7 Tips Mencegah Serangan Siber pada Bisnis Logistik

Pada era digital saat ini, bisnis logistik semakin mengandalkan teknologi untuk mengelola pengiriman. Meskipun dapat meningkatkan efisiensi, hal tersebut juga membuka celah bagi serangan siber yang bisa menyebabkan kerugian besar. Serangan tersebut dapat membuat Anda kehilangan data penting, pengiriman tertunda, hingga mengalami kerugian finansial. Supaya terhindar dari dampak tersebut, Anda perlu menyusun strategi pencegahan yang tepat. 

Tips Pencegahan Serangan Siber

Keamanan digital sangat memengaruhi kelangsungan bisnis logistik Anda. Untuk menjaga sistem perusahaan dari berbagai serangan siber yang merugikan, Anda bisa menerapkan beberapa tips berikut:

Perhatikan izin akses yang diterapkan

Bangun sistem keamanan yang kuat dengan membatasi akses data terlebih dulu. Terapkan prinsip “least privilege”, yakni memberikan izin akses data hanya kepada staf yang benar-benar membutuhkannya. 

Selain itu, Anda juga dapat menggunakan sistem hierarki izin untuk memproteksi data yang paling berharga atau sensitif. Untuk mendukung hal tersebut, manfaatkan teknologi manajemen akses. Salah satu contohnya seperti role-based access control untuk mengelola otorisasi pengguna.

Perbarui sistem software yang digunakan

Pastikan perangkat lunak atau software yang Anda gunakan selalu ter-update dengan versi paling baru. Sebab, update sistem software biasanya juga disertai dengan pembaruan patch keamanan. Dengan begitu, software pun akan lebih terlindungi dari berbagai risiko serangan siber.

Tak kalah penting, hindari menggunakan software tidak resmi karena cenderung lebih rentan terhadap peretasan. Di samping itu, terapkan pula sistem monitoring untuk mendeteksi potensi kebocoran atau kerentanan sebelum dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Amankan infrastruktur jaringan fisik

Serangan terhadap siber perusahaan biasanya terjadi melalui jaringan internal. Untuk menghindari risiko tersebut, terapkan firewall agar jaringan internal perusahaan terlindungi dari ancaman luar. Kemudian, pasanglah sistem enkripsi data supaya data sensitif tetap aman walaupun jaringan diretas. Perkuat hal tersebut dengan mengamankan infrastruktur jaringan fisik, seperti router dan server. Tempatkan perangkat tersebut di lokasi terkunci dengan akses terbatas.

Terapkan multi-factor authentication

Multi-factor authentication (MFA) dapat menambah lapisan perlindungan pada bisnis logistik, sehingga sistem Anda lebih kuat menangkal serangan siber. Metode MFA memberikan autentikasi tambahan berbasis perangkat, seperti pengenalan biometrik atau one-time password, di luar kata sandi yang telah diterapkan. Sebaiknya, implementasikan MFA pada seluruh akses penting, terutama yang berhubungan langsung dengan pengiriman dan data pelanggan.

Konsultasi dengan ahli cybersecurity

Membangun sistem siber yang kuat membutuhkan banyak komponen dan persiapan. Anda tidak harus mengerjakan semua hal tersebut sendirian. Untuk mendapat perlindungan siber yang optimal, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan ahli cybersecurity

Pada umumnya, para ahli tersebut mampu mengevaluasi risiko siber yang relevan dengan bisnis logistik Anda. Berdasarkan hasil evaluasi, mereka akan memberi panduan tentang solusi dan perangkat keamanan yang paling sesuai. Bahkan, para ahli cybersecurity juga dapat membantu Anda membangun kebijakan keamanan yang efektif.

Bentuk tim khusus penanganan kasus cybersecurity

Konsultasi dengan ahli cybersecurity bukan berarti Anda dan tim internal lepas tangan begitu saja. Sebaliknya, Anda justru perlu membentuk tim internal khusus untuk menangani serangan siber. Setelah tim terbentuk, berikan pelatihan rutin supaya mereka memahami ancaman terbaru di dunia siber. Mereka juga bertanggung jawab menyusun prosedur mitigasi risiko jika terjadi serangan, sehingga nantinya kerugian dapat ditekan.

Gunakan software khusus cybersecurity

Gunakan software keamanan tingkat lanjut untuk melindungi bisnis logistik secara lebih kuat dari serangan siber. Misalnya, Anda bisa menggunakan intrusion detection systems (IDS), antivirus enterprise, atau sistem pemantauan keamanan network secara real-time. Untuk mengadopsi teknologi tersebut, Anda perlu menyiapkan dana yang memadai. Terutama, dalam skala yang lebih besar. Lantas, bagaimana jika Anda membutuhkan pendanaan tambahan untuk investasi teknologi cybersecurity?

Ingin Meningkatkan Keamanan Bisnis Logistik? Ada Modalku yang Selalu Jadi #AndalanPebisnis

Peningkatan keamanan merupakan langkah penting untuk melindungi bisnis logistik dari serangan siber. Namun, hal tersebut membutuhkan investasi yang signifikan. Tak perlu khawatir, Modalku menyediakan berbagai solusi Pendanaan Institusi dengan plafon mencapai Rp5 miliar.

Dengan tenor fleksibel dan bunga kompetitif, Pendanaan Institusi Modalku memungkinkan Anda untuk mendapatkan modal usaha dengan mudah dan cepat. Nah, Anda bisa menggunakan dana tersebut untuk modal awal rekrutmen, pelatihan tim khusus cybersecurity bisnis, hingga menyewa jasa konsultan ahli cybersecurity

Dengan pendanaan dari Modalku, Anda dapat memperkuat keamanan siber bisnis tanpa mengganggu arus kas. Klik di sini untuk mempelajari syarat dan prosedur permohonannya!

Ajukan Pendanaan Institusi

Subscribe

* indicates required

Tinggalkan Balasan