Salah satu cara paling strategis untuk memperluas jangkauan usaha Anda yang sudah memiliki branding kuat adalah dengan membuka peluang franchise bisnis. Anda bisa memperbanyak cabang tanpa harus mengeluarkan modal sepenuhnya, karena sebagian besar investasi ditanggung oleh mitra.
Namun, agar program franchise dapat berjalan efektif, Anda perlu merencanakan segala hal dengan sangat matang. Tanpa rancangan yang jelas, reputasi merek bisa terganggu, operasional menjadi tidak konsisten, dan mitra merasa kurang puas.
Tips Merancang Program Franchise Bisnis
Berikut beberapa tips penting untuk menyiapkan program franchise bisnis yang kokoh dan menguntungkan:
1. Tinjau profitabilitas bisnis Anda
Sebelum memutuskan membuat franchise bisnis, pastikan usaha Anda terbukti menguntungkan. Calon mitra tentu akan mempertanyakan kinerja finansial, sehingga Anda perlu membuat laporan keuangan yang rapi dan menganalisisnya secara rutin.
Kuncinya, evaluasi rasio laba, kestabilan penjualan, serta potensi pasar di wilayah lain. Jika bisnis masih berfluktuasi atau margin keuntungan terlalu tipis, sebaiknya benahi dulu model usahanya.
2. Terapkan SOP untuk semua aspek operasional
Kunci utama keberhasilan franchise bisnis adalah konsistensi. Itulah sebabnya Anda perlu menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) secara menyeluruh, mulai dari pengadaan bahan baku, tata cara pelayanan, standar kebersihan, hingga strategi promosi di outlet.
SOP akan menjadi pedoman utama bagi mitra dalam menjalankan usaha dengan kualitas yang sama seperti outlet pusat. Semakin mendetail dan mudah dipahami SOP yang Anda buat, semakin kecil risiko terjadinya perbedaan standar layanan antar cabang.
3. Susun kontrak dan paket benefit waralaba yang profesional
Langkah berikutnya adalah merancang kontrak waralaba secara profesional. Sebab, dokumen ini menjadi dasar hubungan hukum antara pemilik merek dan mitra untuk menghindari sengketa. Beberapa hal penting yang harus tercantum di dalam kontrak antara lain: hak penggunaan merek dagang, durasi kerja sama, biaya awal dan royalty fee, kewajiban training, wilayah operasional, hingga aturan pemutusan kontrak.
Kemudian, Anda perlu menyiapkan paket benefit yang jelas. Misalnya pelatihan karyawan, pendampingan awal pembukaan, suplai bahan baku, hingga dukungan promosi.
4. Penuhi persyaratan perizinan franchising di Indonesia
Membuka program franchise bisnis tidak bisa sembarangan, karena ada regulasi yang harus dipenuhi.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2024 tentang Waralaba, Anda selaku pemberi waralaba wajib memiliki prospektus penawaran waralaba (berisi profil usaha, laporan keuangan, hak dan kewajiban, sertifikat kekayaan intelektual, sejarah kegiatan, dan bukti legalitas usaha), perjanjian waralaba yang sudah disebutkan di bagian sebelumnya, dan Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW) yang diterbitkan oleh Kemendag.
Dokumen-dokumen ini memastikan bahwa program franchise Anda berjalan sesuai hukum dan memberikan perlindungan bagi pemilik maupun mitra. Mengabaikan aspek legal bisa berakibat serius, termasuk sanksi administratif hingga pencabutan izin usaha.
5. Promosikan peluang franchise bisnis
Setelah semua persiapan matang, Anda bisa mulai memasarkan peluang franchise kepada calon mitra. Gunakan berbagai saluran promosi, mulai dari website resmi, media sosial, pameran franchise, hingga kerjasama dengan asosiasi waralaba.
Pastikan Anda menampilkan keunggulan usaha, estimasi keuntungan, kisah sukses outlet sebelumnya, serta paket kemitraan yang ditawarkan. Strategi komunikasi yang jujur dan transparan akan meningkatkan kepercayaan orang lain untuk bergabung.
6. Seleksi calon franchisee dengan baik
Tidak semua orang yang berminat cocok menjadi mitra. Oleh karena itu, lakukan proses seleksi secara hati-hati. Selain kemampuan finansial, perhatikan juga komitmen, pemahaman terhadap bisnis, serta keseriusan dalam mematuhi SOP. Anda bisa menerapkan sistem wawancara dan uji kelayakan untuk memastikan calon franchisee benar-benar layak.
7. Berikan dukungan berkelanjutan dan lakukan audit berkala
Kerja sama tidak berhenti setelah kontrak ditandatangani. Sebagai pemilik merek, Anda perlu memberikan dukungan berkelanjutan kepada mitra. Dukungan ini dapat berupa pelatihan lanjutan, update menu atau produk baru, strategi pemasaran bersama, hingga penyediaan sistem IT yang memudahkan laporan penjualan.
Selain itu, lakukan audit rutin untuk memastikan standar layanan tetap konsisten. Audit juga membantu menemukan potensi masalah sejak dini sebelum bertambah parah. Mitra akan merasa lebih percaya diri jika mengetahui bahwa Anda selalu hadir mendampingi perjalanan bisnis mereka.
Dengan perencanaan yang matang, program franchise bisnis Anda akan semakin memperluas jangkauan brand. Namun, konsultasi dengan ahli hukum untuk perizinan waralaba, menambah peralatan produksi, dan memberikan pelatihan berskala besar bagi franchisee tentu membutuhkan banyak biaya.
Jika Anda memerlukan modal usaha tambahan, Modalku siap membantu sebagai #AndalanPebisnis. Dengan Pendanaan Institusi dari Modalku, Anda bisa memperoleh pendanaan ekstra hingga Rp5 miliar dengan tenor pelunasan yang fleksibel. Bahkan, skemanya bisa Anda pilih sesuai kebutuhan bisnis, mulai dari invoice financing, payablefinancing, sampai term loan. Temukan opsi yang paling pas dan cara mengajukan pendanaan di sini!

