Ketika pertama kali menjadi pemimpin di sebuah usaha, tidak semua orang langsung terbiasa dengan status tersebut. Ada orang yang langsung lancar dalam menjalankan tugas tersebut, tetapi ada beberapa yang masih kurang percaya diri. Ada banyak hal yang harus dipelajari dan diterapkan untuk menjadi pemimpin yang baik, andal, tegas, dan berwibawa di depan banyak orang.

Salah satu tolak ukur kepemimpinan yang baik adalah jika usaha Anda mengalami kemajuan, dengan target jangka pendek maupun jangka panjang yang tercapai. Untuk mencapai hal tersebut, tentu Anda harus mengetahui terlebih dahulu bagaimana cara menjadi pemimpin usaha yang baik. Simak 4 cara di bawah ini agar Anda bisa lebih percaya diri menjadi seorang pemimpin.

Tidak takut akan kegagalan

Salah satu ketakutan paling besar dalam mendirikan sebuah usaha adalah kegagalan. Sudah ada banyak contoh kegagalan di dalam dunia bisnis, majalah Forbes pada tahun 2016 mengatakan bahwa 90% startup di dunia pasti akan gagal melewati tahun pertama. Ketakutan tersebut tentu wajar, tetapi bukan berarti Anda tidak akan berhasil. Sebagai seorang pemimpin, Anda harus dapat memberikan suntikan motivasi terhadap para pegawai Anda.

Kalaupun nantinya Anda menghadapi suatu kegagalan, jangan putus harapan. Yang paling penting adalah Anda belajar dari kegagalan tersebut. Kegagalan akan menjadi kesuksesan yang tertunda jika Anda sudah berusaha mati-matian dalam mengembangkan perusahaan.

Mengerti keinginan pegawai

Cara kedua yaitu mengerti keinginan pegawai Anda. Di dalam mengembangkan sebuah bisnis, peran pegawai sangat penting. Pada tahap awal mendirikan bisnis, peran pegawai sangat besar, mereka yang akan menopang kemajuan usaha Anda. Bayangkan mungkin Anda hanya akan mempunyai 2-3 pegawai saja, jadi Anda harus benar-benar tahu keinginan mereka. Cari tahu apa keinginan para pegawai Anda dan tempatkan pada posisi yang tepat. Tips lainnya agar Anda mengerti para pegawai adalah mengadakan meeting rutin, mungkin mingguan.  Komunikasi dan feedback adalah hal yang harus Anda perhatikan ketika menjadi seorang pemimpin.

Ambil keputusan dengan tegas

Di awal mengembangkan usaha, Anda akan bertemu dengan situasi yang akan mengharuskan Anda untuk mengambil keputusan dengan cepat. Misalnya Anda harus memutuskan untuk mengeluarkan banyak uang untuk membeli bahan makanan usaha catering Anda. Ketika Anda terlambat atau ragu-ragu dalam mengambil keputusan, penjualan usaha Anda akan terkena dampak. Selain itu, wibawa Anda akan hilang di hadapan para pegawai Anda. Pastikan Anda mengambil keputusan dengan tegas, cepat dan akurat.

Jadilah pemimpin bukan bos

Anda mungkin sering melihat perumpamaan ini, yaitu jadilah pemimpin bukan bos. Pemimpin adalah seseorang yang mengarahkan semua pegawai, turut bekerja, dan membaur. Di sisi lain, seorang bos lebih banyak menyuruh dibandingkan bertindak. Khususnya di awal mendirikan bisnis, sangat penting untuk dekat dengan pegawai.

Mungkin Anda akan kesulitan dalam memimpin sebuah usaha, tetapi pengalaman dan konsistensi akan berperan penting dalam kemajuan usaha Anda. Komunikasi dan percaya diri akan menuntun usaha Anda ke arah yang lebih baik.