24 Jam Bersama Finance Supervisor Modalku

Angka dan Uang. Dua hal inilah yang pasti melekat di benak tim Modalku saat mendengar nama saya, Johana Tania. Saya bekerja sebagai Finance Supervisor di Modalku, startup peer-to-peer lending terbesar di Indonesia. Tugas utama saya adalah mengurus dana pemberi pinjaman dan peminjam. Saya bertanggung jawab menyiapkan semua transaksi yang berkaitan dengan rekening kustodian Modalku dengan Bank Sinarmas. Pekerjaan saya menuntut saya untuk memiliki ketelitian yang tinggi.

Sebelumnya, saya mengenyam pendidikan di Taylor’s University, Kuala Lumpur dengan Accounting and Finance sebagai jurusan saya. Setelah lulus kuliah, saya sempat bekerja di sebuah perusahaan startup e-commerce di Jakarta sebagai accounting dan finance staff.

Yuk, simak keseharian saya.

Lihat juga: “24 Jam Bersama Social Media Specialist Modalku”

06.30 – Bangun Tidur

Alarm membangunkan saya. Biasanya saya memejamkan mata sejenak selama 5 – 10 menit, sebelum tersadar bahwa saya harus kembali bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup. Setelah benar-benar terjaga, saya melakukan stretching agar lebih bugar. Lalu dilanjutkan dengan meditasi selama 10 menit. Karena saya masih pemula, biasanya saya mengikuti panduan meditasi dari YouTube. Setelah meditasi, biasanya saya akan memeriksa smartphone dan mengatur reminder terutama untuk hal-hal yang sifatnya mendesak.

07.15 – Menyiapkan Bekal

Untuk makan siang, biasanya saya membawa bekal dari rumah. Saya menyiapkan makanan di malam hari, agar pagi harinya siap dipanaskan. Cara ini sangat efektif untuk menghemat waktu. Saya juga membuat jus buah untuk sarapan maupun untuk dibawa ke kantor. Menyiapkan makanan sendiri merupakan cara saya memulai pola hidup sehat. Makanan yang dimasak sendiri lebih terjamin kebersihannya. Bagi saya, makanan sehat itu bukan sekedar gaya hidup, tapi juga faktor penunjang karir.  

08.00 – Persiapan ke Kantor

Sembari mempersiapkan diri, biasanya saya mendengarkan podcast atau lagu. Untuk podcast, saya senang mendengarkan konten yang berhubungan dengan “The Law of Attraction” untuk memberikan energi positif sepanjang hari. Kalau untuk lagu, aliran musiknya tergantung dari mood dan cuaca hari itu. Mulai dari indie folk, pop, jazz, sampai alternative rock.

Setelah selesai bersiap-siap, saya berangkat ke kantor menggunakan transportasi online. Saya berangkat ke kantor bersama teman satu tim saya yang kebetulan memang tinggal berdekatan. Perjalanan ke kantor memakan waktu kurang lebih 15 – 20 menit tergantung keadaan lalu lintas pagi itu.

09.15Mulai Bekerja

Setelah sampai kantor, saya akan membuka laptop dan menyiapkan meja serta perlengkapan yang dibutuhkan untuk bekerja. Tidak lupa saya juga menyiapkan minuman agar tetap hydrated. Lalu saya akan mulai mengecek email dan pesan-pesan dari kolega saya, juga memeriksa to-do list. Ini penting untuk memastikan tidak ada pekerjaan yang terlewat.

Sebagai Finance Supervisor, pekerjaan saya berhubungan erat dengan bank. Jam 10.00 – jam 14.00  menjadi jam-jam genting bagi tim kami. Kami mengejar cut off time dengan bank. Saya fokus pada berbagai transaksi, terutama pencairan. Sebelum melakukan pencairan, saya harus memeriksa validitas semua data yang saya terima. Agar tetap fokus, saya biasa bekerja sambil mendengar lagu.

13.00 – Makan Siang Santap Bekal

Setelah memastikan semua pencairan sudah diproses, saya akan menyantap bekal makan siang. Terkadang saya merasa kurang dan akan pergi ke kantin basement atau minimarket sebelah kantor untuk membeli makanan ringan. Maklum, pekerjaan “berhitung” sangat menguras energi.

Selama istirahat, saya juga bersantai sembari bersenda gurau dengan teman-teman. Terkadang, saya mengisi waktu dengan memeriksa konten sosial media. Walaupun sebentar, istirahat siang sangat efektif untuk mengisi kembali energi saya.

14.00 – Semangat Terisi, Kerja Lagi

Energi dan perut sudah terisi kembali, saya akan me-review pekerjaan supervisee sebelum kami olah menjadi laporan yang akan digunakan oleh tim lain. Sebagai bagian dari tim finance, saya menerima banyak sekali request dari tim lain. Nah, ini merupakan jam yang pas untuk saya mengecek dan melengkapi semua request tersebut. Terkadang ada request yang baru bisa saya proses keesokan harinya dan ini akan saya tampung dulu di to-do list saya. Di jam-jam segini, pekerjaan di daftar to-do list terus bertambah. Tapi to-do list sangat berguna agar pekerjaan yang sifatnya urgent tidak terlewatkan.

Saya membantu pekerjaan tim finance di Indonesia dan Malaysia. Sebagai informasi, Modalku juga operasional di Singapura dan Malaysia di bawah nama Funding Societies. Prosedur dan produk di Malaysia tidak sepenuhnya sama dengan yang ada di Indonesia. Jam-jam gentingnya biasa terjadi setelah jam makan siang. Kalau di pagi hari saya sibuk dengan pekerjaan Indonesia, di siang hari ini berubah. Saya lebih sibuk dengan pekerjaan dari Malaysia. Di jam-jam ini, saya sering berdiskusi dengan tim finance yang ada di Malaysia melalui call. Bekerja di startup memiliki tantangan tersendiri. Saya jadi belajar bagaimana suatu usaha dijalankan di negara lain.

16.00 – Waktunya Diskusi

Inilah waktu yang tepat untuk berdiskusi dengan tim lain maupun pihak eksternal. Karena tidak dikejar-kejar waktu pencairan atau request lainnya, diskusi menjadi lebih tenang. Hal-hal yang kami diskusikan beragam, mulai dari isu-isu yang ada saat ini sampai dengan proses implementasi produk ataupun prosedur baru.

Sebagai contoh, saya terlibat di proyek partnership. Kami banyak berdiskusikan cara agar peminjam lebih mudah dan nyaman saat melakukan pembayaran angsuran. Bersama-sama, kami melakukan pengujian. Adakah langkah proses yang bisa dibuat lebih optimal? Melalui diskusi, kami berusaha mencari solusi keuangan yang bisa membantu semua pihak tapi tetap efektif dan efisien.

17.00 – Mencari “Hiburan”

Menjelang petang, saya akan mencari “hiburan” (biasanya dalam bentuk makanan ringan). Dari yang sehat (seperti buah) sampai yang tidak sehat (seperti gorengan). Kadang saya dan teman-teman pergi ke minimarket sebelah sembari mencari angin segar.

Setelah itu saya akan kembali ke kantor dan melanjutkan beberapa pekerjaan dan request yang ada. Saya memiliki kebiasaan merangkum dan merapikan catatan yang saya ambil selama diskusi/meeting. Saya juga melakukan pemetaan untuk proyek-proyek yang sedang dikerjakan. Sebelum pulang kantor, saya juga memasang reminder dan membuat to-do list untuk keesokan harinya.

19.00 – Sehat dengan Gym

Saya menyempatkan diri untuk pergi ke gym setelah pulang dari kantor. Seharian duduk di depan laptop memang melelahkan. Berolahraga menjadi cara saya melepas stres. Saya biasa ikut kelas body combat dan body pump.  

21.30 – Persiapan untuk Esok Hari dan Me Time

Biasanya jam 21.30 saya sudah kembali ke kosan. Saya menggunakan jam sebelum tidur untuk me time. Sesaat sebelum bersantai, saya akan mengecek kembali hal-hal yang harus saya lakukan besok. Setelah itu, saya menghabiskan waktu dengan membaca buku atau menonton series sitcom favorit. Saya juga bisa membuka Instagram atau menonton video di YouTube. Ini merupakan bagian terbaik dari hari saya sebelum tidur.


Artikel blog ini ditulis oleh anggota tim Modalku. Kami adalah platform peer-to-peer (P2P) lending nomor 1 di Indonesia dan Asia Tenggara. Modalku menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman. Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Leave a Reply