Modalku di Fintech Days 2018 Bali

Tim Modalku bersama Hendrikus Passagi (Direktur Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Fintech OJK)

Kuta, 25-27 Oktober 2018 – Lagi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan acara Fintech Days bersama Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH). Kali ini, Fintech Days diadakan di Kuta, Bali. Sama seperti acara Fintech Days sebelumnya, diharapkan bahwa event ini akan mendukung inklusi keuangan di Indonesia, terutama di wilayah luar Pulau Jawa.

Pada kesempatan ini, Modalku kembali menjadi platform teknologi finansial (FinTech) yang turut berpartisipasi. Kami membuka booth khusus untuk sosialisasi layanan Modalku serta mengedukasi publik tentang layanan FinTech P2P lending.

Modalku menyediakan layanan P2P lending, di mana peminjam (Usaha Mikro, Kecil, atau Menengah yang berpotensi) bisa mendapatkan pinjaman modal usaha tanpa agunan hingga Rp 2 miliar yang didanai oleh pemberi pinjaman platform melalui pasar digital. Dengan mendanai pinjaman UMKM di Modalku, pemberi pinjaman mendapatkan alternatif investasi dengan tingkat pengembalian yang atraktif. Pinjaman usaha Modalku digunakan UMKM untuk pengembangan serta ekspansi bisnis. 


Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Leave a Reply