Tidak semua orang memiliki kemampuan untuk mendelegasikan pekerjaan dan pada akhirnya pekerjaan menumpuk. Mendelegasikan pekerjaan sebenarnya tidak mudah. Anda harus melihat beberapa faktor sebelum memberikan pekerjaan tersebut kepada orang lain karena tidak semua pekerjaan bisa Anda delegasikan.

Di dalam artikel kali ini, kita akan membahas kapan seharusnya Anda mendelegasikan pekerjaan Anda dan kapan seharusnya Anda mengerjakan pekerjaan itu sendiri. Tips di bawah ini akan sangat penting bagi Anda yang sedang mengembangkan bisnis ke ranah yang lebih besar.

Ketahui apa itu wewenang dan tanggung jawab

Dalam menjalankan sebuah bisnis, Anda harus mengetahui apa itu wewenang dan tanggung jawab. Wewenang adalah kekuasaan yang sah dan suatu hak untuk memerintah atau bertindak. Jadi sebagai pemilik bisnis, Anda mempunyai wewenang untuk mendelegasikan pekerjaan Anda. Tanpa wewenang, sebuah perusahaan tidak akan bisa berjalan dengan baik. Sebagai pemilik bisnis, Anda diharuskan mempergunakan dan memanfaatkan wewenang dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai wewenang tersebut malah menghambat pekerjaan Anda.

Setelah itu mari kita mengenal tanggung jawab. Tanggung jawab adalah keharusan untuk melakukan kewajiban atau pekerjaan yang dibebankan kepada seseorang sebagai akibat dari wewenang yang diterima atau dimilikinya. Jadi ketika Anda sudah mendapatkan wewenang untuk mengerjakan tugas, Anda harus bertanggung jawab menyelesaikannya. Begitu pula ketika Anda memberikan wewenang pekerjaan kepada karyawan Anda, mereka wajib menyelesaikannya karena sudah termasuk tanggung jawabnya.

Dahulukan prioritas perusahaan

Sebagai pemilik perusahaan, Anda wajib mendahulukan prioritas perusahaan. Contoh prioritas perusahaan adalah membuat keputusan yang mempengaruhi masa depan perusahaan, seperti menentukan harga atau menentukan peminjaman modal tambahan. Anda tentu tidak mungkin mendelegasikan pekerjaan tersebut kepada karyawan.

Jadi, usahakanlah agar pekerjaan yang mempengaruhi masa depan perusahaan selain dikerjakan sendiri, juga dikerjakan terlebih dahulu. Gunakan sebagian besar waktu dan energi Anda untuk pekerjaan prioritas ini. Untuk pekerjaan yang dinilai bukan prioritas utama, Anda bisa mulai mendelegasikan pekerjaan kepada karyawan Anda.

Salah satu kunci dari perkembangan perusahaan adalah delegasi. Anda tidak perlu mengerjakan semua pekerjaan Anda sendiri. Apalagi jika pekerjaan tersebut bukan ranah kemampuan Anda, misalnya akuntasi ataupun desain. Jika Anda tidak bisa melakukan pekerjaan tersebut, itu berarti sudah saatnya Anda mendelegasikan pekerjaan. Delegasi pekerjaan akan membantu Anda untuk menghemat waktu dan pekerjaan yang sulit dapat dikerjakan bersama-sama.

Ketika Anda pertama kali memimpin sebuah perusahaan, Anda memang akan kesulitan untuk memilih mendelegasikan pekerjaan atau tidak. Jadi Anda membutuhkan sedikit pengalaman dan keberanian untuk memilah mana saja pekerjaan yang harus Anda kerjakan sendiri dan mana yang harus didelegasikan.