Resmi Kantongi Izin OJK, Modalku Sukses Mendanai UMKM di Asia Tenggara hingga Rp 9,2 Triliun

Jakarta, 10 Oktober 2019 -​ Modalku resmi memperoleh izin usaha Perusahaan Penyelenggaraan Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) pada tanggal 30 September 2019 dengan surat tanda berizin KEP-81/D.05/2019. Bagi Modalku, izin usaha OJK ini telah melengkapi izin usaha dari regulator keuangan yang dikantongi perusahaan di masing-masing negara operasionalnya. Selain di Indonesia, Modalku juga beroperasi di Singapura dan Malaysia dengan nama Funding Societies.

Sebelum mengantongi izin usaha dari OJK, Modalku telah resmi terdaftar dan diawasi oleh OJK pada tahun 2017 lalu. Lantas apa beda berizin dan terdaftar? Reynold Wijaya, Co-Founder & CEO Modalku, berkata, “Perubahan status dari terdaftar ke berizin ini seperti naik kelas, dari naik vespa jadi naik mobil. Dengan demikian, kita bisa lebih cepat sampai ke tujuan.” Tujuan yang ingin dicapai Modalku adalah menjadi pilihan alternatif kredit dan alternatif investasi untuk UMKM dan individu di Indonesia. Terbukanya akses pendanaan dan alternatif investasi merupakan bentuk dukungan pada program inklusi keuangan. Dengan inklusi keuangan, perekonomian Indonesia akan makin kuat.

Di tahun 2019 ini, 7 dari 10 UMKM Indonesia masih belum memiliki akses untuk memperoleh pinjaman. Dengan kata lain, ada sekitar 74% UMKM di Indonesia yang menghadapi kendala untuk tumbuh dan berkembang. Sebagai tulang punggung perekonomian, UMKM punya peran penting dalam menghadapi resesi yang mungkin terjadi. Oleh karena itu, Modalku terus berupaya memastikan agar semua UMKM layak mendapatkan akses pinjaman yang mereka butuhkan.

Upaya Modalku dalam memastikan agar semua UMKM layak mendapatkan akses pinjaman mulai menampakkan hasil.  Hal ini dibuktikan dengan kesuksesan Grup Modalku menyalurkan pinjaman usaha hingga Rp 9,2 triliun. Penyaluran pinjaman untuk UMKM di Indonesia mencapai hampir Rp 6 triliun atau sekitar 60%. Angka penyaluran UMKM di pasar Indonesia naik hampir Rp 2 triliun dibandingkan total pendanaan Modalku pada Juli 2019 lalu. Selain menunjukkan pertumbuhan pesat Modalku, peningkatan ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam memajukan perekonomian Indonesia melalui pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Lebih lanjut tentang berita ini di :


Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Leave a Reply