Mengapa Gaya Busana Penting Untuk Karier Anda?

Banyak yang masih berpikir bahwa perkembangan karier hanya ditentukan oleh bagaimana Anda bekerja keras dan berusaha memenuhi segala deadline yang diberikan. Hal ini tentu tidak salah. Anda memang harus mencapai segala target jika ingin karier yang lebih tinggi. Namun, ada satu hal lagi yang harus Anda lakukan untuk mendukung kesuksesan berkarier, yaitu masalah penampilan. Mengapa demikian? Bagaimana penampilan bisa berpengaruh dalam urusan karier Anda?

Lihat juga: “4 Alasan untuk Memulai Bisnis Sekarang Juga”

Penampilan Menunjukkan Profesionalitas Anda

Bagaimanapun perusahaan Anda memberikan kebebasan dalam pemilihan gaya busana, Anda tentu tidak mungkin datang ke kantor dengan pakaian tidur dan rambut yang belum tersisir rapi. Bukan hanya citra diri Anda yang hancur, tetapi juga karier yang susah payah dibangun. Datang ke kantor dengan penampilan yang tidak rapi menunjukkan bahwa Anda bukanlah seorang yang kompeten. Pimpinan akan menganggap Anda tidak siap bekerja dengan penampilan yang sembarangan. Tentu hal ini bukanlah gaya busana yang wajar dikenakan oleh seorang pekerja kantoran.

Beda lagi jika Anda adalah seorang fotografer atau jurnalis, yang memang gaya busananya bisa lebih santai daripada pekerja kantoran. Anda yang bekerja di dua bidang ini tentu akan lebih memilih pakaian yang membuat leluasa bergerak. Itulah kenapa jarang ditemui ada fotografer dan jurnalis yang mengenakan sepatu pantofel dengan setelan jas yang rapi, kecuali jika mungkin ia adalah fotografer untuk acara formal seperti pernikahan. Pada intinya, Anda harus menyesuaikan gaya busana dengan bidang pekerjaan. Dengan begitu, profesionalitas dalam bekerja bisa terlihat.

Memuluskan Urusan Bisnis

Tidak bisa dipungkiri bahwa penampilan akan menjadi hal yang sangat menentukan first impression orang lain kepada Anda. Banyak juga yang kemudian “memanfaatkan” penampilan untuk kelancaran bisnis. Jujur saja, Anda pasti pernah melakukan hal ini, misalnya berdandan rapi demi meeting yang sukses. Tidak masalah karena ini memang sudah hal yang umum dilakukan di berbagai bidang pekerjaan.

Secara logika juga Anda akan lebih menyukai orang yang memiliki penampilan rapi sesuai dengan acara yang dihadiri, bukan. Tidak mungkin Anda lebih hormat pada orang yang datang dengan celana jeans robek dan kaos untuk interview daripada yang datang dengan pakaian formal lengkap dan dasi. Jadi, bisa dikatakan bahwa urusan karier bisa lebih mulus jika penampilan Anda sesuai.  

Lihat juga: Ingin Memulai Bisnis? Miliki 5 Skill Ini!”

Menciptakan Kesan yang Baik Saat Ketemu Orang Baru

Seperti yang sudah dibahas di poin sebelumnya, bahwa penampilan menentukan penilaian seseorang terhadap pribadi Anda. Jika Anda seorang karyawan kantor, namun bekerja dengan kaus, celana jeans, dan sandal misalnya, terbayang apa yang ada di benak orang lain ketika melihat Anda. Sudah pasti mereka meragukan profesionalitas Anda dalam bekerja. Sebaliknya, jika Anda datang ke kantor dengan tampilan rapi sesuai dengan aturan yang ditetapkan, maka orang lain akan menaruh hormat dan menganggap Anda sangat siap bekerja.

Dengan Gaya Busana Terbaik, Anda akan Lebih Percaya Diri

Persaingan dalam karier sudah sangat berat. Jika Anda tidak memiliki kemampuan yang mumpuni di bidang yang dikerjakan, ditambah pemilihan gaya busana yang sangat tidak profesional, dijamin Anda tidak akan pernah sukses dalam karier. Setidaknya, jika pilihan gaya busana Anda sesuai dengan yang lainnya, atau bahkan lebih baik, maka akan timbul rasa percaya diri.

Anda akan merasa pantas dan layak bekerja di perusahaan karena penampilan Anda sama dengan karyawan yang lainnya. Penampilan yang sesuai dengan peraturan tentu membuat Anda lebih percaya diri dan nyaman berada di dalam suatu lingkungan. Hal ini juga akan memberi suntikan semangat dalam menyelesaikan pekerjaan.

Selain berbagai poin di atas, ada satu hal lagi yang harus Anda ingat dalam pemilihan gaya busana untuk bekerja, yaitu kenyamanan. Jangan paksakan memakai pakaian yang membuat diri Anda tidak nyaman ketika memakainya. Misalnya saja, Anda tidak suka memakai high heels yang terlalu tinggi, namun kantor mengharuskan memakai high heels. Bukan berarti Anda memakai sandal ke kantor, melainkan carilah high heels yang lebih rendah. Semoga bermanfaat!


Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, platform peer-to-peer (P2P) lending nomor 1 di Indonesia. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman. Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Leave a Reply