Forecast barang atau inventory forecasting merupakan proses yang penting bagi bisnis karena tahapan ini akan memprediksi seberapa banyak memerlukan stok barang di masa mendatang. Keputusan forecast barang datang dari mempelajari data bisnis pada masa lalu dan pola-pola yang terjadi secara berulang. Forecast barang ini penting untuk setiap jenis usaha, termasuk bidang kesehatan maupun konstruksi supaya proyeknya lancar. Namun, tahukah Anda jika teknik inventory forecasting itu ada banyak? Pelajari bersama dengan membaca artikel di bawah ini!
Macam-Macam Teknik Forecast Barang
Ada empat teknik inventory forecasting yang mesti harus supply chain manager mengerti. Berikut keempatnya yang dapat Anda sesuaikan dengan jenis usaha.
1. Perkiraan kualitatif
Teknik forecast barang yang pertama adalah dengan melakukan perkiraan kualitatif. Jenis perkiraan yang satu ini didasarkan pada data-data kualitatif, misalnya dari pengalaman pelanggan yang memberikan feedback-nya untuk bisnis Anda atau dari karyawan Anda sendiri. Perkiraan kualitatif tentunya memiliki kelebihannya sendiri, yakni perusahaan jadi bisa mencari tahu kemungkinan yang akan terjadi di masa mendatang terkait permintaan pasar.
2. Perkiraan kuantitatif
Sesuai namanya, perkiraan kuantitatif dilakukan dengan cara memperkirakan kebutuhan persediaan barang berdasarkan history-history sebelumnya. Berbekal data historis di masa lalu, perusahaan jadi bisa memperkirakan seberapa membutuhkan barang-barang untuk rentang waktu tertentu. Jenis perkiraan yang satu ini tentu akan sangat terbaru jika dipadukan dengan perkiraan kualitatif karena bisnis jadi punya insight lain seputar hal-hal eksternal yang mungkin terjadi dan lain sebagainya.
3. Sebab-akibat
Teknik forecast barang berikutnya lebih kompleks lagi karena menghubungkan antara jumlah barang yang dibutuhkan dengan peristiwa-peristiwa lain pada periode waktu tertentu. Misalnya, penjualan bisnis tentu akan berbeda dari waktu ke waktu. Hal itu bisa terjadi karena berbagai faktor, mulai dari penyebab internal sampai eksternal, seperti perubahan tren, kebutuhan pasar, atau kebijakan ekonomi yang berlaku. Memperkirakan kebutuhan barang berdasarkan fenomena ini akan memberikan insight bisnis yang lebih kompleks.
4. Simulasi
Simulasi menjadi teknik inventory forecasting yang paling kompleks karena memadukan ketiga komponen di atas. Bisa dibilang, ini merupakan teknik yang dapat memberikan pandangan paling lengkap dari berbagai sisi bisnis, mulai dari internal sampai eksternal. Meski paling rumit, tetapi sebenarnya teknik simulasi yang jadi paling mendekati realitas perusahaan Anda nantinya.
Baca Juga: Manfaat Transparansi Keuangan dan Cara Menerapkannya
Cara Melakukan Forecasting untuk Stok Barang
Mengetahui teknik-teknik inventory forecasting tidaklah cukup, Anda tetap harus tahu bagaimana cara melakukan hal ini untuk mengelola stok barang. Maka, simak caranya di bawah ini!
1. Selalu pantau stok secara real-time
Forecast barang dilakukan untuk memprediksi kebutuhan di masa mendatang dengan melihat kebutuhan Anda saat ini dan di masa lalu. Karena itu, penting untuk mengetahui stok secara real-time dari waktu ke waktu. Pastikan juga bahwa data yang Anda miliki itu akurat karena akan mempengaruhi bagaimana Anda memprediksi masa depan. Jika perlu dan punya budget, aplikasikan teknologi yang dapat membantu Anda memantau stok secara real-time dan akurat.
2. Tetapkan waktu untuk pembuatan forecast
Memantau stok memang perlu dilakukan secara berkala. Akan tetapi, membuat forecast barang itu harus Anda lakukan setiap beberapa periode sekali, misalnya satu bulan sekali. Dengan melakukannya secara rutin, Anda jadi bisa mengukur untuk perkiraan di periode berikutnya, menerapkan perkiraan sesuai timeline, dan mengatur budgeting bisnis dengan baik.
3. Dokumentasikan data penggunaan dan pembelian barang
Salah satu hal yang sangat penting sehubungan dengan pemenuhan forecast barang adalah mendokumentasikan pembelian barang dan penggunaannya. Bukti ini akan berguna ketika Anda akan memperkirakan pada masa selanjutnya. Misalnya, berikan keterangan ketika penjualan bisnis melonjak pesat, boleh jadi karena momen Lebaran, Natal, atau Tahun Baru Cina. Dengan begini, Anda jadi bisa memperoleh perkiraan yang lebih akurat saat akan membuat yang baru nanti.
Apakah Anda adalah pelaku usaha yang perlu melakukan forecast barang, tapi tidak punya modal untuk membeli barang banyak di awal? Tenang saja, #UntungAdaModalku yang bisa memberikan modal usaha tambahan untuk Anda melakukan inventory forecasting. Dengan limit yang mencapai Rp300 juta untuk UMKM dan Rp2 miliar untuk institusi dan bisnis berskala besar, serta tenor hingga 12 bulan, Anda bisa memaksimalkan pembukaan bisnis bersama kami. Cek syarat dan ketentuannya dengan klik link di sini!

