Pahami Cara Investasi Agar Terhindar Dari Hal yang Tidak Diinginkan

cara investasi

Investasi merupakan cara terbaik untuk membangun kekayaan dan mempersiapkan diri ketika masa pensiun datang. Walaupun hal ini terdengar menjanjikan, namun bukan berarti tidak ada risiko yang membayanginya. Untuk Anda yang baru memiliki rencana untuk berinvestasi, maka ada lebih banyak hal yang harus diwaspadai agar bisa terhindar dari beragam hal yang bisa memberikan kerugian. Oleh karena itu, mari kita cari tahu, bagaimana cara investasi agar tidak salah langkah. Sehingga hasil yang Anda inginkan akan bisa terpenuhi di kemudian hari.

Mengenal Cara Investasi

Memiliki pemahaman dasar mengenai cara berinvestasi akan bisa memberikan Anda gambaran mengenai apa yang harus dilakukan dalam mencapai tujuan investasi yang diinginkan. Sebenarnya tidak ada cara pasti mengenai ” cara investasi terbaik.” 

Cara terbaik untuk menginvestasikan uang Anda adalah cara mana pun yang paling cocok untuk Anda. Untuk bisa menemukan cara terbaik yang bisa digunakan, maka ada beberapa pertimbangan yang harus Anda tentukan, yaitu:

  • Gaya investasi
  • Anggaran 
  • Toleransi risiko/risk tolerance Anda

Baca Juga: 6 Karakteristik Obligasi Negara yang Bisa Buat Anda Tertarik

1. Mengenal Gaya Investasi Anda

Untuk bisa mengetahui cara investasi yang tepat, maka memahami gaya atau preferensi diri sendiri adalah langkah pertama yang harus dilakukan. Hal ini akan berhubungan langsung dengan bagaimana cara Anda dalam berinvestasi.

Umumnya, terdapat 2 jenis investasi yang bisa Anda pilih. Investasi secara aktif atau investasi secara pasif. Keduanya sama-sama bagus, namun untuk memilih mana yang akan digunakan, semuanya akan bergantung dari gaya hidup, anggaran, toleransi risiko, dan minat Anda.

Investasi aktif berarti meluangkan waktu untuk meneliti sendiri investasi dan membangun serta memelihara portofolio Anda sendiri. Ada tiga hal yang harus Anda miliki untuk bisa sukses, yaitu:

  • Waktu, Anda perlu meneliti peluang investasi, melakukan beberapa analisis dasar, dan mengikuti perkembangan investasi Anda setelah Anda membelinya.
  • Pengetahuan, untuk melakukan riset, maka Anda harus memahami berbagai hal.
  • Keinginan, Berinvestasi secara aktif akan memakan waktu untuk bisa melakukannya dengan benar, oleh karena itu Anda harus memiliki keinginan yang kuat dalam hal ini.

Sedangkan itu, berinvestasi secara pasif serupa dengan menaiki pesawat yang dikemudikan pilot. Anda tidak perlu susah payah mencari tahu bagaimana cara menerbangkannya. Cukup duduk dan biarkan pilot yang membawa Anda mencapai tujuan akhir. Singkatnya, investasi pasif ini akan menempatkan uang Anda untuk bekerja di kendaraan investasi, di mana orang lainlah yang akan bekerja keras untuk menciptakan keuntungan untuk Anda.

2. Bagaimana Dengan Budget Anda?

Budget adalah hal terpenting untuk menentukan cara investasi Anda. Salah satu langkah penting yang harus dilakukan sebelum berinvestasi adalah dengan membentuk dana darurat. Jangan sampai kita dipaksa untuk melepaskan (atau menjual) investasi yang sudah dilakukan saat dibutuhkan. Dana darurat layaknya tali pengaman Anda untuk menghindari hal ini.

Baca Juga: Apa Itu Investasi dan Beragam Hal Penting Lainnya yang Harus Kamu Ketahui

3. Ketahui Toleransi Risiko Anda

Tidak semua investasi berhasil. Setiap jenis investasi memiliki tingkat risiko tersendiri, namun akan berkorelasi dengan pengembalian yang bisa didapatkan. Penting untuk menemukan keseimbangan antara memaksimalkan pengembalian dengan menemukan tingkat risiko yang nyaman bagi Anda. Apakah Anda orang yang siap menerima risiko yang besar? Maka melakukan investasi secara aktif dengan membeli beragam saham bisa menjadi pilihan terbaik Anda. Namun jika Anda tidak terlalu siap dengan risiko yang besar, maka menggunakan reksadana adalah cara yang bisa dipilih.

Apa yang Harus Diperhatikan Ketika Berinvestasi?

Ketika ingin berinvestasi, ada beberapa hal lainnya yang juga harus jadi perhatian Anda, yaitu:

1. Membuat dan Memelihara Dana Darurat

Sebagian besar investor yang cerdas akan memastikan mereka memiliki cukup uang dalam tabungan agar bisa menutupi keadaan darurat. Sebagian lagi bahkan memastikan mereka memiliki dana yang cukup hingga enam bulan pendapatan mereka dalam tabungan sehingga mereka akan merasa nyaman dengan mengetahui adanya dana darurat yang mungkin akan dibutuhkan sewaktu-waktu. Anda juga harus mempersiapkan hal ini.

Baca Juga: Pelajari Investasi Jangka Pendek Agar Tidak Salah Langkah

2. Berhati-hati Terhadap Penipuan

Penipuan menjadi salah satu hal yang harus diwaspadai ketika berinvestasi. Para penipu akan mengajak Anda untuk melakukan investasi dengan berita populer mengenai investasi yang dipublikasikan sebagai cara untuk memikat calon investor dan membuat “peluang” agar apa yang mereka lakukan terdengar seperti sesuatu yang benar. Ada baiknya bagi Anda untuk mengajukan pertanyaan dan memeriksa jawabannya dengan sumber yang tidak memihak sebelum mulai berinvestasi dengan orang-orang yang mengajak Anda.

Selalu luangkan waktu untuk berdiskusi dengan teman dan anggota keluarga tepercaya sebelum berinvestasi.Dengan memahami beragam hal di atas, maka Anda akan bisa menemukan cara investasi yang sesuai dengan Anda. Salah satu tempat terbaik untuk melakukan investasi adalah melalui Modalku. Disini kamu bisa melakukan pendanaan online untuk membantu beragam UMKM yang ada di Indonesia, tentunya sudah mendapatkan izin oleh OJK serta telah mendapatkan berbagai penghargaan terbaik. Jadi tunggu apalagi?

Tinggalkan Balasan