Masih banyak orang Indonesia yang mengasosiasikan pinjaman dana dengan makna negatif. Dalam benak mereka, pinjaman dana berarti utang, dan hal tersebut dianggap sebagai sebuah beban. Padahal, jika digunakan secara tepat dan disesuaikan dengan kebutuhan, pinjaman dana bisa menjadi hal positif yang dapat memberikan keuntungan.

Di Indonesia, ada beberapa produk pinjaman populer yang kerap digunakan untuk memenuhi beragam kebutuhan. Untuk lebih jelasnya, mari kita bedah satu per satu.

Kartu Kredit

Saat jalan-jalan di pusat perbelanjaan, Anda pasti sering melihat toko yang bekerja sama dengan penerbit kartu kredit tertentu untuk memberikan promo spesial. Misalnya, jika Anda melakukan pembayaran menggunakan kartu kredit X, maka Anda akan mendapatkan diskon sebesar 50%. Belum lagi jika ada toko yang memberlakukan cicilan 0% pada pembayaran produknya.

Promo-promo seperti itulah yang kerap membuat orang tergiur untuk mendaftar kartu kredit. Padahal, nantinya Anda masih harus mencicil tagihan per bulan, tentunya dengan bunga yang telah ditetapkan bank penerbit. Jadi, sebelum apply kartu kredit, sebaiknya Anda mempertimbangkan untung dan ruginya terlebih dulu.

Kelebihan:

  • Memudahkan proses transaksi
  • Fitur cicilan
  • Berbagai fasilitas menggiurkan, seperti promo, diskon, dan akses airport lounge
  • Tak perlu membawa uang cash ke mana-mana
  • Memudahkan transaksi usaha

Kekurangan:

  • Mendorong Anda jadi lebih konsumtif
  • Jika tidak segera melunasi tagihan, tagihan kartu kredit dapat membebani Anda
  • Rentan terjadi fraud

Kredit Pemilikan Rumah

Sesuai dengan namanya, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hanya ditujukan bagi Anda yang ingin membeli rumah dengan sistem kredit. Jika hanya mengandalkan penghasilan bulanan, mustahil rasanya bisa membeli rumah. Itulah kenapa banyak orang memutuskan untuk menggunakan KPR. Namun, tentu ada nilai plus dan minus yang harus Anda pertimbangkan sebelum ikut mendaftar.

Kelebihan:

  • Biaya awal yang tidak terlalu besar
  • Jika seluruh syarat dan uang muka terpenuhi, rumah bisa langsung ditempati
  • Legalitas rumah terjamin
  • Pengembang properti terpercaya
  • Sarana investasi jangka panjang

Kekurangan:

  • Jika beli rumah di kompleks baru, Anda hanya bisa mengambil KPR di bank yang bekerja sama dengan pengembang kompleks tersebut
  • Adanya sistem anuitas, di mana mayoritas cicilan per bulan digunakan untuk membayar bunga hingga lima tahun pertama

Kredit Tanpa Agunan

Untuk mendapatkan pinjaman uang tunai, KTA banyak dipilih oleh orang Indonesia karena sifatnya yang tidak mengharuskan nasabah untuk menyerahkan jaminan. Meski terdengar sangat menguntungkan, tentunya masih ada kelebihan dan kekurangan dari produk pinjaman satu ini. Apa saja?

Kelebihan:

  • Tak perlu menyerahkan jaminan untuk dapat pinjaman
  • Proses relatif cepat
  • Normalnya, pencairan KTA hanya memakan waktu tiga hari kerja
  • Mudah ditemukan, bank pun juga bisa menawarkan fasilitas ini

Kekurangan:

  • Suku bunga relatif lebih tinggi
  • Batas pinjaman berjumlah lebih kecil
  • Jangka waktu pelunasan lebih pendek

Demikianlah ulasan bagian pertama dari tulisan tentang enam produk pinjaman paling populer di Indonesia. Ulasan untuk tiga produk selanjutnya bisa Anda baca di bagian kedua.

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, platform peer-to-peer (P2P) lending nomor 1 di Indonesia. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman. Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.