Ketika Anda memutuskan untuk membuka atau memperlebar skala bisnis ke ranah online, Anda harus benar-benar memperhatikan risikonya. Salah satu risiko yang harus Anda hadapi adalah maraknya kasus cybercrime atau kejahatan kriminal yang dilakukan di internet. Anda pasti tahu masalah data hilang, akun media sosial yang tiba-tiba di-hack atau paling parah website Anda nanti diacak-acak oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Tentu itu bukan menjadi masalah yang tidak bisa diselesaikan. Anda bisa menghindari dan melindungi akun dan website Anda dari serangan cybercrime dengan 4 cara di bawah ini. Cara ini harus diikuti jika Anda ingin semua data-data aman di internet.

Jangan Gunakan Aplikasi Bajakan

Jika Anda mungkin sering mendengar tentang hacking atau pembobolan akun, sekarang ada modus lain yang akan mengancam UKM Anda di internet, yaitu malware. Malware ini adalah sejenis virus yang akan membahayakan akun dan komputer/laptop Anda. Kebanyakan malware ini akan menyerang ketika Anda menggunakan atau memasang aplikasi bajakan. Jadi untuk Anda yang tidak ingin komputer ataupun laptop terkena serangan malware, mulai sekarnag berhenti menggunakan aplikais bajakan.

Untuk Anda yang awam mengenai masalah komputer atau internet, Anda bisa bertanya atau merekrut orang yang lebih kompeten di bidang komputer. Ketika Anda memutuskan untuk memasuki ranah online, investasi yang Anda lakukan akan sangat bermanfaat di kemudian hari.

Selalu backup data Anda

Selanjutnya setelah Anda memakai aplikasi asli, sekarang giliran menyelamatkan data Anda. Di dalam internet ada penyimpanan cloud computing, jadi Anda bisa menyimpan data di internet. Walaupun sekarang penyimpanan cloud computing cukup aman, tetap Anda harus mewaspadai serangan hacker. Jadi walaupun Anda sudah menyimpan data di internet, Anda wajib membuat backup data. Lakukan cara ini 2 minggu atau 1 bulan sekali.

Jangan gunakan password yang standar

Salah satu alasan kenapa banyak akun media sosial atau bahkan akun bisnis mudah dibobol adalah karena penggunaan password atau kata kunci yang sangat standar. Misalnya Anda memakai password “abc123”, “password” dan lain sebagainya. Mulai sekarang jangan menggunakan password yang standar, ubahlah menjadi kata kunci yang sedikit kompleks dan jangan menggunakan kombinasi nama ibu atau tanggal lahir.

Jika Anda mendapatkan email pemberitahuan bahwa ada yang mencoba mengubah password Anda, langsung gantilah semua password Anda dengan yang baru. Catat di dalam notes agar Anda tidak lupa dengan password tersebut.

Gunakan anti virus

Cara terakhir adalah selalu gunakan anti virus yang up to date. Jika Anda memakai sistem operasi Windows atau Macintosh yang terbaru, Anda tidak perlu pusing karena antivirus bawaan dari kedua sistem operasi tersebut cukup handal. Yang terpenting adalah Anda selalu memperbarui anti virus tersebut. Beberapa kasus hacker ini terjadi karena orang lalai memperbarui anti virus tersebut.

Keempat cara di atas hanya keamanan standar agar Anda aman dari serangan cybercrime. Masih ada cara-cara lain, bahkan cara menerapkan keamanan jaringan yang lebih kompleks, namun perhatikan sumber dan juga dapat dipercaya atau tidak narasumber. Semoga bisnis UKM Anda aman dari serangan cybercrime ya.