Apakah Anda pernah ingin menginvestasikan uang untuk berkontribusi bagi masyarakat? Jika iya, mendanai UMKM adalah pilihan yang tepat. Sebab, dengan berinvestasi bagi perkembangan UMKM, Anda telah mendukung pemerataan lapangan kerja sekaligus kemajuan ekonomi Indonesia. Namun, supaya keuntungan dari pendanaan UMKM lebih banyak, Anda perlu memilih platform yang paling tepat. Dengan banyaknya platform pendanaan untuk UMKM saat ini, bagaimana cara menemukan opsi yang terbaik? Simak di sini!
1. Pertimbangkan track record platform pendanaan UMKM
Saat memilih platform untuk pendanaan UMKM, Anda perlu mempertimbangkan seberapa bagus rekam jejak atau track record-nya. Sebab, hal ini menunjukkan bahwa penyedia layanan tersebut memang berkomitmen bagi perkembangan bisnis berskala kecil di Indonesia dengan langsung menyalurkan dana kepada pemohon. Untuk mengetahui seberapa bagus reputasi platform tersebut, Anda bisa melihat seberapa banyak UMKM yang telah berhasil berkat mereka serta apakah platform yang dimaksud sudah memiliki izin dari pihak berwenang.
2. Dapatkan testimoni dari pemohon dan investor
Jika Anda masih merasa ragu-ragu memilih platform pendanaan UMKM untuk memulai perjalanan investasi, jangan khawatir! Anda bisa mendapatkan opini yang lebih menyeluruh dari testimoni orang lain, terutama pemilik UMKM yang pernah mengajukan permohonan bantuan dana dan investor yang terdaftar di platform tersebut.
Untungnya, di era digital seperti sekarang, mencari review dari sekian banyak orang sudah lebih mudah karena Anda dapat membaca komentar di website khusus media konsumen atau media sosial.
3. Ketahui potensi besaran imbal hasil pendanaan
Setiap investor pastinya ingin hasil investasi mereka menghasilkan keuntungan besar. Oleh sebab itu, Anda perlu mengetahui kira-kira berapa keuntungan yang akan diperoleh dari bagi hasil bersama penyedia platform dan pemilik UMKM.
Alasannya, dengan potensi return yang besar dari pendanaan UMKM, Anda pun juga bisa menikmati lebih banyak uang untuk memenuhi berbagai tujuan jangka panjang di masa depan. Namun, di saat yang bersamaan, Anda juga perlu berhati-hati pada platform yang menjanjikan persentase terlalu besar dalam waktu singkat karena ada kemungkinan penipuan.
4. Pahami strategi manajemen risiko platform
Kenyataannya, tidak semua bisnis kecil yang dirintis akan berhasil hingga beberapa tahun ke depan. Selain itu, tidak menutup kemungkinan pemohon dana juga akan kesulitan melunasi pinjaman yang mereka berikan karena berbagai alasan.
Maka dari itu, Anda perlu mempertimbangkan bagaimana sebuah platform pendanaan UMKM menyikapi risiko tersebut agar hasil investasi Anda tidak merugi. Untuk mengetahuinya, telusuri kebijakan penyedia layanan tentang gagal bayar dan pelanggaran ketentuan bagi hasil sedalam mungkin.
5. Perhatikan akses layanan bantuan investor
Ada kalanya Anda akan mengalami masalah saat berinvestasi seperti mengurus dana yang tersangkut di akun atau membutuhkan informasi dari fact sheet sebuah bisnis. Dua hal ini bisa saja menghambat kesuksesan Anda berinvestasi di platform pendanaan UMKM, sehingga Anda juga harus memperhatikan seberapa mudah akses layanan bantuan platform tersebut bagi investornya.
Umumnya, platform pendanaan yang baik menyediakan kanal komunikasi melalui telepon, e-mail, media sosial, halaman khusus FAQ, atau lainnya. Setelah mengetahui keberadaan layanan tersebut, jangan lupa memeriksa seberapa cepat waktu responsnya.
6. Pertimbangkan jumlah investasi minimumnya
Umumnya, platform pendanaan UMKM mensyaratkan nominal minimum untuk investasi agar pemilik bisnis yang terdaftar sebagai pemohon sekaligus pihak penyedia layanan sama-sama memperoleh keuntungan signifikan.
Jadi, langkah terakhir yang sangat penting saat memilih platform untuk investasi UMKM adalah dengan memperhatikan kecocokan syarat setorannya dengan kemampuan finansial Anda saat ini. Pasalnya, jika Anda memaksakan diri untuk mengalokasikan lebih banyak uang demi investasi di saat kondisi tidak memungkinkan, Anda berpotensi merugikan diri sendiri.
Kuncinya, saat memilih platform pendanaan UMKM yang terbaik bagi Anda, Anda perlu mempertimbangkan sejumlah hal: reputasi penyedia layanan, potensi keuntungan, strategi pengelolaan risiko gagal bayar, kemudahan mendapatkan bantuan, dan syarat investasi minimumnya. Lalu, adakah platform yang memenuhi semua syarat tersebut? Ya, salah satunya adalah Modalku!
Dengan Modalku, Anda bisa menjadi pemberi dana UMKM cukup dengan modal awal mulai dari Rp100 ribu dan bunga hingga 17%! Untuk Anda yang sudah memiliki banyak kekayaan, menjadi VIP Lender Modalku adalah pilihan yang tepat karena berbagai keuntungannya: ketersediaan Personal Relationship Manager, banyaknya kesempatan memperoleh hadiah khusus, serta cashback hingga Rp2 juta dalam program referal yang berlangsung hanya hingga Desember 2023.
Apa pun pilihan Anda, Anda tidak perlu khawatir soal risiko berlebih karena tingkat gagal bayar Modalku tidak mencapai 1%. Tunggu apa lagi? Yuk, daftarkan diri Anda untuk memajukan ekonomi nasional bersama UMKM!

