Pada April 2025, Modalku bekerja sama dengan Global Shapers Jakarta untuk mengadakan workshop dengan tema “Sustainability for Restaurants” yang dirancang untuk membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor makanan dan minuman (F&B) memulai atau memperkuat perjalanan keberlanjutan mereka. Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kartini dan Hari Bumi, dan secara istimewa menghadirkan jajaran pembicara perempuan serta mayoritas peserta yang merupakan pemilik usaha perempuan.
Tujuan workshop ini sederhana: menunjukkan bahwa mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam operasional bisnis tidak harus rumit, mahal, atau membebani. Justru sebaliknya, perubahan bisa dimulai dari langkah-langkah kecil dan praktis yang bisa segera diterapkan oleh UMKM F&B.

Dalam acara ini, Dinas PPUKM berbagi tentang bagaimana mereka mendukung UMKM F&B dalam upaya keberlanjutan melalui berbagai program seperti pelatihan, workshop, dan acara business matching. Selain itu, Burgreens, perusahaan makanan berbasis nabati (plant-based), juga membagikan praktik bisnis berkelanjutan mereka — mulai dari rantai pasok hingga operasional harian — yang membuktikan bahwa bisnis makanan dari berbagai skala dapat menerapkan praktik ramah lingkungan.
Tidak kalah menariknya, Duitin memperkenalkan aplikasi mobile mereka yang mempermudah proses daur ulang bagi UMKM F&B. Aplikasi ini menyediakan solusi pengumpulan sampah yang mudah diakses, membantu pelaku usaha mengelola limbah mereka secara lebih efektif dan bertanggung jawab. Sementara itu, Enviu menampilkan solusi kemasan guna ulang dengan sistem pengembalian, yang memungkinkan UMKM F&B mengurangi limbah kemasan sekaligus menekan biaya jangka panjang melalui penggunaan kemasan yang efisien dan berkelanjutan.

Salah satu pesan utama dari acara ini adalah bahwa keberlanjutan bukan hanya untuk perusahaan besar dengan anggaran besar. UMKM F&B dapat memulai dengan langkah-langkah sederhana seperti:
- mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai,
- memilih bahan baku secara lebih bijak, atau
- sekadar mengenal opsi yang tersedia.
Banyak pelaku UMKM mungkin merasa ragu untuk memulai karena tidak tahu harus mulai dari mana — padahal, memulai tidak harus sulit atau mahal.
Di Modalku, kami percaya bahwa pemberdayaan UMKM tidak hanya melalui akses pendanaan, tetapi juga lewat pengetahuan dan kolaborasi. Kegiatan seperti ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus mendukung pelaku usaha dalam membangun operasional yang lebih berkelanjutan dan tangguh — one step at a time.

