Modalku Dukung Peran UMKM dalam Implementasi Ekonomi Hijau

GEIS 2022

Jakarta, 11 – 12 Mei 2022 – Konferensi Green Economy Indonesia Summit (GEIS) 2022 merupakan inisiatif untuk menunjukan komitmen bangsa menuju ekonomi hijau yang inklusif. Pada hari pertama Konferensi, terlihat suara kolektif dari sejumlah lembaga pemerintah menunjukan komitmen mereka terhadap masa depan yang lebih berkelanjutan. Untuk mendukung agenda tersebut, anak perusahaan Warta Ekonomi, yakni Quadrant 1 Komunika menyelenggarakan Konferensi Nasional Green Economy Indonesia Summit (GEIS) 2022. Acara yang bertajuk The Future Economy of Indonesia, digelar secara hybrid yakni secara offline di Hotel Bidakara, Jakarta, serta dapat disimak melalui Zoom dan Live Streaming Channel Youtube Warta Ekonomi. 

Diwakili oleh Annette Aprilana, Modalku juga hadir dalam Konferensi sebagai platform pembiayaan bagi UMKM yang memiliki minat terhadap ekonomi hijau. Selain dari pemain institusional dan ekosistem dalam regulator yang lebih besar, Modalku, didukung oleh BRI Ventures, Softbank, dan Sequoia, berperan signifikan untuk mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang juga berkontribusi terhadap ekonomi hijau. Sebagai salah satu tulang punggung ekonomi negara yang berkembang, UMKM memiliki peran penting untuk mendukung transisi tersebut. Dalam pidatonya pada hari kedua Konferensi, Annette Aprilana, Sustainability & ESG Lead Modalku mengatakan bahwa UMKM memiliki peran penting untuk mendukung ekonomi yang hijau dan inklusif. Tantangan bagi UMKM untuk mendapatkan akses pendanaan dari lembaga keuangan tradisional masih menjadi tantangan, itulah sebabnya platform FinTech seperti Modalku dapat mendukung UMKM yang underbanked dan underserved dalam transisi menuju ekonomi hijau.

Annette Aprilana sedang memaparkan tentang pentingnya peran FinTech dalam mendukung ekonomi hijau

Indonesia memiliki 64 juta UMKM yang berkontribusi 62% terhadap PDB. Selain itu, UMKM juga terbukti mampu menyerap 97% tenaga kerja. Dari data-data tersebut, kita bisa simpulkan betapa besarnya dampak yang ditimbulkan jika UMKM mampu bertransformasi dan mengimplementasikan ekonomi hijau. Saat ini, peran UMKM pun sudah mulai terlihat melalui 3 pola, yakni: 

  1. Inovasi Baru, penggunaan alternatif plastik seperti sedotan, garpu, tas, dan kemasan yang dibuat dari bahan ramah lingkungan seperti rumput laut atau singkong.
  2. Impact Sector, perusahaan di bidang pengelolaan sampah dan rantai pasok limbah yang menangani masalah lingkungan.
  3. Bisnis Model Baru, model bisnis sirkular yang menyediakan produk rumah tangga dengan cara mengisi ulang botol pelanggan yang sudah ada dibandingkan dengan membeli botol atau sachet baru.

Selain membuka akses pendanaan yang lebih inklusif bagi UMKM, Modalku juga mulai meningkatkan kesadaran dalam mendorong UMKM agar mengarah ke industri keberlanjutan yang lebih ramah lingkungan. 

“Kami sudah melihat secara global maupun nasional, bahwa sektor perbankan sudah berperan aktif dalam berkontribusi pada ekonomi hijau. Dengan semangat yang sama, platform FinTech juga sudah bisa mulai untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong UMKM untuk mempertimbangkan praktik-praktik dan inisiatif keberlanjutan,” papar Annette. 

Selain Modalku, acara yang berlangsung 2 hari ini juga dihadiri oleh berbagai stakeholder dari sektor swasta hingga pemerintah. Mulai dari Menteri Koordinator Perekonomian RI, Airlangga Hartanto, hingga jajaran menteri lainnya, yakni Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI Arifin Tasrif: Menteri Lingkungan Hidup & Kehutanan RI, Siti Nurbaya; Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas RI, Suharso Monoarfa; Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita; Menteri Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat RI, Mochamad Basuki Hadimuljono; Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. 

Pada hari kedua, acara dibuka oleh opening speech dari Muhammad Ihsan, CEO Warta Ekonomi dan keynote speech dari Teten Masduki, Menteri Koperasi dan UMKM. Hadir juga Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro Kementerian Investasi/BKPM, Indra Darmawan.

Selain pihak pemerintah, acara ini juga diramaikan dengan perwakilan dari pelaku industri lain seperti Gema Goeryadi, Founder & CEO PT Astronacci International; Vera Eve Lim, Direktor Keuangan Bank BCA dan Fransiska Oei, Compliance, Corporate Affairs & Legal Director Bank CIMB Niaga, serta masih banyak lagi. 


Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform pendanaan digital bagi UMKM di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Tinggalkan Balasan