Kesalahan dalam Mengelola Uang, Apa Saja Ya?

kesalahan dalam mengelola uang

Financial literacy atau melek finansial adalah kemampuan seseorang dalam memahami konsep keuangan. Saat mindset melek finansial ini sudah diajarkan sejak dini, maka mindset ini akan semakin kuat dan menancap, sehingga kita tidak akan kesulitan dalam mengelola keuangan. Sebaliknya, seseorang yang tidak melek finansial akan lebih sulit untuk melakukan manajemen keuangan pribadinya, sehingga akan sering melakukan kesalahan dalam mengelola uang.

Tidak ada kata terlambat untuk belajar dan mencoba. Siapapun di usia berapapun berhak untuk mempelajari pengelolaan keuangan, sehingga kita akan bisa terhindar dari kesalahan-kesalahan dalam mengelola keuangan. Oleh sebab itu, kita harus memahami apa saja kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam mengelola uang ini.

Tahukah Anda? Mengelola keungan pribadi itu tidak sulit lho!

Nah berikut ini merupakan contoh kesalahan-kesalahan dalam mengelola uang berdasarkan range usianya.

Usia 5-10 Tahun

Pada rentang usia ini, kesalahan yang sering dilakukan adalah anak tidak diajarkan cara mengelola uang dengan baik, sehingga akan berakibat pada sulitnya anak untuk menabung, dan bertahan hingga anak beranjak dewasa.

Mulai dari sekarang, selalu tanamkan budaya menabung sejak kecil kepada anak-anak atau keluarga kita, karena budaya ini akan membantu mendewasakan anak, dan anak pun dapat melek finansial sejak kecil.

Usia 15-20 Tahun

Pada usia remaja, kesalahan yang sering dilakukan adalah terlalu mengikuti gengsi. Seorang anak remaja yang terbiasa hidup mengikuti gengsi akan menjadikannya seorang yang berperilaku konsumtif. Perilaku ini akan membuat kita menjadi orang yang senang berbelanja dan tidak pernah melihat kondisi keuangan.

Selain gengsi, FoMO juga menjadi penyebab masalah keuangan. Apa itu FoMO? 

Usia 20-30 Tahun

Saat menginjak dewasa dan memiliki penghasilan sendiri, kesalahan yang sering dilakukan adalah tidak mencari passive income dan belum mempelajari investasi. Jika demikian, maka kita hanya akan memaksimalkan perbelanjaan bulanan, boros dalam penggunaan kartu kredit, atau hanya melakukan pelunasan minimum pada angsuran bulanan.

Ingin berinvestasi? Anda dapat mempelajari lebih dalam tentang cara berinvestasi di sini.

Usia 31-40 Tahun

Menginjak hari tua, biasanya kesalahan dalam mengelola keuangan ini contohnya seperti belum mempersiapkan dana darurat atau dana pendidikan untuk anak. Jika kita tidak pernah mempersiapkan diri untuk keadaan darurat, maka kita akan kesulitan ketika menemukan peristiwa yang tidak pernah diperkirakan sebelumnya. Contohnya seperti mendadak kehilangan pekerjaan atau keluarga yang masuk rumah sakit karena kondisi kritis.

Selain itu, kita juga harus siap membiayai pendidikan anak, karena kita seringkali tidak menyadari bahwa anak akan selalu tumbuh dan berkembang. Oleh sebab itu, kita harus sudah mempersiapkan biaya pendidikan anak. Karena jika tidak, bisa-bisa kita tidak berkutik dalam keadaan darurat tersebut karena tidak memiliki dana darurat cadangan.

Usia 41-50 Tahun

Saat menjelang hari tua, biasanya kesalahan yang paling sering dilakukan adalah belum mempersiapkan dana untuk pensiun. Ingat, kita tidak akan selamanya bekerja bukan? Oleh sebab itu, kita juga harus mulai mempersiapkan dana untuk hari tua.

Nah jika kita ingin mempersiapkan dana untuk pensiun, yang pertama bisa kita mulai dengan menyadari diri kita dan menghitung waktu hingga pensiun. Lalu, kita bisa menyusun rencana keuangan kita untuk kedepannya. Misalnya, dimanakah kita akan menabung, berinvestasi dan mendaftarkan diri di lembaga asuransi.

Perencanaan dan pengelolaan keuangan sudah harus kita susun mulai saat ini juga, agar kita bisa memanajemen keuangan kita hingga hari tua nanti. Yuk mulai menghindari kesalahan dalam mengelola uang ini, dan mulai memanajemen uang kita dengan baik.

Nah jika Anda bingung bagaimana cara mengelola keuangan dengan baik, Anda dapat mempelajarinya dengan mengikuti kelas “Tips Dasar Mengelola Keuangan Pribadi” yang disediakan oleh Luarsekolah! Modalku dan Luarsekolah berkolaborasi menciptakan kemudahan untuk Anda dalam belajar memulai beriklan di Instagram. 

Apa Saja yang Bisa Anda Dapatkan di Luarsekolah?

Luarsekolah merupakan wadah untuk para generasi milenial Indonesia yang ingin belajar dan menguasai keterampilan untuk mendukung pengembangan industri 4.0. Bagi Anda yang ingin belajar berinvestasi, Anda dapat mengikuti kelas Belajar Investasi Untuk Pemula yang diselenggarakan Luarsekolah.

Luarsekolah telah dipercaya oleh lebih dari 380 ribu penggunanya untuk membeli kelas pelatihan online. Luarsekolah menyediakan berbagai kelas bagi seseorang yang ingin belajar soft skills maupun hard skills dengan harga terjangkau. Mulai dari kategori kelas seperti bisnis, pengembangan diri, pemasaran, teknologi dan software, hingga kelas fotografi. 

Materi yang disajikan mudah dipahami karena menggunakan sistem micro-learning, serta bahan pembelajaran yang terdiri dari video, PDF, sampai podcast. Tujuannya tentu saja agar pengguna dapat lebih fokus dan tidak merasa bosan. Semua mentor dan pemateri di Luarsekolah merupakan instruktur terbaik yang telah memiliki pengalaman menahun di bidangnya.

Tunggu apa lagi? Yuk cek kelas Luarsekolah sekarang juga di www.luarsekolah.com. Dapat ilmunya & dapat juga hadiahnya!


Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform pendanaan digital bagi UMKM di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia.

Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Leave a Reply