Bayangkan Anda sedang mendesain koleksi pakaian yang unik. Namun setelah merilis koleksi tersebut, ternyata respons pasar tidak sesuai ekspektasi. Bisa jadi, produk tersebut kurang sesuai dengan selera atau kebutuhan pelanggan. Inilah pentingnya market research sebelum mengembangkan produk fashion. Sebab, dengan riset yang tepat, Anda bisa mengetahui kebutuhan pelanggan secara mendalam, pesaing utama bisnis Anda, hingga strategi relevan untuk memenangkan pasar.
Supaya hasilnya efektif, Anda perlu melakukan riset pasar dengan tepat. Anda bisa menemukan cara-cara tersebut dalam ulasan berikut ini!
Sebelum memulai riset pasar, tentukan dulu tujuannya secara spesifik dan terukur. Tujuan yang jelas dapat menjadi panduan Anda untuk memilih metode riset yang sesuai dan mendapatkan informasi yang relevan. Berikut beberapa contoh tujuan market research yang bisa Anda jadikan referensi:
Melalui survei, Anda dapat mengumpulkan data langsung dari target pelanggan. Anda bisa melakukan survei untuk mengetahui banyak hal, seperti desain fashion yang paling Anda suka, platform belanja fashion favorit, hingga faktor yang memengaruhi keputusan pembelian.
Kabar baiknya, kini Anda bisa melakukannya secara online. Misalnya, dengan membagikan kuesioner gratis melalui media sosial bisnis fashion Anda atau melalui email. Setelah survei selesai, analisis data yang terkumpul untuk memahami pelanggan Anda.
Bagaimana jika hasil survei masih membutuhkan pendalaman? Pada situasi ini, Anda dapat mengadakan focus group discussion (FGD) berskala kecil. FGD adalah sesi diskusi yang melibatkan beberapa orang target pelanggan untuk lebih memahami kebutuhan dan pendapat mereka dengan lebih mendalam.
Supaya efektif, siapkan daftar pertanyaan terbuka untuk mendapatkan insight lebih detail tentang kebutuhan pelanggan. Bahkan, jika memungkinkan, Anda juga bisa menguji konsep produk fashion pada target pelanggan sebelum memproduksinya secara massal.
Market research juga bisa Anda lakukan dengan mengobservasi merek fashion lain, terutama jika tujuan riset Anda adalah untuk memahami strategi kompetitor. Apabila memungkinkan, kunjungi langsung toko fashion yang mempunyai target pasar serupa dengan bisnis Anda. Perhatikan bagaimana mereka menyusun produk, melayani pelanggan, hingga memasang harga.
Namun jika Anda sulit melakukan hal tersebut, Anda dapat mengobservasi melalui media sosial. Amati bagaimana brand fashion lain berinteraksi dengan para pelanggan di berbagai platform, seperti Instagram dan TikTok. Cari tahu gaya konten mereka, cara interaksi dengan pelanggan, hingga campaign yang dijalankan.
Perkuat riset pasar Anda dengan membaca data atau laporan dari hasil riset di industri fashion. Informasi tersebut dapat membantu Anda memahami perubahan pola konsumsi, tren pasar, hingga proteksi pertumbuhan industri fashion.
Beberapa sumber yang dapat Anda jadikan referensi adalah riset dari lembaga seperti Statista atau Nielsen, serta McKinsey’s State of Fashion Report. Jika anggaran cenderung terbatas untuk mengakses hasil riset berbayar, carilah ringkasan laporan gratis atau bacalah artikel bisnis dan fashion dari sumber terpercaya.
Setelah seluruh data terkumpul dari market research, segera olah hasilnya dan terapkan dalam strategi bisnis fashion Anda. Misalnya, hasil riset menunjukkan bahwa tren warna pastel sedang populer. Jadi, Anda bisa mengembangkan koleksi produk fashion dengan menggunakan warna-warna pastel tersebut.
Atau mungkin hasil riset Anda menunjukan bahwa target pelanggan lebih sering menonton konten short video di Instagram dan TikTok. Jadi, Anda bisa memfokuskan promosi pada konten short video di kedua platform tersebut.
Sebagai permulaan, Anda bisa melakukan riset pasar secara gratis dengan memanfaatkan media sosial atau platform seperti Google Forms. Namun, Anda tetap perlu melakukannya secara berkelanjutan supaya Anda terus mendapatkan data up-to-date yang relevan. Jika ditotal, market research dalam jangka panjang bisa membutuhkan biaya hingga ratusan juta Rupiah.
Bagi yang membutuhkan modal tambahan untuk keperluan riset pasar, Anda bisa mengajukan pendanaan usaha di Modalku. Melalui produk Pendanaan Institusi Modalku, Anda bisa mendapatkan tambahan modal hingga Rp5 M.
Apalagi, syarat dan prosesnya relatif mudah karena dilakukan secara online. Ditambah dengan bunga yang kompetitif, Pinjaman UKM Modalku dapat mendukung Anda melakukan market research tanpa membebani keuangan bisnis. Yuk, manfaatkan solusi Pendanaan Institusi dari Modalku yang dapat mendukung Anda mengembangkan bisnis! Klik di sini untuk mengajukan pendanaan modal usaha dari Modalku sekarang juga.
Ada banyak jenis pinjaman yang tersedia untuk bisnis distribusi FMCG agar Anda bisa memenuhi kenaikan…
Supplier yang terpercaya akan menjamin kelancaran pasokan barang dan kepuasan pelanggan. Begini cara memilihnya dengan…
Mendapatkan pinjaman modal usaha jangka panjang sering menjadi tantangan bagi banyak pelaku bisnis, mulai dari…
Meskipun Artificial Intelligence (AI) membuat banyak tugas menjadi lebih mudah, teknologi ini juga digunakan oleh…
Ternyata, modal ekstra dari pinjaman jangka pendek bisa menguntungkan sub-distributor FMCG dalam berbagai aspek. Mengapa?…
Bisnis supplier elektronik saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Gangguan rantai pasok akibat pandemi,…