Revenue management merupakan salah satu aspek penting bagi kesuksesan bisnis destinasi wisata. Industri bisnis satu ini sangat dipengaruhi oleh faktor musiman, tren pasar, dan perilaku konsumen. Sehingga, tempat wisata harus mengelola pendapatan secara strategis demi memaksimalkan keuntungan. Baik dengan penawaran promosi maupun manajemen sumber daya yang efisien.
Meski begitu, proses tersebut kerap memiliki tantangan tersendiri, terutama untuk memprediksi kebutuhan pasar dan pengelolaan data. Di sinilah teknologi dapat membantu tempat wisata memaksimalkan strategi dengan cara yang lebih canggih dan efisien.
Manfaat Teknologi Revenue Management
Dengan penggunaan teknologi, proses revenue management pada bisnis tempat wisata akan berjalan lebih efisien berkat berbagai manfaat berikut:
Analisis data real-time yang lebih lengkap
Saat ini, telah hadir revenue management system (RMS) dalam bentuk perangkat lunak. Teknologi ini memungkinkan Anda untuk mengumpulkan dan menganalisis data secara real-time. Mulai dari data jumlah pengunjung hingga penjualan tiket. Dengan akses ke data yang selalu ter-update, Anda dan tim jadi bisa mengambil keputusan secara cepat dan tepat.
Misalnya, RMS berbasis kecerdasan buatan (AI) mampu menganalisis pola kunjungan wisatawan. Berdasarkan hasil analisis real-time tersebut, Anda pun bisa merekomendasikan strategi harga optimal di tempat wisata.
Memudahkan integrasi dengan sistem lain
Pada umumnya, teknologi RMS mendukung integrasi dengan berbagai sistem atau platform lain. Sebagai contoh, Anda dapat mengintegrasikan RMS dengan central reservation system (CRS). Integrasi ini memungkinkan RMS untuk mengakses data real-time terkait booking atau pembatalan pesanan. Semakin banyak data yang bisa diakses oleh RMS, akan semakin akurat pula hasil prediksi terkait tren kunjungan di tempat wisata.
Baca Juga: 6 Tips Memanfaatkan Pinjaman Usaha untuk Ekspansi Wilayah Distribusi
Automasi untuk tugas berulang
Proses revenue management melibatkan beberapa tugas berulang. Contohnya, pemantauan stok tiket dan pengaturan harga berdasarkan musim. Jika Anda melakukannya secara manual, hal tersebut bisa memakan banyak waktu dan tenaga. Kabar baiknya, teknologi RMS mampu mengotomasi tugas-tugas berulang tersebut.
Tak hanya menghemat waktu, sistem automasi juga dapat meminimalisir terjadinya human error. Di samping itu, Anda dan tim juga bisa lebih fokus mengerjakan tugas-tugas strategis, seperti meningkatkan layanan pelanggan dan merancang promosi kreatif.
Monitoring yang lebih mudah secara mobile
Teknologi RMS umumnya hadir dengan platform berbasis cloud. Solusi ini memungkinkan tempat wisata untuk mengelola revenue dari perangkat mobile, seperti smartphone atau tablet. Dengan begitu, Anda dan tim bisa memantau proses revenue management dari mana saja dan kapan saja. Pekerjaan ini juga didukung oleh dashboard interaktif yang memudahkan Anda untuk mengakses berbagai data bisnis dalam satu tempat.
Meningkatkan akurasi forecasting
Mayoritas RMS telah dibekali dengan machine learning untuk menunjang data analytics. Berkat teknologi tersebut, RMS mampu melakukan predictive analytics. Sistem RMS akan mempelajari pola data historis menggunakan algoritma khusus, lalu memberikan prediksi yang lebih akurat berdasarkan hasil pembelajaran tersebut. Proses ini disebut juga dengan forecasting.
Misalnya, sistem forecasting mampu memprediksi lonjakan pengunjung selama peak season. Berdasarkan hasil prediksi tersebut, tempat wisata dapat menyesuaikan kapasitas, fasilitas, serta strategi pemasaran yang lebih tepat.
Mendukung fleksibilitas perkembangan bisnis
Berbekal teknologi revenue management, bisnis tempat wisata bisa lebih fleksibel dalam menghadapi perubahan atau dinamika tren pasar. Contohnya, apabila ada permintaan mendadak untuk suatu paket wisata, sistem RMS akan segera menyesuaikan harga. Di samping itu, adopsi teknologi RMS juga dapat membantu tempat wisata untuk berekspansi, misalnya dengan menambah fasilitas atau layanan baru.
Bukan lagi sekadar pilihan, penerapan teknologi dalam revenue management tepat menjadi kebutuhan bagi tempat wisata yang ingin bertahan di era digital. Dengan kemampuan analisis data real-time hingga peningkatan akurasi forecasting, teknologi RMS mampu membantu tempat wisata memaksimalkan pendapatan dan memberikan layanan terbaik kepada pengunjung.
Untuk mengadopsi teknologi RMS dalam bisnis Anda, siapkan sumber daya dan biaya yang memadai. Jika butuh modal usaha tambahan, Anda bisa mengajukan Pendanaan Institusi Modalku. Layanan satu ini menawarkan berbagai produk pendanaan hingga Rp5 miliar yang dapat Anda pilih sesuai kebutuhan, termasuk untuk mengadopsi software berskala besar. Prosedur pengajuannya pun sangat mudah karena Anda hanya perlu mengisi formulir online. Langsung saja klik di sini untuk mengajukan Pendanaan Institusi Modalku!

