Jika Anda memiliki bisnis bengkel otomotif, pastinya Anda sudah tidak asing lagi dengan pentingnya persediaan suku cadang yang memadai. Sebab, tanpa sparepart yang cukup, Anda akan kesulitan memperbaiki kendaraan bermotor milik konsumen. Pada akhirnya, jika terus dibiarkan, hal ini akan berdampak pada kepuasan pelanggan dan tentunya pemasukan Anda. Oleh sebab itu, Anda perlu memiliki sistem manajemen stok suku cadang yang baik. Tapi, bagaimana caranya?
Cara Mengelola Suku Cadang untuk Bengkel Otomotif
Mudahnya, Anda bisa mulai menerapkan keenam tips berikut agar stok suku cadang di bengkel otomotif selalu mencukupi, dan pelayanan pun lebih lancar:
1. Teliti barang masuk sebelum menerimanya di gudang
Sebelum Anda menerima suku cadang dari supplier untuk gudang bengkel otomotif Anda, pastikan Anda memeriksa kualitas dan jumlah barang yang dikirim. Ini penting agar Anda terhindar dari kerugian akibat barang cacat atau jumlah yang kurang.
Misalnya, kalau Anda menerima suku cadang rem, periksa apakah ada kerusakan pada materialnya dan apakah jumlahnya sudah sesuai dengan nota pengiriman. Dengan begitu, Anda bisa menghindari komplain pelanggan dan menjaga reputasi bengkel.
2. Kategorikan semua jenis suku cadang
Pengelompokan suku cadang berdasarkan jenis, merk, atau fungsi akan memudahkan Anda saat mencarinya. Salah satu cara yang paling praktis adalah dengan sistem label warna atau kode. Contohnya, Anda bisa memberi label biru untuk suku cadang mesin dan label kuning untuk suku cadang kelistrikan. Jadi, Anda akan menghemat waktu saat mengambil barang dan mencegah kesalahan pengambilan, sehingga konsumen merasa lebih puas dengan kecepatan pelayanan bengkel otomotif Anda.
3. Berikan akses terbatas ke gudang inventaris
Gudang inventaris adalah tempat yang sangat penting, jadi pastikan hanya orang-orang tertentu yang bisa mengaksesnya. Dengan demikian, Anda bisa menghindari kehilangan atau penyalahgunaan suku cadang. Misalnya, Anda dapat memberlakukan sistem kunci atau ID card untuk akses ke gudang bengkel otomotif, sehingga hanya karyawan yang berwenang yang bisa masuk. Selain itu, akses yang lebih terbatas juga akan membantu Anda memantau siapa saja yang keluar masuk gudang sekaligus menjaga keamanan stok.
4. Lakukan stock opname rutin
Bagaimana cara mengawasi stok suku cadang di bengkel otomotif agar selalu cukup? Jawabannya adalah stock opname! Ini merupakan pemeriksaan fisik terhadap setiap barang yang ada di gudang untuk memastikan persediaan sesuai dengan catatan. Jadi, Anda bisa mendeteksi kekurangan atau kelebihan stok lebih awal.
Idealnya, Anda perlu menjadwalkan kegiatan ini secara berkala, misalnya setiap bulan atau setiap kuartal. Pada hari tertentu di akhir bulan, Anda bisa mengalokasikan waktu untuk mengecek stok oli, filter, dan suku cadang lainnya.
5. Latih karyawan secara berkala
Karyawan yang paham cara mengelola stok suku cadang akan membantu menjaga inventaris tetap tertata. Oleh sebab itu, pastikan Anda memberikan pelatihan berkala kepada mereka tentang cara menyimpan, mengambil, dan mencatat suku cadang. Misalnya, Anda bisa mengajarkan cara menggunakan sistem inventaris digital agar setiap suku cadang yang masuk atau keluar tercatat dengan baik. Apalagi, program pengembangan SDM sedemikian rupa juga membantu karyawan tetap up-to-date dengan prosedur yang berlaku.
6. Pastikan keamanan gudang baik
Stok suku cadang di bengkel otomotif bisa berkurang tanpa sepengetahuan Anda karena tindak pencurian. Untuk mencegahnya, sebaiknya Anda menjaga dan meningkatkan keamanan di gudang.
Langkah sederhananya, Anda bisa memasang kamera CCTV di sudut-sudut yang strategis, alarm peringatan, dan memastikan pencahayaan di area gudang cukup terang. Akan lebih baik lagi jika semua perangkat tersebut terhubung dengan sistem keamanan yang memiliki fitur pemantauan dari jarak jauh, sehingga Anda punya lebih banyak waktu untuk berfokus pada pekerjaan penting.
Mau Tambah Stok Suku Cadang? #UntungAdaModalku!
Jika berdasarkan hasil stock opname Anda harus menambah stok suku cadang tertentu, mungkin Anda pernah khawatir soal kecukupan dana yang diperlukan. Terutama, saat harus memesan banyak suku cadang yang mahal. Di saat seperti ini, Anda bisa tetap tenang karena ada produk pendanaan yang pas untuk Anda, yaitu dari Modalku!
Modalku memiliki produk pendanaan UMKM yang menyediakan modal tambahan hingga Rp300 juta untuk bisnis perorangan yang memiliki lokasi usaha fisik di Jabodetabek dan Surabaya. Tentunya, jumlah ini sangat mencukupi untuk berbagai kebutuhan dan jenis usaha, termasuk suku cadang bengkel otomotif. Apalagi, berkat adanya suku bunga kompetitif dan syarat tanpa agunan aset tetap, Anda bisa mengelola keuangan dengan lebih mudah! Siap mengembangkan bisnis Anda? Yuk, pelajari syarat lengkap dan prosedur permohonannya di sini!

