Tips Menjaga Hubungan Bisnis yang Baik dengan Supplier

motivasi karyawan

Terlepas dari apakah PT/CV Anda menawarkan produk atau jasa, tentunya Anda akan memerlukan bahan baku untuk tahapan produksi serta memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen. Untuk mendapatkan bahan baku tersebut, Anda harus menjalin hubungan bisnis dengan supplier tertentu. 

Tapi, ketika Anda mempertahankan relasi yang baik dengan supplier, Anda bisa mendapatkan lebih banyak keuntungan, salah satunya kepastian pasokan. Tenang, Anda dapat menjaga hubungan kerja sama yang baik melalui tips-tips berikut!

1. Ketahui core values supplier

Untuk membangun dan menjaga hubungan bisnis yang baik dengan supplier, Anda perlu mengetahui apa saja core values mereka. Dengan kata lain, nilai-nilai penting yang mereka pegang dalam setiap pengambilan keputusan dan pelaksanaan operasional bisnis. Lalu, Anda bisa menemukan kesamaan nilai dalam bisnis Anda, atau setidaknya berusaha menjalankan values tersebut.

Contohnya, kalau nilai terpenting bagi mitra Anda adalah prinsip berkelanjutan, Anda bisa menyoroti upaya pelestarian lingkungan serta pemberdayaan masyarakat dari bisnis Anda ketika berkomunikasi dengan supplier.

2. Pelajari kebijakan supplier secara mendetail

Selain mengetahui core values dari supplier, Anda juga perlu memahami kebijakan yang mereka terapkan secara menyeluruh untuk bisa menjaga hubungan bisnis yang baik. Contohnya, mungkin saja mitra supplier Anda hanya menerima perubahan detail pemesanan paling lambat satu bulan sebelum pengiriman, dan Anda perlu mengirimkan permintaan tersebut secara tertulis untuk keperluan pengarsipan mereka. 

Nah, supaya Anda dapat berhubungan baik dengan mereka, Anda perlu mematuhi prosedur tersebut ketika ingin mengajukan perubahan pesanan.

3. Jaga komunikasi rutin dengan supplier

Anda memang bisa mempertahankan hubungan bisnis yang solid dengan supplier kalau Anda menaati kebijakan dan SOP mereka. Namun, ada satu cara lagi yang dapat Anda lakukan untuk benar-benar memperkuat hubungan kerja sama tersebut, yaitu melalui komunikasi rutin.

Tentunya, wujud komunikasi ini tidak hanya sebatas mengirimkan permintaan pemesanan atau melaporkan kesalahan yang ditemukan. Justru, tidak ada salahnya Anda menanyakan kabar supplier dan bantuan seperti apa yang mereka butuhkan untuk mempermudah kinerja mereka. Bahkan, aksi sesederhana mengirimkan ucapan hari raya juga bisa memperkuat hubungan baik.

4. Berikan apresiasi kepada supplier

Salah satu kunci dari hubungan bisnis yang kuat adalah menunjukkan bagaimana Anda menghargai orang lain yang bekerja sama dengan Anda. Dalam konteks hubungan kerja dengan supplier, Anda bisa memberikan apresiasi kapanpun mereka berhasil memenuhi target pengiriman tepat waktu atau melakukan peningkatan dari proses pengiriman barang mereka. 

Intinya, setiap kali Anda menemukan bahwa mitra Anda telah mengerahkan usaha ekstra untuk memenuhi tugas dengan baik, jangan lupa berikan mereka pujian dan komentar positif. Entah itu secara lisan maupun tertulis, bergantung dari metode komunikasi yang paling sering Anda gunakan.

5. Berikan evaluasi secara adil dan tepat waktu

Tidak menutup kemungkinan Anda akan menemui masalah atau kesalahan saat melaksanakan strategi penjualan, bahkan jika Anda sudah membuat rencana mendetail di awal. Jika demikian, Anda perlu menenangkan diri dan memberi tahu supplier tentang apa saja yang perlu mereka tingkatkan dengan baik.

Alih-alih menyalahkan mereka, coba ajak mereka memahami poin tersebut dan mencari solusinya bersama-sama. Lalu, jangan menunggu terlalu lama hingga masalah tersebut semakin berlarut. Justru, Anda harus segera memberi kabar jika menemukan hal yang mengganjal agar masukan Anda semakin bermakna.

6. Lakukan pembayaran tepat waktu

Tips terakhir yang tidak kalah penting untuk menjaga kelangsungan hubungan bisnis dengan supplier adalah membangun kebiasaan melunasi tagihan sebelum jatuh tempo. Mengapa demikian? Sama seperti bisnis Anda, usaha supplier juga memerlukan pemasukan yang stabil agar tetap bisa beroperasi. Karena itu, bisa saja mereka akan memutus hubungan kerja sama dengan usaha yang menghambat pendapatan mereka.

Untuk mencegahnya, pastikan Anda membuat daftar prioritas dan pengingat untuk menyelesaikan kewajiban pembayaran secara tepat waktu. Dengan demikian, supplier juga akan lebih senang berbisnis bersama Anda.

Untuk menjaga hubungan bisnis yang baik dengan supplier agar Anda tetap mendapatkan pasokan bahan baku demi penjualan, Anda perlu berkomunikasi secara rutin serta membayar tagihan tepat waktu. Namun, bagaimana jika Anda kesulitan melunasi pembayaran tersebut karena keterbatasan dana? 

Selain bernegosiasi dengan mitra, Anda juga bisa memenuhi kebutuhan finansial badan usaha Anda dengan layanan pendanaan Modalku khusus untuk PT dan CV di Jabodetabek dan Surabaya. Cukup dengan mengisi formulir secara online, Anda dapat mengajukan permohonan pendanaan kredit hingga Rp2 miliar tanpa agunan dengan jangka waktu pelunasan fleksibel sampai 12 bulan.

Produk pendanaan yang ditawarkan Modalku juga beragam, mulai dari invoice financing sampai APF PayLater. Jadi, Anda bisa memilih yang paling sesuai dengan skala dan industri badan usaha Anda berdasarkan detail di sini!

Ajukan Modal Usaha

Subscribe

* indicates required

Tinggalkan Balasan