Bisnis akuakultur memiliki potensi besar untuk berkembang, terutama di tengah tingginya permintaan produk laut dan terbatasnya sumber daya alam. Untuk mendukung pertumbuhannya, pemilik usaha yang bergerak di sektor ini perlu memiliki dana yang cukup agar dapat mengembangkan bisnisnya. Sebab, modal yang mencukupi akan membantu memperkuat infrastruktur, meningkatkan kualitas produk, dan memperluas pasar.
Tulisan ini akan membahas berbagai cara untuk mendapatkan pendanaan yang tepat untuk bisnis Anda agar bisa terus bertumbuh dan berkembang. Yuk, simak!
1. Pahami apa yang dicari oleh investor
Untuk mendapatkan pendanaan dari investor, sangat penting untuk memahami apa yang mereka cari. Investor biasanya tertarik pada potensi keuntungan jangka panjang dan keberlanjutan dari sebuah usaha. Mereka ingin memastikan bahwa uang yang mereka investasikan akan menghasilkan laba yang signifikan.
Maka dari itu, pemilik bisnis akuakultur perlu memiliki pemahaman yang jelas mengenai tren pasar, proyeksi pendapatan, dan potensi pertumbuhan bisnis. Anda juga harus menunjukkan komitmen terhadap praktik bisnis yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, karena investor kini semakin memperhatikan dampak lingkungan dari investasi mereka.
2. Tonjolkan keunikan bisnis dalam pitch deck
Untuk menarik perhatian mereka, Anda harus bisa menonjolkan keunikan bisnis akuakultur Anda dalam pitch deck yang ditampilkan. Pastikan isinya jelas dan terstruktur dengan baik. Lalu, berikan informasi lengkap tentang visi dan misi bisnis, strategi pemasaran, analisis pasar, serta proyeksi keuangan.
Jangan lupa untuk menunjukkan apa yang membedakan bisnis Anda dari kompetitor di industri yang sama. Sebab, investor akan lebih tertarik jika mereka melihat adanya inovasi atau model bisnis yang lebih efisien dan menguntungkan.
3. Pertimbangkan program dari pemerintah
Selain mencari sumber pendanaan dari sektor swasta, Anda juga bisa mempertimbangkan berbagai program yang telah diluncurkan oleh pemerintah. Misalnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) baru-baru ini meluncurkan inisiatif Pendanaan Inovatif dan Kolaboratif yang bertujuan untuk mendukung pembangunan ekonomi biru di sektor kelautan dan perikanan Indonesia.
Program semacam ini sangat penting untuk memastikan adanya kolaborasi antara sektor publik dan swasta dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Dengan memanfaatkan kesempatan tersebut, Anda bisa memperoleh dukungan pembiayaan yang lebih mudah diakses dan berkelanjutan. Di saat yang bersamaan, bisnis akuakultur Anda juga ikut berkontribusi bagi penerapan kebijakan ekonomi biru sesuai strategi nasional.
4. Temukan angel investor
Angel investor adalah individu yang bersedia menginvestasikan uang mereka untuk mendukung usaha baru atau yang sedang berkembang. Biasanya, mereka akan memberikan pendanaan dengan imbalan saham atau kepemilikan dalam bisnis. Karena itulah, mereka bisa menjadi sumber pendanaan yang bermanfaat bagi pemilik bisnis akuakultur.
Untuk menemukan angel investor, Anda bisa bergabung dengan jaringan startup atau komunitas kewirausahaan, serta menghadiri acara pitching yang diselenggarakan oleh organisasi tersebut. Jadi, selain modal tambahan, Anda juga dapat memperoleh pengalaman dan wawasan yang berharga bagi pengembangan bisnis.
5. Coba crowdfunding
Crowdfunding adalah metode pendanaan yang melibatkan banyak orang di sebuah platform khusus untuk menyumbangkan sejumlah uang. Kelak, dana ini akan mendukung sebuah proyek atau usaha. Dalam konteks akuakultur, crowdfunding bisa menjadi cara yang efektif untuk mendapatkan dana dalam jumlah besar. Selain itu, crowdfunding juga membantu memperkenalkan bisnis Anda ke pasar yang lebih luas.
Untuk sukses dalam crowdfunding, pastikan Anda memiliki presentasi yang menarik dan mampu menjelaskan secara rinci bagaimana dana yang terkumpul akan digunakan untuk mengembangkan bisnis akuakultur Anda.
6. Dapatkan informasi dari asosiasi bisnis
Asosiasi bisnis dalam industri akuakultur bisa menjadi sumber informasi yang sangat berguna mengenai pendanaan dan peluang lainnya. Bergabung dengan asosiasi ini akan memberikan Anda peluang untuk bertemu dengan investor dan informasi terbaru mengenai program pendanaan yang tersedia. Asosiasi ini biasanya juga menyelenggarakan seminar, lokakarya, dan acara networking yang dapat membantu Anda mendapatkan wawasan lebih dalam tentang bagaimana memperoleh modal usaha.
Selain keenam cara di atas, ada juga opsi pendanaan yang patut dipertimbangkan, seperti Pendanaan Institusi dari Modalku. Sebab, melalui produk ini, Anda dapat memperoleh modal tambahan hingga Rp5 miliar untuk kelancaran operasional bisnis akuakultur. Apalagi, Anda bisa memilih metode yang beragam, mulai dari pendanaan berbasis invoice sampai pendanaan berjangka.
Dengan proses pengajuan yang mudah, syarat yang sederhana, tenor fleksibel, dan suku bunga kompetitif, Anda bisa segera memenuhi kebutuhan bisnis agar bisa bersaing! Siap mengembangkan bisnis Anda? Yuk, kunjungi halaman ini untuk informasi lebih lanjut tentang persyaratan dan prosedur permohonannya!

