Pengembangan software manajemen bisnis biasanya menggunakan dua jenis metodologi, yaitu agile dan waterfall. Namun dalam pengaplikasiannya, Anda harus memilih salah satu dari dua metode tersebut yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan karena sifatnya yang cukup berbeda. Lantas, apa yang membedakan keduanya dan mana yang merupakan pilihan terbaik bagi Anda?

Waterfall adalah prinsip manajemen bisnis yang mendorong seseorang untuk menuntaskan satu tahapan sebelum berlanjut ke step berikutnya. Sementara itu, agile memungkinkan Anda untuk menyelesaikan beberapa tahapan di waktu yang sama.

Karena sifatnya non-linier inilah, banyak yang menilai akan lebih menguntungkan jika menerapkan metodologi agile dalam proses manajemen bisnis Anda. Memang, apa saja manfaatnya untuk kemajuan usaha Anda?

7 Kelebihan Manajemen Bisnis dengan Agile

Karena banyak diterapkan dalam pengembangan business management software, apa saja kelebihan prinsip agile ini untuk kesuksesan bisnis Anda?

1. Produktivitas yang lebih tinggi

Kelebihan pertama yang dapat Anda rasakan ketika menggunakan software manajemen bisnis yang menganut prinsip agile adalah produktivitas yang lebih tinggi. Sebab, karyawan perusahaan jadi bisa mengerjakan beberapa tahapan di saat yang sama tanpa perlu menunggu salah satunya selesai lebih dulu. Ini tentunya bisa memangkas waktu yang biasanya ada pada setiap tahapan. Anda dan tim bisa langsung mengerjakan banyak hal secepat mungkin dan berlanjut ke step berikutnya setelah selesai.

2. Manajemen bisnis agile meningkatkan kualitas produk

Manfaat berikutnya adalah perusahaan bisa meningkatkan kualitas produk yang ditawarkan. Dengan sistem yang bisa terus memberikan uji coba dan perbaikan sepanjang waktu, artinya Anda bisa merevisi kapan pun Anda mau. Hal semacam ini tentunya dapat memberikan poin tambahan bagi perusahaan Anda di mata pelanggan.

3. Budaya kerja yang lebih kolaboratif

Salah satu ciri khas yang akan perusahaan Anda miliki ketika menerapkan prinsip manajemen bisnis agile adalah budaya kerjanya yang terasa lebih kolaboratif. Tidak akan ada pengkotak-kotakan, mana yang merupakan hasil kerja Anda dan anggota tim lainnya. Semuanya menjadi tanggung jawab bersama supaya bisa mewujudkan produk berkualitas terbaik.

Dengan budaya kerja yang semacam ini, ikatan antar-karyawan pun akan lebih dekat lagi. Dampaknya, sense of belonging terhadap perusahaan bisa ditingkatkan, apalagi bila nantinya hasil kerja berbuah sangat baik. Tentunya, ini dapat mendorong perusahaan Anda untuk lebih berkembang lagi dibandingkan dengan sekarang.

4. Menjamin kepuasan pelanggan

Prinsip agile juga sejalan dengan menjamin kepuasan pelanggan. Dengan memprioritaskan pada kualitas produk, artinya perusahaan sangat peduli terhadap hasil akhir yang maksimal sehingga bisa menghasilkan feedback-feedback positif dari customer. Saat Anda berorientasi pada kepuasan pelanggan, pertumbuhan bisnis otomatis akan ikut meningkat. Sebab, kemungkinan pelanggan Anda yang satu itu akan menyebarkan testimoni mengenai bisnis Anda ke orang lain lagi. Secara tidak langsung, Anda telah berinvestasi pada strategi marketing word of mouth.

5. Bisnis lebih tahan banting terhadap perubahan

Sesuai kemampuan perusahaan yang dapat terus memperbaiki mutu produk, kemampuan bisnis dalam menghadapi tantangan pun akan meningkat. Sebagai pelaku usaha, Anda tentu akan dihadapkan dengan berbagai masalah atau perubahan. Dengan background yang terus mengutamakan kepuasan pelanggan, Anda pasti lebih cepat beradaptasi dan inilah yang membuat bisnis Anda dapat bertahan.

6. Bisnis lebih cepat masuk ke pasar

Masih berhubungan dengan ciri khas prinsip agile yang mengutamakan pelanggan, produk-produk yang dihasilkan tentunya akan menjawab kebutuhan mereka. Itulah mengapa bisnis dapat lebih cepat masuk ke pasar, bahkan bersaing dengan perusahaan-perusahaan kompetitor yang sudah ada sebelumnya. Saat bisnis berhasil menembus market, tentu perkembangannya akan lebih baik dan lebih cepat lagi.

7. Manajemen bisnis agile membuat komunikasi jadi lebih transparan dan jelas

Kelebihan terakhir pada manajemen bisnis agile adalah komunikasi jadi lebih transparan antar-karyawan perusahaan. Pastinya transparansi merupakan unsur penting dalam bisnis. Dengan transparansi, pemilik usaha bisa mengetahui progress dari setiap laporan perkembangan yang diberikan. Dampaknya, Anda dapat mengambil keputusan yang tepat untuk semakin memajukan perusahaan.

Terbukti bahwa agile menjadi prinsip terbaik dari manajemen bisnis. Jika Anda juga ingin menggunakan business management software yang menerapkan prinsip ini, jangan lupa untuk gunakan pendanaan usaha dari Modalku. Layanan tambahan modal usaha yang disediakan oleh Modalku memiliki bunga yang cocok untuk para pelaku UMKM. Bahkan, total pinjaman yang bisa Anda ajukan mencapai Rp2 miliar. Tunggu apa lagi? Miliki usaha yang maju dengan bantuan dari Modalku!

Ajukan Modal Usaha