Cara Presentasi Produk yang Efektif untuk Pemula

Jika Anda bekerja di bidang sales, ada dua hal mendasar yang harus Anda kuasai. Pertama, Anda harus memahami dengan menyeluruh produk apa yang Anda akan jual. Misalnya apa keunggulan dan kekurangannya, atau di mana posisi produk Anda jika dibandingkan dengan kompetitor lain. Kedua, Anda juga harus mengenal benar perusahaan tempat Anda bekerja. Sales adalah representatif sebuah perusahaan, jadi jangan sampai ucapan dan tindakan Anda justru mempermalukan perusahaan. Setelah kedua hal itu Anda kuasai, hal berikutnya yang harus Anda miliki adalah kemampuan presentasi.

Presentasi yang efektif akan berdampak langsung dengan penjualan produk Anda. Bukan tidak mungkin jika Anda bisa langsung closing di akhir presentasi. Sayangnya, masih banyak sales belum mengerti cara presentasi yang benar. Oleh sebab itu, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, berikut beberapa cara presentasi yang bisa Anda pelajari.

Lihat juga: “5 Tips Agar Lebih Jago Presentasi”

Tekankan Manfaat Utama Produk

Saat melakukan presentasi, lakukan dengan praktis dan lugas. Fokuslah pada poin-poin penting yang memang calon konsumen Anda perlu dengar dan butuhkan, misalnya seperti manfaat yang dimiliki produk yang sedang Anda jual. Elaborasi manfaat utama produk Anda dengan bahasa yang mudah dimengerti. Sesuaikan dengan segmentasi dari calon konsumen Anda.

Agar presentasi Anda tepat sasaran, jangan lupa juga untuk mempelajari siapa calon konsumen Anda. Cari tahu apa latar belakang industri mereka, lakukan juga analisis mengenai pertanyaan-pertanyaan yang mungkin akan ditanyakan supaya Anda bisa siapkan jawabannya. Jika semuanya sudah dipersiapkan dengan baik, Anda bisa menyampaikan penekanan pada poin yang paling relevan dengan calon konsumen.

Ingin mengenal konsumen lebih dekat, baca artikel ini: “Berjaya dengan Data, Untung Besar dengan Riset Pasar”

Memposisikan Produk sebagai Solusi

Selalu diingat bahwa produk Anda haruslah menjadi solusi bagi permasalahan yang sedang dihadapi oleh para calon konsumen. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk benar-benar mengenali terlebih dahulu calon konsumen dan permasalahannya yang relevan dengan produk Anda. Dengan menggunakan masalah utama yang relevan ini, calon konsumen jadi lebih mudah lagi melihat bagaimana peran produk Anda dalam melengkapi dan menjadi solusi efektif bagi kebutuhan tersebut, hingga akhirnya tertarik untuk membeli.

Walaupun Anda memiliki tujuan untuk menjual sebuah produk, usahakan untuk tetap membuat komunikasi dua arah saat presentasi. Jadi tidak hanya Anda yang berbicara, tetapi berikan juga ruang interaksi bagi calon konsumen.

Gaet konsumen lebih luas dengan cara digital marketing. Klik di sini!

Memberi Pembanding

Cara presentasi terakhir yang bisa Anda lakukan adalah dengan memberi pembanding. Tujuannya adalah untuk memperlihatkan bahwa produk Anda lebih unggul dari kompetitor, sekaligus meyakinkan calon konsumen Anda bahwa produk Anda lah yang harus dipilih. Karena sekalipun jenis produk sama dari satu merek dengan merek lain, sudah dapat dipastikan ada keunggulan pada setiap produk yang membedakannya dengan produk dari merek lain.

Anda punya bisnis online? Intip cara memenangkan persaingannya di artikel ini: “Memenangkan Persaingan di Bisnis Online”

Namun Anda perlu jeli dan berempati saat melakukan perbandingan ini. Lakukan dan sampaikan dengan nada dan konteks yang profesional. Dengan kata lain tidak menyebutkan merek kompetitor lain secara spesifik, cukup sertakan kriterianya saja dalam presentasi Anda. Hindari menggunakan kosakata yang negatif atau bersifat menjatuhkan saat melakukan perbandingan agar tidak menjadi bumerang bagi produk Anda.

Contohnya seperti, “Ya, kecap yang lain hitam, kental, dan manis. Namun kecap kami ini lebih unggul karena dibuat dari bahan organik.”

Dengan begini Anda hanya berfokus pada fakta produk kompetitor dan menambahkan keunggulan yang menjadi pembeda pada produk Anda. Cara presentasi dengan membandingkan seperti ini akan membuat para calon konsumen paham, bahwa produk yang Anda tawarkan adalah produk yang terbaik, terutama dari segi kualitas dan fungsinya.

Lihat juga:  “5 Cara Mengubah Hobi Menjadi Bisnis Menguntungkan”


Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan bunga menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Leave a Reply