Budidaya ikan adalah salah satu jenis usaha yang punya peluang menarik di mata masyarakat karena peminatnya yang cukup tinggi. Tidak hanya ternak ikan untuk lauk pauk, budidaya ini juga bisa ditujukan untuk ikan-ikan hias, seperti cupang, koi, arwana, dan lain-lain. Ingin tahu bagaimana cara mengembangkan bisnis ternak ikan yang sudah Anda rintis sebelumnya? Berikut enam tipsnya untuk Anda!

Cara Mengembangkan Bisnis Budidaya Ikan

Mengembangkan bisnis budidaya ikan itu bukan hanya soal uang, Anda juga harus memperhatikan faktor-faktor lain yang turut mempengaruhi kelancaran upaya ekspansi.

1. Tentukan lokasi baru yang strategis

Apakah Anda sebelumnya menjalankan bisnis ternak ikan ini di area rumah? Jika iya, cobalah mencari area lain yang lebih luas untuk mengembangkan usaha Anda. Dengan memilih lokasi baru, Anda bisa memperbanyak spot untuk membudidayakan ikan tersebut. Tidak menutup kemungkinan, Anda juga bisa menambah variasi ikan untuk menjangkau lebih banyak konsumen.

Sebisa mungkin, pilihlah lokasi budidaya yang strategis. Artinya, Anda tetap bisa memantau pemeliharaan dan segi keamanan area tersebut. Lalu, usahakan supaya tempat Anda punya akses yang baik dan bisa dilihat oleh konsumen yang bukan berasal dari daerah tersebut. Jadi, target penjualan Anda pun bisa meningkat.

2. Tambahkan lebih banyak indukan

Jika Anda adalah pelaku usaha budidaya ikan yang dimulai dari proses mengawinkan, bukan sekadar membesarkan anakannya, usahakan untuk menambah indukannya sebanyak mungkin. Menambah indukan dengan berbagai variasi akan semakin menyemarakkan jenis-jenis ikan yang Anda tawarkan.

Selain itu, pastikan juga indukan yang Anda hadirkan di area budidaya adalah indukan yang berkualitas. Kualitas indukan ini diukur dari kesehatan fisik dan mental hewan ternak. Jika indukan punya cacat fisik atau mudah stres, tentu akan butuh upaya yang lebih besar lagi untuk beranak. Pilihlah juga yang motifnya unik agar menarik perhatian pelanggan, ya!

Baca Juga: 6 Cara Mengurangi Beban Pajak Usaha untuk UKM

3. Pastikan semua peralatan sudah mencukupi

Tips mengembangkan bisnis budidaya ikan yang selanjutnya adalah memastikan semua peralatan sudah mencukupi standar yang Anda tetapkan. Ketika Anda pindah ke lokasi baru yang lebih luas, tentu peralatan yang Anda pakai di rumah sebelumnya tidaklah cukup. Karena itu, Anda mungkin perlu membeli alat-alat tambahan serta memperbesar budgeting setiap bulannya.

4. Jaga konsistensi kualitas air dan pakan

Beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan saat Anda mengembangkan ternak ikan adalah menjaga kualitas air dan pakan, apalagi saat Anda akan pindah lokasi. Perpindahan lokasi mungkin membuat pH air berbeda dan ini bisa jadi berdampak bagi ikan yang Anda pelihara. Untuk itu, usahakan supaya tempat baru yang Anda pilih memiliki kualitas air yang tidak jauh berbeda.

Menjaga konsistensi kualitas air dan pakan akan membuat ikan-ikan tersebut tidak perlu beradaptasi cukup lama ketika dipindahkan di area yang baru. Sehingga, mereka dapat fokus pada proses pembuahan. Kalau perlu, Anda mungkin justru bisa meng-upgrade kualitas pakan supaya ikan-ikan yang Anda hasilkan menyaring target market yang lebih tinggi lagi.

5. Rekrut lebih banyak sumber daya manusia

Ketika mengembangkan bisnis, bukan hanya perlu memperluas area usahanya saja, melainkan juga sumber daya manusianya. Sebab, orang-orang inilah yang akan membantu Anda mengurus serta mengembangkan bisnis. Tanpa sumber daya manusia yang mumpuni, Anda mungkin akan kewalahan dan bisnis tidak dapat berkembang sesuai cita-cita di awal. 

6. Pastikan modal ekspansi sudah cukup

Melakukan semua tahapan di atas tentu tidak lepas dari yang namanya modal. Padahal, modal ekspansi bisnis itu tidak murah. Lalu, apakah Anda sudah memastikan bahwa suntikan dana yang Anda miliki cukup untuk memperluas usaha? Jika tabungan pribadi dan bantuan dari keluarga belum memenuhi target modal Anda, jangan lupa ada Modalku!

Ekspansi Bisnis Lebih Tenang, Untung Ada Modalku!

Modalku adalah platform pendanaan usaha yang siap memberikan suntikan modal ke UMKM hingga Rp300 juta dan Rp2 miliar untuk institusi. Dengan syarat dan ketentuan yang mudah serta tenor mencapai 12 bulan, Anda bisa mengembangkan bisnis secara lebih maksimal. Modalku juga sudah mendapatkan izin dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) sehingga dijamin aman!  Selain itu, Modalku pun sudah hadir di beberapa negara di Asia Tenggara, seperti Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Kembangkan bisnis budidaya ikan Anda dengan Modalku, yuk!

Apakah Anda ingin mengembangkan budidaya ikan supaya memiliki area ternak yang lebih luas dan konsumen yang lebih merata? #UntungAdaModalku yang bisa berikan pendanaan usaha dengan limit besar dan cicilan lama! Syarat dan ketentuannya pun mudah untuk dipenuhi, bahkan oleh usaha-usaha kecil seperti UMKM. Simak selengkapnya di website Modalku!

Ajukan Pendanaan Institusi