Upaya Meningkatkan Edukasi UMKM Mengenai Fintech

Jakarta, 22 April 2021 — Syukurlah dengan adanya digitalisasi, negara jadi lebih mudah dalam mengatasi permasalahan krisis ekonomi. Sayangnya, dibalik kemudahan digitalisasi, masih ada permasalahan lainnya yang menjadi penghalang bagi bertumbuhnya kegiatan perekonomian di Indonesia. Misalnya saja, tantangan kondisi geografis yang membuat beberapa UMKM mengalami kendala. Selain geografis, tantangan lainnya yang dihadapi pelaku usaha dan UMKM adalah sulitnya mendapatkan akses izin usaha, UMKM yang belum bisa mengelola laporan keuangan dan proposal pinjaman bank, sehingga permasalahan tersebut berimbas kepada UMKM yang kesulitan dalam mengakses modal. Oleh karena itu, sudah seharusnya UMKM didorong mendapatkan edukasi tentang fintech dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Baca juga: Mengenal Aplikasi FinTech yang Membantu UKM

“Literasi di Indonesia cukup rendah. Meski begitu, langkah yang diambil pemerintah sudah mencapai 79%. Bahkan visi dari Pak Presiden diharapkan dapat mencapai 91%. Maka ini akan jadi kerja kerasa bagi kita bersama”. Ujar Dino Milano Siregar, saat berdiskusi di acara AFTECH Fintech Talk kemarin siang (22/4/2021).

Berdasarkan permasalahan tersebut, maka terbitlah sosialisasi buku saku/handbook berjudul “Solusi Fintech yang ditujukan bagi UMKM”. Sosialisasi tersebut disampaikan dalam webinar daring pada Kamis, 22 April 2021.

Acara diadakan secara daring dan ditayangkan secara langsung di Zoom dan Youtube. Webinar bertajuk “Peningkatan Literasi Keuangan Digital & Potensi Kerjasama UMKM dengan Fintech dalam Rangka Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional” tersebut dihadiri oleh berbagai narasumber. Pembicara utama adalah Rizal Edwin Mangsang, Asisten Deputi Ekonomi Digital, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, serta Triyono Gani, Kepala Eksekutif Grup Inovasi Keuangan Digital, Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Acara tersebut juga dihadiri oleh panelis lainnya seperti: Aldi Haryopratomo (wakil ketua umum AFTECH), Petty S. Fatimah (Chief Community Officer Femina), Adjie Wicaksana (Co-Founder & CEO Halofina), Sandy Triady (CEO Rahsa Nusantara), Ir. Irene Swa Suryani (Kementerian Koperasi), Dino Milano Siregar (Direktur Group Inovasi Keuangan Digital OJK), Benedicto Haryono (CEO dan CO-Founder Koinworks), serta Mercy L. Rumondor (Direktur Rx Fashion).

Dalam kesempatan tersebut, OJK menyampaikan harapan supaya masyarakat luas bisa memperoleh investasi dan meningkatkan edukasi UMKM tentang fintech dan inovasi digital.

OJK juga membagikan modul program ‘OJK Infinity’ yang bisa diakses di link berikut  ⇒ https://tinyurl.com/DFLOJK

Irene Swa Suryani dalam diskusinya juga berpendapat bahwa permasalahan edukasi masyarakat di bidang fintech masih minim. Padahal, kehadiran fintech sangat membantu perkembangan usaha yang ada di Indonesia.

Benedicto pun menyampaikan hal yang sama. Menurutnya, tidak semua UMKM sadar tentang literasi keuangan. 

“Makanya ini jadi tanggung jawab kita bersama.Tidak hanya kepada pihak pemberi pinjaman namun juga kepada peminjam.” imbuhnya.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Modalku. Kami hadir untuk melayani UMKM dan berkomitmen penuh untuk mendukung UMKM. Apa yang sudah Modalku lakukan diharapkan juga dapat mendukung pertumbuhan perekonomian negara. Hingga saat ini, Modalku sudah mendukung sekitar 50.000 UMKM, dengan jumlah pinjaman mencapai Rp 19,08 triliun.


Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform pendanaan digital bagi UMKM di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Leave a Reply