5 Tips Sukses Kolaborasi Usaha Kuliner

tips kolaborasi usaha kuliner

Menjalankan bisnis bukanlah hal yang mudah. Tidak jarang, banyak pebisnis yang membutuhkan bantuan pihak lain untuk memajukan usahanya. Salah satunya dengan membentuk kolaborasi bisnis. Hal ini berlaku pula pada usaha kuliner.

Melakukan kolaborasi usaha, terutama dalam usaha kuliner, bisa menjadikan Anda untung atau buntung. Jika salah langkah, Anda bisa mengalami kerugian besar. Namun, jika Anda tepat memilih partner, maka kolaborasi bisnis berpotensi mendatangkan keuntungan besar. Untuk itu, ada beberapa tips sukses bagi Anda yang akan menjalankan kolaborasi usaha kuliner. Simak ulasannya berikut ini.

Lihat juga: “6 Cara Memulai Bisnis Online Bareng Teman Supaya Akur”

Pilih Partner yang Kredibel dalam Usaha Kuliner Bersama

Agar kolaborasi bisnis Anda sukses, pilihlah partner yang kredibel dan sesuai dengan identitas usaha kuliner Anda. Jika Anda ingin berkolaborasi dengan influencer dalam membuat menu baru, pilihlah influencer yang sering membuat konten mengenai makanan favoritnya.

Misalnya, katakanlah Anda mempunyai usaha kuliner burger dan ingin berkolaborasi dengan seorang influencer untuk menciptakan menu baru. Maka, pilihlah influencer yang sering membuat konten mengenai burger. Jadi, ketika menu Anda diproduksi, masyarakat yang sebelumnya sudah percaya dengan konten-konten influencer ini akan tertarik mencicipi menu baru Anda.

Untuk menginisiasi kolaborasi ini, Anda bisa menghubungi calon partner Anda terlebih dahulu. Setiap pihak memiliki ketentuan yang berbeda-beda. Biasanya, setelah dihubungi, mereka akan mengarahkan Anda ke proses selanjutnya, misalnya untuk memberi tahu hal apa saja yang harus dipersiapkan. Beberapa pihak hanya perlu berdiskusi, tetapi ada juga yang membutuhkan proposal usaha kuliner Anda.

Saling Mengenali Kelebihan dan Kekurangan Usaha

Sebelum berkolaborasi dengan suatu pihak, pastikan Anda mencari tahu terlebih dahulu kekurangan usaha kuliner Anda. Kelebihan usaha kuliner Anda bisa menjadi modal untuk ditonjolkan kepada calon partner Anda agar mereka mau berkolaborasi. Di sisi lain, kekurangannya juga perlu Anda teliti untuk meminimalisir kerugian dan hal-hal yang tidak diinginkan.

Anda juga perlu mengetahui kelebihan dan kekurangan partner kolaborasi Anda dengan baik. Pastikan kolaborasi ini Anda lakukan dengan pihak yang berada di level yang sama dengan Anda agar bisa saling mendukung satu sama lain.

Samakan Tujuan dan Komitmen

Saat memulai bisnis, Anda tentu memiliki tujuan jelas ke arah mana bisnis tersebut akan berjalan. Begitu pula ketika Anda melakukan kolaborasi bisnis. Anda dan partner kerja Anda perlu menentukan tujuan kolaborasi tersebut. Dengan memiliki tujuan, Anda dan partner kerja bisa mengatur strategi yang harus kalian lakukan demi mencapai tujuan tersebut.

Penting juga untuk menyamakan tujuan itu. Harus ada fokus dan tujuan yang sama antara Anda dan partner kerja, yaitu komitmen untuk membuat produk kuliner berkualitas baik. Jika tujuan dan komitmen kedua belah pihak tidak sejalan, maka kerja sama akan sulit terjalin dan kolaborasi usaha kuliner tidak akan berhasil.

Dengan berkolaborasi, Anda juga lebih mudah berdiskusi tentang strategi branding!

Bersikap Terbuka dan FleksibelĀ 

Sebagai pebisnis, salah satu sikap yang dibutuhkan ketika bekerja sama dengan pihak lain adalah sikap terbuka. Anda tentu didorong untuk selalu berpikir kreatif dan inovatif dalam menjalankan usaha kuliner, mulai dari pembuatan menu hingga cara pengemasan dan pemasaran. Anda memiliki partner yang juga memikirkan berbagai ide berbeda. Sikap keterbukaan ini diperlukan agar Anda bisa lebih mudah menerima macam-macam ide dan memutuskan ide yang paling baik.

Selain itu, diperlukan juga fleksibilitas dalam menjalankan kolaborasi bisnis. Anda bekerja dengan tim yang memiliki kebutuhan berbeda-beda. Ketika Anda sudah merencanakan segala hal dalam pikiran Anda, belum tentu rencana Anda akan berjalan sesuai dengan yang Anda inginkan. Sikap fleksibel ini dibutuhkan agar Anda bisa menerima perubahan-perubahan tanpa harus membuat partner kolaborasi bisnis Anda canggung.

Ciptakan Momen yang Tepat

Tips terakhir adalah ciptakan momen yang tepat bersama partner kolaborasi bisnis Anda. Timing adalah faktor penting ketika menjalankan sebuah bisnis. Anda perlu melihat peluang dengan jeli.

Misalnya, usaha kuliner Anda berkolaborasi dengan desainer untuk membuat hampers Idulfitri dan Natal yang cantik. Anda bisa mengombinasikan menu makanan Anda yang dibungkus dengan packaging hasil desain partner kerja Anda untuk menghasilkan produk hampers menarik dan berkesan.

Nah, itu dia lima tips sukses kolaborasi usaha kuliner untuk Anda dan partner kerja Anda. Bekerja sendiri memang cepat, tapi bekerja sama dengan orang lain akan menghasilkan sesuatu yang lebih baik dan berkualitas. Semoga berhasil!


Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform pendanaan digital bagi UMKM di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini. 

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Leave a Reply