Dalam beberapa tahun terakhir, bisnis fast-moving consumer goods (FMCG) menghadapi tekanan untuk menerapkan strategi sustainable. Tuntutan tersebut diperkuat dengan meningkatnya kesadaran generasi mudah terhadap isu lingkungan. Menurut hasil survei JakPat, mayoritas konsumen muda di Indonesia semakin peduli terhadap lingkungan, terutama milenial dan Gen Z. Menanggapi permintaan tersebut, Anda bisa mengembangkan inovasi produk FMCG berkelanjutan.
Contoh Inovasi Produk FMCG Berkelanjutan
Lebih dari sekadar tren, inovasi berkelanjutan pada sektor FMCG telah menjadi kebutuhan bisnis jangka panjang. Berikut beberapa contoh yang dapat Anda jadikan pertimbangan:
Kemasan ramah lingkungan
Pertama, tawarkan produk Anda dalam kemasan ramah lingkungan (sustainable packaging) dari material yang meninggalkan dampak lingkungan seminim mungkin. Misalnya, Anda bisa memanfaatkan bahan-bahan daur ulang, seperti kardus. Cara ini dapat membantu mengurangi limbah sekaligus jejak karbon. Di sisi lain, brand image Anda di mata konsumen juga akan semakin kuat, terutama di kalangan konsumen yang peduli terhadap isu lingkungan.
Upcycling dalam pembuatan produk
Material apa saja yang selama ini Anda gunakan dalam membuat produk? Untuk inovasi produk berkelanjutan, pertimbangkan praktik upcycling. Inovasi ini melibatkan pemanfaatan material yang sebelumnya dianggap sebagai limbah untuk menciptakan produk baru. Praktik upcycling tidak hanya dapat mengurangi limbah, tapi juga meningkatkan nilai tambah produk.
Sistem refillable product
Budayakan sistem pengisian ulang (refillable) untuk mengurangi ketergantungan pada kemasan sekali pakai. Dengan begitu, baik Anda dan konsumen bisa sama-sama meminimalisir limbah. Sediakan produk-produk refillable di berbagai toko offline maupun online. Inovasi ini cocok untuk produk-produk FMCG seperti deterjen, softener, sabun cair, dan kosmetik.
Produk yang bisa digunakan ulang
Jika memungkinkan, ciptakan inovasi produk yang dapat digunakan beberapa kali sebelum dibuang. Contohnya seperti pembalut yang dapat dicuci dan dipakai ulang. Tidak hanya membantu mengurangi limbah, inovasi ini juga mendukung gaya hidup minimalis yang saat ini banyak diterapkan oleh masyarakat modern.
Produk biodegradable
Cara lain yang bisa Anda coba adalah dengan membuat inovasi produk biodegradable. Artinya, Anda perlu menggunakan bahan-bahan yang dapat terurai secara alami, seperti serat bambu, kertas, atau bahan organik lain. Contohnya seperti tisu atau produk pembersih biodegradable yang tidak meninggalkan residu kimia. Melalui inovasi bersifat biodegradable, Anda dapat menarik konsumen yang ingin menjaga lingkungan.
Efisiensi energi dan air dalam produksi barang
Tak kalah penting dari hasil akhir produk, proses produksi juga berdampak pada nilai keberlanjutan. Sebisa mungkin, kurangi penggunaan energi dan air dalam produksi barang. Sebaliknya, Anda perlu menerapkan proses yang lebih efisien atau manfaatkan teknologi hemat energi. Cara ini dapat membantu mengurangi jejak karbon sekaligus meningkatkan ketahanan lingkungan.
Untuk Inovasi Produk, Modalku hadir sebagai #AndalanPebisnis!
Tentunya, masih banyak inovasi produk sustainable lain yang bisa Anda eksplor dalam bisnis FMCG. Apa pun bentuk inovasi tersebut, pastikan prosesnya didukung dengan riset pasar, riset produk, serta proses manufaktur yang efisien. Jika butuh dana tambahan untuk mengembangkan produk sustainable, Anda bisa mengajukan modal usaha ke Pendanaan Institusi Modalku.
Modalku menyediakan berbagai produk pendanaan yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan bisnis. Berikut jenis-jenisnya:
- Pendanaan Faktur Kerja: pembiayaan untuk menjaga kelancaran arus kas bisnis, yakni dengan menjadikan invoice bisnis sebagai modal kerja;
- Pendanaan Purchase Order: cocok bagi pebisnis yang membutuhkan modal usaha untuk membayar purchase order kepada supplier;
- Pendanaan Berjangka: layanan modal usaha bersistem pembiayaan multiguna dengan cicilan tetap;
- Modal Proyek Tender Pemerintah: solusi pembiayaan untuk pelaku bisnis yang menggarap proyek pemerintah dan terdaftar dalam sistem e-catalogue.
Terlepas dari jenis produk pendanaan yang Anda pilih, jika badan usaha PT/CV Anda sudah beroperasi di Jabodetabek, Surabaya, dan Bali, Anda dapat memperoleh modal ekstra hingga Rp5 miliar. Caranya juga sangat mudah, yaitu hanya dengan menyelesaikan proses pengajuan online yang sederhana! Dengan demikian, Anda bisa menjawab tuntutan konsumen—terutama dari kalangan muda—terkait isu lingkungan dengan mengembangkan inovasi produk sustainable seperti contoh-contoh di atas.
Jika tertarik, Anda dapat mempelajari syarat dan prosedurnya dengan mengunjungi halaman ini. Bersama Pendanaan Institusi Modalku, wujudkan inovasi produk yang bermanfaat dan berkelanjutan!

