5 Cara Ubah Hobi Menjadi Bisnis Menguntungkan

Hobi yang Anda miliki bisa saja jadi sumber penghasilan yang menguntungkan di saat-saat seperti ini, baik menjadi sumber penghasilan utama atau penghasilan tambahan. Mengubah hobi menjadi bisnis berarti Anda harus pintar-pintar melihat peluang, belajar dari kompetitor, membuat rencana bisnis yang matang, dan menyiapkan diri untuk bersaing. Namun selain keempat hal tersebut, ada tambahan cara yang bisa melengkapi rencana mengubah hobi menjadi bisnis yang sudah Anda miliki. Berikut ulasannya!

Periksa Peluang Bisnis Hobi

Sebelum memulai, periksa terlebih dahulu peluang bisnis yang dapat dihasilkan dari hobi Anda ini. Jika Anda memiliki lebih dari satu hobi, maka tidak ada salahnya untuk melakukan riset dan memeriksa semua kemungkinan serta peluang bisnis yang bisa didapat dari setiap hobi yang Anda miliki. Mulailah dari hobi yang paling dekat dengan Anda, yang paling lama atau yang paling Anda kuasai.

Sebaliknya jika Anda hanya memiliki satu hobi untuk diperiksa peluang bisnisnya, maka Anda bisa langsung berfokus pada hal tersebut. Periksa dengan teliti dan analisisis kesempatannya di pasaran. Cari tahu apakah hobi Anda dapat hadir dan menjadi solusi dari kebutuhan konsumen, atau seberapa urgent hobi Anda tersebut menjawab kebutuhan pasar.

Jangan ragu eksplor hobi untuk jadi bisnis, siapa tahu hobi Anda termasuk peluang bisnis potensial tahun 2020. Apa saja ya bisnisnya? di sini!

Perluas Wawasan di Bidang Tersebut

Begitu sudah meyakinkan diri dengan hobi apa yang akan dijadikan bisnis, berarti sudah saatnya memperluas wawasan di bidang tersebut. Lakukan ini jangan hanya di awal-awal saat hendak memulai bisnis saja, tetapi perlu terus Anda lakukan dengan konsisten ke depannya. Dengan begitu, Anda akan lebih peka dengan setiap perkembangan hobi ini kemudian. Perbanyaklah membaca dari berbagai sumber literasi. Anda juga bisa mengikuti webinar atau workshop agar dapat membantu Anda mengembangkan kemampuan Anda di bidang tersebut.

Tentukan Target Pasar

Hobi menjadi bisnis ini tidak berfokus pada diri Anda sebagai pemilik hobi saja. Anda juga perlu jadi lebih objektif dalam menjalankan bisnis ini. Lihat pasar dengan objektif dalam menentukan target pasar. Fokuskan untuk mencari tahu segmen mana saja yang benar-benar membutuhkan apa yang akan ditawarkan oleh hobi Anda sendiri. Jika sudah menemukan jawabannya, Anda bisa lebih mudah memetakan beberapa hal pendukung berikutnya, seperti kemasan bisnis dan produknya ingin seperti apa atau tipe pemasaran mana yang ingin dilakukan.

Lihat juga: “Bingung Mau Bisnis Apa? 7 Tips Membangun Usaha yang Tepat”

Mengikuti Tren Bisnis

Memiliki bisnis berarti Anda perlu peka dengan tren bisnis yang sedang berkembang. Pelajari cara-cara seperti apa yang saat ini paling ampuh untuk mendekatkan produk yang Anda miliki dengan calon konsumen. Anda bisa memanfaatkan teknologi digital seperti pemesanan online dan menyiapkan metode pembayaran yang non-tunai. Dengan begini, bisnis yang Anda buat jadi terasa lebih dekat dengan para calonĀ  konsumen Anda.

Buat Brand Sendiri

Saat semua persiapan di atas sudah siap, mulailah memikirkan cara untuk membangun brand Anda sendiri, apalagi jika ide bisnis yang berasal dari hobi Anda ini sifatnya masih orisinil dan belum banyak orang yang melakukan. Jangan lupa siapkan logo agar identitas brand Anda menjadi lebih kuat dan mudah untuk dikenali oleh para calon konsumen.

Jika ke depannya hobi menjadi bisnis ini sudah menguat dan stabil, jangan lupa untuk mendaftarkan nama merek dagang Anda. Dengan memiliki paten, Anda telah melindungi hak cipta terhadap bisnis Anda dan mencegah kemungkinan kompetitor Anda meniru bisnis Anda.

Saat punya merek dagang , skala bisnis Anda pasti sudah naik. Nah, tahukah Anda mengapa harus segera naikkan skala bisnis sekarang juga. Klik di sini untuk info lebih lanjut!


Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan bunga menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Leave a Reply