3 Arti Kata PO dalam Bisnis Online yang Sering Buat Bingung

Hendak memulai bisnis online dalam waktu dekat ini? Apa Anda pernah mendengar istilah PO sebelumnya? Kalau Anda pernah berbelanja online, paling tidak Anda sudah cukup sering mendengar atau membaca istilah PO. Namun, tahukah Anda kalau arti kata PO ini bisa merujuk ke beberapa makna? Contohnya seperti pada frasa “open PO” yang sering dicantumkan di caption produk online.

Sejauh ini, terdapat tiga arti kata PO yang sering sekali digunakan oleh para pelaku bisnis, terutama bisnis online. Ada pre-order, pay-out, dan yang terakhir adalah purchase order. Nah, kira-kira arti kata PO mana yang dimaksud? Tentunya Anda perlu tahu, agar jadi lebih siap saat sudah mulai menjalankan bisnis online Anda nantinya.

Pre-order

Arti kata PO yang pertama ini mungkin yang paling banyak diketahui. Pre-order di sini merujuk pada proses pemesanan barang yang belum ada stoknya. Metode open PO juga cukup sering diterapkan oleh beberapa pemilik bisnis online. Caranya, produk yang akan dijual akan dipromosikan terlebih dahulu dengan sistem open PO.

Selanjutnya, para pembeli akan melakukan PO atau pre-order tersebut. Biasanya metode open PO ini menerapkan sistem kuota produksi, yakni jika pemesanan mencapai jumlah kuota tertentu, barulah barang tersebut akan diproduksi. Lalu, barang pesanan setiap pembeli baru bisa dikirimkan.

Walau memakan waktu cukup lama dalam prosesnya, mulai dari produksi hingga nanti dikirim dan dapat diterima oleh pembeli, metode ini ternyata cukup populer. Ini dikarenakan metode open PO ini dianggap lebih menguntungkan bagi para penjual. Penjual hanya perlu menyediakan produk sesuai dengan banyaknya pemesanan, tanpa takut nantinya akan ada produk yang tersisa atau tidak laku dijual.

Selain itu, metode pre-order ini sendiri menerapkan dua jenis pembayaran. Ada sistem pembayaran satu kali, yakni membayar harga penuh di awal. Tetapi ada juga yang menerapkan pembayaran dua kali, yakni dimulai dengan membayar harga DP terlebih dahulu, barulah pembeli melakukan pembayaran kedua untuk melunasi harga barang yang dibeli setelah barang sudah jadi dan akan dikirimkan.

Anda mungkin tertarik: Ini Dia! 5 Strategi Pemasaran Online agar Toko Anda Makin Ramai

Pay-out

Arti kata PO yang kedua adalah pay-out. Secara harfiah, pay-out sendiri bisa diartikan sebagai “pembayaran.” Terkhusus dalam konteks bisnis online, arti kata PO yang satu ini merujuk pada pembayaran yang dilakukan oleh pihak pemilik lapak online (marketplace) kepada toko online atau penjual di platformnya.

Jika Anda membuka toko online di salah satu marketplace, maka Anda akan cukup sering untuk mendengar istilah pay-out. Marketplace menaungi lebih dari satu toko dan penjual online, tentunya dibutuhkan sistem pembayaran yang aman. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan metode pay-out ini.

Saat ada pembeli yang membeli produk Anda melalui marketplace, uang yang ditransfer tidak akan langsung masuk ke rekening Anda. Pembayaran dari pembeli akan transit dulu di rekening milik marketplace. Tujuannya untuk menjamin bahwa pembeli menerima barang dan melakukan konfirmasi terlebih dahulu, setelahnya barulah dana dilepaskan ke penjual. Dengan begini, pihak marketplace bisa meminimalisir kemungkinan penipuan secara online.

Lihat juga: Pemasaran Online untuk Hadapi Tantangan Bisnis Online

Purchase Order

Terakhir, arti kata PO yang merujuk pada istilah purchase order. Purchase order sendiri berarti bukti pemesanan yang dilakukan oleh pembeli. Istilah ini sebenarnya sudah dipakai dalam transaksi belanja bahkan sebelum adanya bisnis online seperti sekarang ini.

Selain merujuk pada berkas atau dokumen pemesanan yang memuat rincian produk, jumlah pesanan, dan harga, istilah purchase order juga bisa dipakai untuk merujuk pada aktivitas pemesanan yang dilakukan oleh pembeli itu sendiri. Untuk memperjelas maksud arti kata PO mana yang Anda maksud, ada baiknya tambahkan keterangan sedikit. Seperti misalnya “bukti purchase order” untuk merujuk pada dokumen pemesanan.

Ketiga arti kata PO ini akan semakin sering Anda dengar dan gunakan. Terutama saat Anda mengelola bisnis online sendiri nanti, baik itu skala kecil atau besar. Mengenali arti kata PO ini akan membantu Anda mengerti saat yang tepat untuk menggunakannya agar tidak terjadi salah paham dengan supplier atau pembeli Anda.

Selain mengetahui arti kata PO, persiapan bisnis online lainnya yang perlu Anda pertimbangkan dengan segera adalah mencari sumber modal bisnis Anda. Solusi mudah yang bisa Anda pilih adalah memanfaatkan jasa pinjaman online dari Modalku. Dengan sistem yang terintegrasi dengan aman, Anda dapat memproses pengajuan dengan nyaman di sini dan berkesempatan mendapatkan dana tunai sebesar Rp500 juta!

Ajukan Sekarang!


Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform pendanaan UMKM di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Leave a Reply