Ketika baru merintis bisnis idaman, tidak menutup kemungkinan Anda memutuskan untuk menjalankannya secara online untuk menghemat biaya sewa sekaligus operasional. Tapi, seiring dengan berjalannya waktu, tidak ada salahnya Anda memulai proses ekspansi bisnis ke model toko offline, lho! Sebab, strategi ini bisa membantu Anda menghasilkan lebih banyak keuntungan untuk melengkapi layanan bisnis online. Bagaimana caranya? Anda bisa mempelajarinya di sini!

Apa Manfaat Ekspansi Bisnis ke Model Offline?

Melakukan ekspansi bisnis dari model online ke offline bisa meningkatkan penjualan karena konsumen Anda bisa melihat langsung produk yang Anda jual. Hal ini akan sangat menguntungkan jika Anda memperdagangkan barang yang sulit dirasakan secara lebih mendalam tanpa mendatangi toko fisik, contohnya barang elektronik, pakaian, parfum, makanan, dan masih banyak lagi. 

Jika konsumen bisa mengetahui tekstur, aroma, rasa, dan kualitas suara sebuah objek, mereka akan lebih mudah menentukan pilihan untuk membeli barang sekaligus mempromosikan bisnis Anda.

6 Tips Transisi Bisnis Online ke Offline

Jadi, apa saja yang harus Anda perhatikan ketika ingin ekspansi bisnis online dengan membuka cabang toko fisik agar semakin untung? Berikut adalah tips efektifnya:

1. Ketahui model bisnis Anda sebaik mungkin

Sebelum memulai proses ekspansi bisnis dari toko online ke offline, Anda perlu mengetahui apakah model bisnis Anda saat ini memungkinkan untuk berpindah media. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Anda dapat mempertimbangkan apa saja aspek yang sebenarnya konsumen butuhkan untuk mendapatkan kualitas produk dan layanan terbaik, tetapi tidak bisa karena keterbatasan channel.

2. Periksa kesiapan budget saat ini

Jika Anda sudah memastikan bahwa model bisnis saat ini memang cocok untuk proses ekspansi bisnis dari online ke offline, sekaranglah saatnya Anda mengecek kecukupan dana. Sebab, proses membuka toko fisik akan membutuhkan banyak uang, terutama untuk menyewa lokasi dan memindahkan barang-barang ke tempat tersebut. Selain itu, Anda juga akan memerlukan dana tersebut untuk melakukan perawatan berkala terhadap infrastruktur toko agar tetap awet.

3. Tentukan lokasi toko yang strategis

Setelah memastikan bahwa budget Anda sudah mencukupi untuk memulai ekspansi bisnis ke model toko fisik, Anda bisa langsung memilih lokasi pembukaan toko baru sendiri. Supaya toko Anda lebih mudah ditemukan oleh calon pelanggan, pastikan Anda memilih tempat yang mudah dijangkau dengan berbagai moda transportasi sekaligus ramai dikunjungi banyak orang.

4. Rencanakan tata letak toko sebaik mungkin

Sama seperti katalog di e-commerce, kelengkapan dan tata letak toko fisik juga akan memengaruhi minat belanja pelanggan Anda. Maka dari itu, agar mereka tetap tertarik, jangan lupa mempelajari seluk-beluk ruangan yang ada di toko fisik Anda untuk meletakkan produk dan memasang dekorasi. Jadi, toko Anda akan lebih tertata sekaligus menarik.

5. Terapkan strategi marketing yang menarik

Kunci lain dari keberhasilan ekspansi bisnis dari toko online ke offline terletak pada keunikan strategi promosinya. Untuk membangun antusiasme pelanggan terhadap toko fisik yang baru saja Anda buka, Anda bisa memanfaatkan momentum ini sebagai ajang launching yang menarik. 

Misalnya, Anda dapat memberikan hadiah gratis kepada beberapa orang pertama yang mendatangi lokasi toko baru Anda. Alternatifnya, Anda dapat menggelar promosi diskon grand opening selama periode waktu terbatas jika konsumen membeli barang di lokasi toko offline.

6. Seimbangkan bisnis online dan offline

Meskipun Anda sudah berhasil membuka toko offline yang baru, bukan berarti Anda harus meninggalkan bisnis online yang sudah lama dirintis. Justru, dengan pengalaman belanja yang terintegrasi, Anda dapat mencetak lebih banyak keuntungan. 

Konsumen di daerah yang jauh dengan toko fisik Anda tetap bisa mendapatkan produk yang mereka inginkan. Sedangkan, untuk mereka yang tinggal di dekat lokasi toko offline, mereka dapat langsung membeli barang kebutuhan tanpa harus menunggu diantar oleh jasa ekspedisi. Agar lebih mudah, Anda dapat merekrut orang yang tepat untuk mengelola keduanya.

Setelah Anda berhasil dengan proses ekspansi bisnis ke model toko offline, tidak ada salahnya Anda menggabungkan metode pemasaran digital dan fisik, lho. Contohnya, dengan mengabarkan promosi terbatas untuk belanja di toko fisik melalui media sosial, atau bahkan menawarkan layanan pengambilan barang sendiri di toko.

Jika Anda terhambat oleh dana yang tidak cukup untuk mewujudkan strategi promosi tersebut, jangan khawatir! Sebab, ada Modalku yang bisa mendanai bisnis Anda dengan modal hingga Rp2 miliar dan suku bunga kompetitif. Untuk informasi lebih lanjut tentang manfaat dan cara pengajuannya, Anda bisa klik tombol berikut ini.

Ajukan Modal Usaha