Isu keamanan data menjadi topik hangat belakangan ini. Banyak masyarakat dan konsumen yang sekarang menjadi lebih melek terhadap keamanan data pribadi mereka.

Tidak hanya itu, banyak perusahaan teknologi berlomba-lomba untuk memenuhi persyaratan GDPR (General Data Protection Regulation) untuk semua penggunanya. Ini mutlak menjadi standar baru dari keamanan data di Uni Eropa. Banyak perusahaan-perusahaan teknologi yang sekarang juga menggunakan standar GDPR ini bagi pengguna mereka di luar Eropa.

Pertanyaannya, langkah apa saja yang sudah dilakukan Modalku untuk memastikan bahwa data Anda aman?

Informasi Pribadi di Modalku

Apabila Anda meninjau di FAQ Modalku, di bagian Administrasi > Akun, tepatnya di bawah pertanyaan “Seberapa aman informasi pribadi saya?”, Anda akan menemukan jawaban ini:

Kami menjamin keamanan informasi Anda sebisa mungkin. Data yang masuk ke dalam platform kami diamankan dan dienkripsi menggunakan SSL. Kami juga menggunakan enkripsi data MD-5, pengacakan dokumen URL, filter SQL Injection, dan Content Delivery Network (CDN) terpisah untuk keamanan. Dari segi server, kami telah melakukan instalasi firewall dan antivirus untuk perlindungan, dan kami secara reguler melakukan back-up untuk keamanan server kami.

Nah apa maksud dari beberapa hal yang disebutkan di sini? Mari kita bahas lebih detail satu per satu.

Diamankan dan Dienkripsi Menggunakan SSL

SSL atau Secure Sockets Layer adalah cara Modalku memastikan bahwa koneksi setiap penggunanya aman. Setiap kali Anda mengunjungi situs kami, akan ada sebuah link yang terenkripsi antara device yang Anda gunakan dengan web server kami. Ini bisa terjadi karena sewaktu proses pembuatan SSL, server web menciptakan dua kunci kriptografi, satu adalah kunci pribadi dan yang lainnya adalah kunci publik.

Dengan demikian seluruh informasi yang Anda masukkan akan di-enkripsi (dikodekan) dan terjaga aman. Informasi menjadi tidak dapat terbaca oleh siapapun kecuali ke server yang memang dituju saat mengirim informasi tersebut. Ini adalah perlindungan dari pihak ketiga yang berniat menyalahgunakan data tersebut.

Enkripsi Data MD5

MD5, atau message digest algorithm 5 adalah fungsi hash kriptografik 128-bit yang digunakan secara luas untuk bermacam-macam aplikasi demi menjaga keamanan. MD5 juga umum digunakan untuk melakukan pengujian integritas sebuah berkas.

CDN (Content Delivery Network)

Fungsi di antara bagian kepala situs (nama domain) dan web hosting ini bertujuan untuk menangkal potensi serangan DDoS (Distributed Denial of Service). Selain itu, CDN juga berfungsi mempercepat waktu loading situs web. Ini dilakukan untuk menjamin bahwa akses ke platform tersedia setinggi mungkin ke angka 100%.

Firewall dan Antivirus

Merupakan faktor keamanan tambahan untuk mencegah kemungkinan celah dari sisi internal. Ini adalah sesuatu yang mungkin Anda juga punyai untuk device pribadi Anda, namun jenis-nya lebih spesifik untuk kebutuhan perusahaan.

Regular Backup

Apabila ada sesuatu yang terjadi dan tidak bisa dihindari, tidak berarti semua data akan hilang. Dengan backup secara berkala, Modalku ingin memastikan bahwa data tidak akan hilang apabila terjadi serangan ke situs mereka.


Modalku percaya bahwa keamanan data adalah tanggung jawab penting bagi perusahaan FinTech manapun. Selain hal-hal di atas, secara berkala Modalku melakukan tes keamanan dan audit pihak ketiga untuk memastikan tidak ada potensi masalah di masa depan. Ini adalah investasi teknologi yang tidak sederhana, tetapi adalah sesuatu yang wajib untuk para pengguna kami.

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, platform peer-to-peer (P2P) lending nomor 1 di Indonesia. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman. Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.