6 Cara Siasati Kenaikan Target dari Principal dengan Dana Pinjaman

dana pinjaman

Target pembelian barang bisnis distribusi FMCG Anda meningkat dari sebelumnya? Itu artinya principal semakin percaya kepada Anda! Kenaikan target ini memang menguntungkan dalam jangka panjang, tapi di saat yang bersamaan, Anda juga membutuhkan modal lebih untuk memenuhinya. Nah, dana pinjaman bisa membantu Anda menghadapi target baru tersebut. Agar penggunaannya lebih efektif, Anda perlu menerapkan sejumlah strategi yang tepat. Mari simak tips berikut ini!

Tips Hadapi Kenaikan Target dari Principal dengan Dana Pinjaman

Buat rencana keuangan yang jelas

Pertama, Anda perlu membuat rencana keuangan yang jelas dan terperinci. Pahami kebutuhan dana untuk memenuhi target stok barang dan perhitungkan juga biaya operasional lainnya seperti logistik, penyimpanan, dan pemasaran. 

Dalam menyusun rencana keuangan, pastikan Anda juga mempertimbangkan proyeksi pendapatan dari penjualan barang yang akan didistribusikan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa dana pinjaman yang Anda ambil bisa lunas tepat waktu tanpa mengganggu kelancaran operasional bisnis Anda. Dengan rencana yang matang, Anda dapat menggunakan setiap rupiah dengan efisien.

Prioritaskan penggunaan dana yang penting

Setelah mendapatkan dana pinjaman, pastikan Anda memprioritaskan penggunaannya untuk hal-hal yang paling penting. Utamakan pembelian stok barang yang menjadi target utama principal dan hindari menggunakan dana tersebut untuk kebutuhan yang kurang mendesak atau bahkan tidak relevan dengan tujuan bisnis Anda.

Dengan memprioritaskan kebutuhan utama, Anda bisa menjaga kredibilitas di mata principal karena target stok barang berhasil terpenuhi sesuai kesepakatan.

Kelola risiko keuangan

Mengambil dana pinjaman tentu memiliki risiko tersendiri, terutama tanpa pengelolaan arus kas yang baik. Oleh karena itu, Anda perlu memiliki strategi manajemen risiko yang solid. Pastikan Anda memiliki cadangan dana untuk mengantisipasi situasi tak terduga, seperti penurunan permintaan pasar atau keterlambatan pembayaran.

Untuk berjaga-jaga, Anda juga bisa mempertimbangkan asuransi untuk sebagian aset bisnis Anda. Sebab, asuransi dapat memberikan perlindungan tambahan dan membantu Anda mengurangi dampak risiko keuangan yang mungkin terjadi akibat kerusakan atau kehilangan.

Pantau arus kas secara rutin

Ketika Anda memantau arus kas secara berkala, Anda dapat memastikan bahwa pendapatan dari penjualan cukup untuk menutupi biaya operasional dan pembayaran cicilan dana pinjaman. Jika Anda menemukan ketidakseimbangan, segera lakukan penyesuaian untuk menghindari masalah keuangan yang lebih besar.

Untuk mempermudah pengawasan cash flow secara real-time, Anda bisa menggunakan software akuntansi atau aplikasi manajemen keuangan. Dengan begitu, Anda dapat lebih cepat mengambil keputusan yang akurat dalam mengelola keuangan bisnis Anda.

Diversifikasi sumber pemasukan

Saat menghadapi kenaikan target stok barang, Anda juga bisa menggunakan dana pinjaman untuk menjalankan strategi diversifikasi. Misalnya, jika Anda selama ini hanya mendistribusikan produk makanan, Anda bisa menambahkan produk minuman atau kebutuhan rumah tangga ke dalam portofolio Anda.

Selain itu, Anda juga dapat mencari peluang untuk menjual produk ke daerah yang belum terjangkau atau ke segmen pelanggan baru. Diversifikasi ini akan membantu Anda meningkatkan pendapatan dan mengurangi ketergantungan pada satu jenis produk atau pasar tertentu.

Automasi adalah kunci

Automasi manajemen inventaris, pemesanan, dan pengiriman dapat menjadi solusi yang sangat efektif untuk meningkatkan efisiensi operasional bisnis Anda. Sebab, teknologi ini akan membantu Anda mengurangi biaya operasional dan meningkatkan kecepatan distribusi tanpa human error

Maka dari itu, tidak ada salahnya menggunakan dana pinjaman untuk mengadopsi teknologi software tersebut. Pilihlah sistem yang dapat terintegrasi dengan baik dan memberikan data yang akurat untuk mendukung pengambilan keputusan.

#UntungAdaModalku untuk Tambah Stok Barang!

Bagaimana jika target baru dari principal membutuhkan pengeluaran hingga miliaran rupiah untuk pembelian barang dalam jumlah besar? Jangan khawatir, produk Pendanaan Institusi dari Modalku siap membantu badan usaha PT/CV di Jabodetabek, Surabaya, dan Bali! 

Dengan pendanaan berbasis PO, invoice, dan pinjaman berjangka yang dapat dipilih sesuai kebutuhan bisnis, Anda bisa mendapatkan modal ekstra hingga Rp2 miliar. Tentunya, selain menambah stok barang, nominal ini juga bisa menutupi kekurangan untuk penambahan armada dan SDM distribusi ke wilayah lain, serta keperluan penting lainnya. 

Selain itu, tenor pelunasannya juga fleksibel, sehingga akan meringankan manajemen keuangan bisnis distribusi FMCG Anda. Bagaimana cara mendapatkannya? Yuk, dapatkan informasi selengkapnya di halaman ini!

Ajukan Pendanaan Institusi

Subscribe

* indicates required

Tinggalkan Balasan