Bagaimana Cara Mencari Modal Awal?

cara mencari modal awal

Dalam berbisnis, melakukan perencanaan yang baik memang penting dilakukan. Namun mempersiapkan modal yang akan digunakan untuk membangun bisnis juga penting. Meskipun saat ini ada bisnis yang bisa berjalan dengan modal minim, tetapi pada dasarnya masih membutuhkan modal, bukan? Apabila Anda tidak memiliki modal awal, bagaimana bisa menjalankan bisnis? Oleh karena itu pada kesempatan kali ini kami akan memberitahukan cara mencari modal awal untuk bisnis Anda. 

Cara Mencari Modal Awal

Adapun beberapa cara mencari modal awal yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut. 

1. Tabungan Pribadi

Cara pertama yang paling mudah dilakukan adalah dengan menggunakan tabungan Anda sendiri. Anda bisa menggunakan dana tabungan yang sudah dikumpulkan sebelumnya untuk membangun bisnis. Apabila dirasa tabungan pribadi belum cukup, Anda bisa menyisihkan kembali beberapa persen dari gaji bulanan yang didapat. Memang benar bahwa Anda harus menunggu lebih lama untuk menggunakan tabungan pribadi ini, tetapi Anda jadi tidak perlu berutang dengan siapapun. 

Baca Juga: Modal Sedikit Tapi Ingin Bisnis? Berikut 7 Usaha Minuman Kekinian Modal Kecil

2. Dari Konsumen

Mendapatkan modal awal dari konsumen berarti Anda melakukan bisnis dengan metode pre-order. Jadi produksi akan dibuat saat Anda telah menerima bayaran atas produk yang dipesan oleh konsumen. Hal ini membantu Anda untuk memperkirakan jumlah pasti yang habis terjual, karena jumlah produk yang dibuat sama dengan jumlah pesanan pelanggan. Contoh dari bisnis yang membuka pre-order adalah katering dan sablon. 

3. Menjual Aset

Modal awal juga bisa dilakukan dengan menjual aset-aset yang Anda punya. Misalnya dengan menjual perhiasan, alat elektronik, kendaraan, dan lain-lain. Jika belum cukup, gabungkan jumlah dana yang tersedia di tabungan dengan hasil dana penjualan aset. 

4. Kerja Sama dengan Rekan

Menggabungkan dana yang Anda dan rekan punya, bisa jadi modal awal yang cukup untuk membangun bisnis. Sebelum akhirnya menginvestasikan semua hal dengan rekan, pastikan bahwa semua rencana dan strategi yang digunakan sudah tepat. Anda perlu mendiskusikan semua hal soal kerja sama ini, agar kedua pihak sama-sama mendapat keuntungan. 

Misalnya Anda dan rekan bisa membicarakan soal pembagian keuntungan, bagaimana melakukan bisnis yang dibangun, dan bagaimana Anda ingin mengeksekusi rencana bisnis tersebut. Tidak semua orang bisa jadi rekan yang baik, oleh karena itu carilah rekan yang jujur, ingin belajar dan memiliki pengetahuan mengenai bisnis dan tren yang sedang berjalan. Temukan rekan yang memiliki Visi misi atau goal yang sama, supaya bisnis bisa bertahan lama. 

Baca Juga: Dana Pensiun: Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya bagi Anda

5. Suntikan Dana dari Investor

Mencari suntikan dana dari investor bisa dibilang susah-susah gampang. Anda bisa mulai mencari calon investor yang memiliki ketertarikan pada industri yang sama dengan bisnis yang akan dibangun. Ada juga webinar dan kompetisi yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan untuk memberikan kesempatan bagi orang seperti Anda, untuk menunjukkan kemampuan. Pada akhir dari acara tersebut, perusahaan biasanya akan memilih satu sampai tiga pemenang yang akan mendapatkan bantuan modal. 

6. Hibah dari Pemerintah

Untuk membuat perekonomian Indonesia yang lebih kuat, pemerintah juga telah mengeluarkan hibah atau dana bantuan kepada bisnis UMKM, yaitu Bantuan Langsung Tunai (BLT). Untuk mendapatkan bantuan ini, Anda perlu mendaftar pada website yang telah ditentukan dan memenuhi semua syarat yang ada. 

Pada tahun 2021, pemerintah menyediakan dana bagi 12,8 juta UMKM dengan nominal masing-masing sebesar Rp1,2 juta. Jumlah yang diberikan pemerintah berbeda setiap tahunnya, oleh karena itu Anda bisa mengikuti berita dan laman pemerintah untuk mendapat informasi terbaru mengenai hal ini. 

7. Meminjam dari Orang Terdekat

Sebelum cara terakhir yaitu meminjam kepada bank, Anda bisa mulai bertanya kepada orang terdekat untuk meminjamkan uang. Dalam hal ini, Anda perlu menjelaskan secara rinci seperti apa bisnis akan berjalan dan dana dikeluarkan untuk keperluan apa saja. Perencanaan bisnis yang sudah dibuat dengan matang bisa membuat orang-orang terdekat percaya untuk meminjamkan uangnya kepada Anda. 

Setelah berhasil dipinjamkan, jangan lupa untuk selalu memberikan detail informasi keuangan bisnis Anda kepada mereka. Ini dilakukan supaya mereka bisa memantau bagaimana bisnis berjalan, apakah uang yang dipinjamkan memberikan manfaat dan apakah Anda benar-benar bisa dipercaya. 

Baca Juga: 6 Tips Bisnis untuk Pemula agar Tidak Salah Langkah

8. Meminjam dari Bank

Cara terakhir yaitu dengan meminjam uang ke bank. Dalam memilih bank mana yang Anda tuju, pastikan untuk membaca semua persyaratan serta cicilan dan bunga yang diberikan. Hitung lagi semua pengeluaran dan berapa lama perkiraan untuk mengembalikan pinjaman kepada bank. Jangan langsung meminjam tanpa ada perhitungan jelas, karena Anda bisa jatuh kapan saja ke dalam lilitan utang. 

Bagaimana? Apakah cara mencari modal awal yang sudah dijelaskan memberi secercah cahaya untuk bisnis Anda? Bagi Anda para pelaku UMKM yang memilih melakukan pinjaman, pastikan bahwa pihak yang memberi pinjaman bisa dipercaya. Lihatlah apakah mereka memberikan pelayanan yang aman dan terjamin bahkan sudah diawasi oleh OJK. Misalnya seperti Modalku yang menyediakan pinjaman online tanpa agunan dengan proses pengajuan secara online yang mudah dilakukan. Untuk informasi selengkapnya, Anda bisa mengunjungi website Modalku sekarang juga!

Tinggalkan Balasan