Apapun model bisnis Anda, risiko akan selalu ada di setiap aspek pengelolaannya. Terutama, ketika harus memilih sumber pendanaan untuk mencukupi kebutuhan PT atau CV Anda yang baru berdiri. Agar Anda tidak salah pilih, Anda harus melakukan risk analysis atau analisis terhadap masalah yang bisa muncul saat pelunasan dibandingkan dengan manfaat yang diperoleh dari sumber dana tertentu. Tapi, bagaimanakah cara melakukannya? Supaya lebih jelas, yuk, simak serba-serbi analisis risiko sumber pendanaan untuk UKM di bawah ini!

Manfaat Melakukan Risk Analysis

Risk analysis merupakan tahapan yang sangat penting saat hendak memilih layanan pendanaan untuk PT dan CV. Sebab, dengan melakukannya, Anda bisa meraup kelima manfaat berikut untuk menunjang kesuksesan bisnis:

1. Meningkatkan kepercayaan stakeholder

Sebagai pemilik usaha, pastinya Anda akan banyak berkomunikasi dengan pemangku kepentingan, salah satunya investor. Nah, agar mereka tetap berhubungan baik dengan Anda dan mendukung keberlangsungan bisnis, salah satu caranya adalah dengan melakukan risk analysis sebelum memilih sumber pendanaan bisnis.

Ketika Anda sudah menganalisis risikonya secara mendalam, Anda dapat menjelaskan hambatan yang bisa saja dihadapi dan cara menghadapinya dengan lebih baik. Jadi, stakeholder pun akan lebih percaya dengan kemampuan dan karakter Anda saat menjalankan bisnis.

2. Menghindarkan bisnis dari kerugian finansial

Saat melunasi pembayaran atas sumber dana tambahan yang telah didapatkan sebuah bisnis, tidak menutup kemungkinan pengeluaran badan usaha akan berada di luar kendali karena penalti, biaya administrasi, atau bahkan kebijakan yang memberatkan mereka. Namun, Anda bisa meminimalkan risiko tersebut dengan risk analysis.

Dengan analisis risiko, Anda bisa mengetahui bagian mana saja yang berpotensi membebani bisnis. Jadi, Anda pun dapat segera mencari opsi lain yang lebih menguntungkan.

3. Menjamin kepatuhan terhadap hukum

Tak hanya melindungi badan usaha dari kerugian finansial, risk analysis juga bisa memastikan bisnis Anda tetap patuh terhadap hukum. Sebab, melalui analisis risiko, Anda dapat mengidentifikasi aspek mana saja dari penyediaan layanan yang sesuai dan tidak sesuai dengan undang-undang di Indonesia.

Pada akhirnya, ketika Anda menaati hukum, Anda akan mendapatkan kepercayaan dari pemangku kepentingan sekaligus pelanggan. Sehingga, reputasi Anda tetap terjaga, dan arus pemasukan pun akan lebih stabil.

4. Membantu proses pengambilan keputusan

Pernahkah Anda merasa kebingungan ketika harus memilih lebih dari satu opsi pendanaan bisnis? Nah, Anda bisa menghindari peristiwa sedemikian rupa dengan melakukan risk analysis. Sebab, saat Anda sudah mempertimbangkan semua risiko dari pembayaran dan akses layanan pendanaan, Anda dapat membandingkan opsi-opsi yang tersedia dengan lebih objektif. Akhirnya, Anda pun akan lebih mudah mengambil keputusan yang menguntungkan bagi bisnis.

5. Menunjang perkembangan jangka panjang bisnis

Semua manfaat dari risk analysis tadi pada akhirnya akan berkontribusi bagi pertumbuhan bisnis Anda dalam jangka panjang. Alasannya, ketika Anda sudah berhasil mengamankan kepercayaan dari stakeholder dan konsumen, Anda bisa menjamin stabilitas pemasukan. 

Lalu, jika memadukan dengan kesehatan arus kas yang positif tanpa kerugian yang terlalu besar, Anda akan punya lebih banyak dana untuk melakukan inovasi. Dengan demikian, Anda pun bisa membangun niche yang berbeda dibandingkan dengan kompetitor agar tidak kalah saing.

Cara Melakukan Risk Analysis terhadap Sumber Pendanaan

Pada dasarnya, tahapan risk analysis untuk memilih sumber dana UKM tidak berbeda jauh dengan analisis risiko operasional bisnis lainnya. Namun, ada detail yang sedikit berbeda untuk konteks tersebut. Anda bisa menyimak penjelasan selengkapnya dari daftar di bawah ini:

  1. Identification: Mengidentifikasi informasi tentang legalitas, reputasi, dan detail layanan pendanaan yang didapatkan dari halaman resmi atau review pengguna;
  2. Analysis: Mendalami kewajiban yang harus diselesaikan pemohon, prosedur yang ditetapkan oleh penyedia layanan, dan ketentuan dari produk pendanaan tertentu;
  3. Evaluation: Membandingkan informasi yang didapat dari tahap sebelumnya untuk membandingkan keuntungan dan kerugiannya, lalu mencocokkannya dengan kondisi bisnis saat ini.

Supaya bisnis Anda tetap bisa berkembang dalam jangka panjang, ada baiknya Anda melakukan risk analysis secara menyeluruh untuk memilih layanan pendanaan UKM yang menguntungkan sekaligus aman. Jika Anda butuh rekomendasi penyedia layanan yang memenuhi syarat tersebut, Anda bisa mempertimbangkan solusi dari Modalku untuk UKM berbadan usaha PT dan CV!

Bersama Modalku, Anda dapat mengembangkan bisnis dengan pendanaan kredit tanpa agunan hingga Rp2 miliar, dan Anda bisa memilih tenor pelunasan sampai 12 bulan. Pendanaan yang tersedia–yaitu invoice financing & account payable financing, business term loan, modal proyek, dan APF PayLater–juga sangat bervariasi, sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. Kunjungi laman ini untuk menemukan solusi yang paling tepat bagi badan usaha Anda dan mengajukan permohonan!

Ajukan Modal Usaha