Saat terasa berat menjalankan bisnis, tandanya Anda membutuhkan partner atau mitra usaha untuk membantu menyukseskan bisnis. Orang inilah yang akan menghabiskan banyak waktu dengan Anda untuk bekerja sama mengembangkan usaha. Oleh sebab itu, Anda tidak boleh sembarangan dalam memilih partner bisnis. Lakukan cara-cara berikut ini untuk mendapatkan partner bisnis yang tepat!
Pilih mitra usaha dengan passion yang sama
Salah satu hal paling penting yang perlu Anda perhatikan saat memilih partner bisnis adalah passion. Pilihlah partner yang mempunyai passion sama dengan Anda dan sejalan dengan bisnis. Misalnya, apabila Anda sedang mengembangkan usaha kedai kopi, pastikan calon partner Anda memiliki passion di bidang F&B, terutama industri kopi.
Dalam menjalankan bisnis, pasti akan muncul tantangan dan situasi di luar prediksi. Adanya passion dapat menjadi faktor penggerak bagi seorang mitra untuk terus maju mengatasi tantangan tersebut, sehingga ia akan terpacu untuk selalu memberikan yang terbaik.
Cek track record calon mitra usaha
Jangan lupa memeriksa track record calon mitra usaha Anda, terutama rekam jejaknya di dunia bisnis. Cari tahu apakah ia pernah mendirikan bisnis sebelumnya? Bagaimana kondisi perusahaan tersebut? Lalu, pengalaman apa saja yang pernah ia jalani dalam kehidupan profesionalnya?
Tak kalah penting, pastikan pula calon partner bisnis tidak pernah terlibat kasus seperti korupsi atau nepotisme. Melakukan ini tidak hanya untuk menyelamatkan kredibilitas bisnis Anda, tapi juga menjaga kepercayaan konsumen terhadap bisnis yang Anda jalankan.
Sesuaikan skill mitra dengan celah yang dibutuhkan
Supaya kerja sama dengan mitra bisnis memberikan hasil optimal, Anda perlu memeriksa keseimbangan skill di antara kedua pihak. Usahakan memilih partner dengan skill yang dibutuhkan oleh bisnis Anda, terutama jika Anda kurang menguasai skill tersebut.
Misalnya, saat ini bisnis Anda sudah memiliki produk dengan kualitas sangat baik, bahkan riset yang Anda dan tim lakukan sudah membuktikannya. Namun, Anda kesulitan menarik pelanggan karena marketing yang kurang. Untuk itu, sebaiknya pilihlah mitra usaha yang punya skill mumpuni di bidang marketing sehingga bisa mengisi celah tersebut.
Perhatikan kesehatan finansial mitra bisnis
Pengembangan bisnis pasti membutuhkan dana. Meskipun mungkin sudah mendapat suntikan dana dari investor atau pinjaman bank, ada kalanya Anda harus mengeluarkan biaya dari kantong sendiri. Sampaikan hal tersebut kepada calon mitra bisnis supaya ia tahu kondisi yang akan dihadapi.
Itulah kenapa Anda perlu memperhatikan kesehatan finansial calon mitra bisnis. Dengan finansial yang stabil, akan lebih mudah bagi Anda dan mitra bisnis untuk bekerja sama. Selain itu, mitra bisnis dengan kondisi keuangan sehat juga dapat mendukung kredibilitas bisnis.
Pertimbangkan kemampuan komunikasi dan kolaborasi
Selama masa pendekatan dengan calon mitra bisnis, perhatikan kemampuannya dalam melakukan komunikasi dan kolaborasi. Apakah ia responsif saat mengobrol dan bertukar pesan dengan Anda? Bagaimana cara ia menyampaikan ide dan pikirannya? Tak kalah penting, seperti apa responsnya saat mendapatkan feedback?
Seorang mitra usaha wajib menguasai skill komunikasi dan kolaborasi yang baik. Apalagi, nantinya ia tidak hanya akan bekerja sama dengan Anda, tapi juga bersama para anggota tim lain yang tergabung dalam bisnis Anda. Komunikasi yang baik dapat menunjang kolaborasi secara optimal.
Ketahui toleransi risiko mitra dengan baik
Menjalankan bisnis merupakan aktivitas yang penuh risiko. Dengan dunia bisnis yang begitu dinamis, rasanya tiap keputusan yang Anda ambil akan selalu memiliki risiko tersendiri. Oleh sebab itu, cari tahu sebesar apa toleransi risiko yang dimiliki oleh calon mitra bisnis.
Sebaiknya, bekerjasamalah dengan mitra bisnis yang punya tingkat toleransi tinggi terhadap risiko, tapi di sisi lain juga tidak gegabah dalam mengambil keputusan. Bersama-sama, Anda dan mitra bisnis bisa sesekali mencoba keluar dari comfort zone, tentunya disertai dengan manajemen risiko untuk meminimalisir terjadinya kerugian.
Lakukan berbagai cara di atas untuk memilih mitra usaha yang tepat dan mampu membawa bisnis Anda menuju kesuksesan. Apabila proses pengembangan bisnis membutuhkan dana tambahan, tak perlu khawatir karena Anda dapat mengandalkan Modalku sebagai partner pendanaan produktif untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Bersama Modalku, Anda bisa mengajukan pendanaan kredit hingga Rp2 miliar untuk mendukung pertumbuhan ekosistem bisnis. Layanan pendanaan yang tersedia pun beragam sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda, mulai dari Modal Proyek, Term Loan, hingga Finance Financing. Kabar baiknya lagi, layanan pendanaan dari Modalku juga tidak membutuhkan jaminan apa pun dan tenornya bisa diatur hingga 12 bulan.

