Ada yang mengatakan bahwa waktu 24 jam dalam sehari sebenarnya tidak cukup bila digunakan untuk bekerja, menikmati hidup, dan tidur. Tetapi ada juga yang mengatakan bahwa 24 jam itu terlalu lama karena ada banyak sekali sisa waktu. Saat bekerja, ada karyawan yang merasa bahwa waktu berlalu lama karena malas-malasan dan ingin segera menuju pukul 5 sore.

Apakah salah bila Anda rileks ketika bekerja? Tidak selalu, sebenarnya yang terpenting adalah semua tugas dan target Anda tercapai. Semakin cepat Anda mencapai target, semakin banyak waktu yang dapat Anda gunakan untuk santai, bukan? Nah, sekarang kita akan membahas cara terbaik mengelola waktu dalam bekerja.

Jangan anggap enteng tugas apapun

Ketika Anda mendapatkan pekerjaan, bahkan pekerjaan yang terkesan ringan, Anda tidak boleh menganggap enteng. Ada kalanya tugas yang mudah malah terus ditunda, padahal sebenarnya dapat dikerjakan kurang dari 1 jam. Semakin Anda menunda pekerjaan, waktu Anda akan terbuang sia-sia. Buat aturan bagi diri sendiri: bermalas-malasan atau mengerjakan hobi hanya boleh dilakukan setelah semua pekerjaan selesai, bukan sebelum pekerjaan selesai.

Ada satu lagi alasan mengapa Anda tidak boleh menganggap enteng pekerjaan. Seringkali menganggap remeh akan membuat kalkulasi waktu meleset. Pekerjaan yang tadinya dianggap dapat selesai dalam 30 menit dapat memakan waktu sejam lebih saat akhirnya dikerjakan.

Fokus dalam bekerja

Biasanya untuk mengerjakan 1 pekerjaan akan dibutuhkan 1 jam, tetapi karena ada email masuk, ada teman datang untuk ngobrol, dsb, maka waktu penyelesaian tugas meleset dari perkiraan. Usahakan ketika Anda bekerja, Anda bisa lepas dari gadget, smartphone, atau gangguan lain. Ketika Anda fokus dalam bekerja, biasanya pekerjaan yang seharusnya selesai dalam waktu 1 jam malah bisa selesai di bawah 1 jam.

Jika saat bekerja Anda selalu diajak bicara oleh teman Anda, jangan sungkan mengatakan bahwa Anda sedang sibuk. Bersikap tegas tentu akan membantu Anda mendapatkan kenyamanan dalam bekerja.

Buat prioritas

Ketika pekerjaan menumpuk, membuat skala prioritas akan mengelola waktu Anda yang terbatas dengan efektif. Jika ada pekerjaan yang penting dan harus didahulukan, singkirkan pekerjaan lain dan fokuslah pada tugas prioritas ini. Adanya skala prioritas juga akan menciptakan ritme pekerjaan yang bagus.

Jika perlu buat to-do list

Ada orang yang terlalu banyak pekerjaan sehingga lupa pekerjaan mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu. Untuk mengantisipasi hal ini, Anda bisa menulis to-do list atau daftar pekerjaan yang harus dikerjakan. To-do list dapat dibuat untuk harian atau mingguan, tergantung banyaknya pekerjaan Anda. Sebaiknya Anda buat to-do list harian, agar waktu Anda dapat terorganisir dengan baik.

Deadline

Tips terakhir adalah membuat deadline. Tidak adanya deadline sering membuat orang terlena dan santai. Biasakan meminta deadline setiap kali mendapatkan pekerjaan agar Anda dapat menentukan pekerjaan mana yang prioritas dan harus segera dikerjakan. Selain itu, deadline juga membantu Anda untuk fokus dan belajar mengatur waktu untuk penyelesaian pekerjaan yang optimal.


Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, platform peer-to-peer (P2P) lending nomor 1 di Indonesia. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman. Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.