan pendapatan yang cukup, sehingga perlu menjalankan usaha sampingan. Di sisi lain, pekerjaan sampingan juga dikhawatirkan dapat mengganggu pekerjaan utama. Kuncinya terletak pada pengaturan waktu yang tepat. Begini cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatur waktu agar bisnis sampingan tidak mengganggu pekerjaan utama.

Sebelumnya, Rencanakan Bisnis Sampingan dengan Matang

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah memastikan bahwa rencana bisnis Anda sudah matang, baik itu usaha kecil maupun besar. Bisnis seperti apa yang hendak Anda lakukan? Dalam bidang apa bisnis ini bergerak? Produk barang atau jasa seperti apa yang mau Anda berikan? Lalu, bagaimana posisi Anda sebagai bisnis baru di tengah kompetitor yang sudah ada sekarang ini? Apa yang harus Anda lakukan agar bisa menciptakan awareness di kalangan target audiens?

Setidaknya itulah beberapa pertanyaan yang harus Anda ajukan kepada diri sendiri. Selain itu, jangan lupa pula memikirkan masalah modal karena bagaimana pun juga bisnis susah berjalan tanpa dana awal, baik usaha modal kecil maupun besar. Anda bisa menggunakan tabungan sendiri, meminjam ke teman dekat, atau bisa juga menggunakan layanan peer-to-peer lending seperti Modalku. Apa pun itu, rencanakan bisnis Anda hingga hal-hal terkecil agar Anda nanti tahu apa yang harus dilakukan untuk mengatur waktu.

Lebih lanjut: “Merencanakan Bisnis Sampingan: Perlu atau Tidak?”

Tips Mengatur Waktu Antara Bisnis Sampingan dan Pekerjaan Utama

Apabila rencana bisnis sudah tepat, eksekusi pun akan menjadi lebih mudah sehingga Anda bisa menghemat banyak waktu. Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda terapkan untuk mengatur waktu antara usaha sampingan dan pekerjaan utama.

Pilih Bisnis yang Berhubungan dengan Pekerjaan Utama

Pertimbangkan untuk memilih bisnis yang Anda kuasai atau linier dengan pekerjaan. Haruskah begitu? Tentu tidak. Tetapi dengan memilih bisnis dengan bidang yang sudah Anda kuasai atau berhubungan dengan pekerjaan utama, maka akan memberikan kemudahan perencanaan dan pelaksanaan usaha sampingan Anda nantinya.

Contohnya jika Anda memiliki hobi mendaki gunung atau kegiatan alam outdoor, Anda bisa membuka usaha sampingan berupa persewaan alat kegiatan outdoor. Atau jika Anda bekerja sebagai pengelola website sebuah perusahaan, membuka usaha sampingan berupa jasa desain website tentu tidak akan terasa berat.

Jadwalkan Kegiatan Bisnis Anda

Mengatur jadwal kapan Anda harus membereskan pekerjaan utama dan kapan Anda bisa dengan leluasa melakukan usaha sampingan adalah hal yang wajib dilakukan. Anda bisa memulai mengatur prioritas, tentukan dan urutkan skala prioritas pada setiap kegiatan yang berkaitan dengan usaha sampingan Anda. Pasalnya, memiliki lebih dari satu pekerjaan (pekerjaan utama dan bisnis sampingan) mengharuskan Anda untuk menjalankan keduanya nyaris bersamaan.

Manfaatkan Weekend Sebaik Mungkin

Weekend merupakan waktu yang terlepas dari pekerjaan utama Anda jika memang hari kerjanya pada Senin-Jumat. Oleh sebab itu, manfaatkan waktu weekend sebaik mungkin dengan cara mencicil pekerjaan yang ada. Hindari menunda pekerjaan karena hal ini akan membuat Anda kesulitan nantinya. Selain itu, menunda-nunda pekerjaan juga bisa mengacaukan daftar prioritas Anda.

Cerdas Mendelegasikan Pekerjaan

Jika usaha sampingan Anda sudah mulai berkembang dan timeline usaha sampingan tersebut sudah mulai masuk ranah waktu pekerjaan utama, pertimbangkan untuk mendelegasikan pekerjaan tersebut pada orang yang yang Anda percaya. Tidak baik untuk memberikan porsi beban kerja yang terlalu banyak pada rekan bisnis. Memaksakan diri untuk membereskan semua beban kerja sendirian juga tidak baik.

Selain membuka lapangan pekerjaan, Anda tentu ingin bisnis sampingan Anda sukses dan berkembang serta pekerjaan utama Anda tetap berjalan. Mendelegasikan pekerjaan juga bisa memfokuskan Anda untuk terus mempromosikan usaha sampingan tersebut agar semakin dikenal dan berkembang.


Melakukan bisnis sampingan sambil tetap mempertahankan pekerjaan utama memang cukup menantang, tetapi tidak mustahil dilakukan. Semoga ulasan di atas bisa membantu Anda mengatur waktu untuk menyeimbangkan keduanya. Good luck!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, platform peer-to-peer (P2P) lending nomor 1 di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman. Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Leave a Reply